Presdirku Adalah Suamiku

Presdirku Adalah Suamiku
Hamil


__ADS_3

Kini waktunya sudah menunjukkan pukul 10 malam, persta pernikahan Irfan dan Alika sudah selesai semuanya sudah pulang dan ada yng di kamar hotel milik keluarga Aditama.Azam masuk ke kamarnya dan melihat istrinya tidur di atas ranjang,sepertinya kelelahan


Azam naik ke atas ranjang, dia menyingkapkan selimut istrinya sampai perut istrinya, tapi entah mengapa saat memegang perut istrinya dia merasa perut istrinya sedikit membuncin,sudah 4 minggu ini dia mengamati perut istrinya ketika tidur, yang awalnya rata biasa saja, tapi sekarang sedikit buncit, apa kebanyakan makan, tapi memang Azam tak bisa bohong jika istrinya sekarang sering makan bahkan tengah malam dia meminta makan,besok deh ke rumah sakit, semoga pikirannya benar.Batin Azam


Pagi hari yang cerah menyapa alam semesta dengan indahnya, Nataza yang masih tertidur nyenyak di balik selimut merasa terganggu karna ulah seseorang,siapa lagi jika bukan suaminya yang jahil dan nakal saat dia belum bangun


"Bangun sayang, udah pagi ini"ucap Azam mengecup seluruh wajah istrinya dengan lembut dan sesekali menggelitih telinga istrinya dengan rambutnya


"Bangun ihh, sayang!!, kebo banget ya"ucap Azam dengan menusuk-nusuk pipi cubby istrinya dia tau istrinya sudah bangun sedari tadi sebelum dia bangun.Tapi entah kenapa istrinya saat ini jika sudah bertemu dengan yang namanya ranjang, dia sulit sekali dibangunkan


"Ya udah kalo kamu gak mau bangun, aku mau jalan-jalan keliling pantai sendiri aja,cari cewek bule yang cantik"ucap Azam memancing istrinya untuk bangun,benar saja ucapan Azam membuat mata Nataza terbuka sempurna


"Jangan macam-macam ya mas, kalo sampe itu terjadi, aku masak rossymu itu dan aku kasih ke kandang buaya"ucap Nataza membuat Azam reflek memegang juniornya sendiri dan bergidik ngeri menbayangkannya


"Jahat kamu sayang, ini itu masa depan kamu.Gak ada dia kamu juga gak mungkin teriak ke enakan dan kenikmatan"jawab Azam membuat Nataza melototkan matanya


"Mulutmu ihh pengin aku jepit pake jepitan baju mau?"ucap Nataza dengan kesal medengar ucapan suaminya barusan


"Gak jangan, nanti bibir aku gak bagus lagi"jawab Azam di balas ejekan oleh istrinya


"Nye nye nye,pede sekali kau ini mas"ejek Nataza lalu pergi ke kamar mandi,sementara Azam yang di ejek istrinya barusan memberengut kesal


"Sayang jangan lama-lama,setelah sarapan kita ke rumah sakit"teriak Azam dari depan kamar mandi lalu pergi ke lemari mengganti bajunya


"Ngapain ke rumah sakit, kamu sakit kah?"tanya Nataza dengan teriak juga dari dalam kamar mandi

__ADS_1


"Nanti juga tau, cepetan udah di tunggu Bunda untuk sarapan"jawab Azam dengan memasang celananya


"Iya sebentar"ucap Nataza


Nataza keluar dari kamar mandi dengan dress yang dibelikan suaminya kemarin. Dia hanya perlu memoleskan sedikit bedak dan juga lipblam untuk melembabkan bibirnya


"Udah ayok, ke bawah"ajak Azam di balas anggukan oleh Nataza lalu pergi ke lantai bawah


"Wah banyak banget makanannya,enak semua lagi"ucap Nataza yang tak seperti biasanya yang langsung duduk setelah menyapa seluruh keluarga, tapi ini dia berdiri di samping Azam dengan mengamati setiap makanan yang ada di meja.Lalu setelah Azam memintanya duduk dia baru duduk


"Mas ini beneran buat kita kan?"tanya Nataza berbisik pada Azam


"Iya sayang, ya udah di makan aja dulu kamu kan laper katanya tadi"jawab Azam dengan mengambil beberapa lauk untuk istrinya


"Makasih mas"ucap Nataza dengan senyum cantiknya di sambut senyum dan usapan di kepalanya oleh Azam


"Kita mau ke rumah sakit Opa"jawab Azam dengan memasukan makanannya ke mulutnya


"Uhuk... Uhuk... "suara batuk dari Bunda Ayu setelah mendengar jawaban Azam


"Kamu kenapa?,kamu sakit? atau Aza yang sakit?,sakit apa?,kita ikut ya?"panik Bunda Ayu mendapat gelengan dan elusan lembut di pundaknya dari suaminya


"Gak ada yang sakit kok Bund, cuma mau Cek Up aja, kan Azam belum cek luka Azam udah kering total atau belum"jawab Azam bohong membuat yang lain percaya begitu saja


"Ya udah Bund, kita pergi dulu ya. Asaalamualaikum"pamit keduanya

__ADS_1


"Waalaikumsalam,hati-hati nak"jawab semuanya


Azam mengendarai mobil dengan kecepan rata-rata, dia sekarang tak berani mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi ketika membawa istrinya di sampingnya.Setalah 20 menit di jalan mereka sampai juga di rumah sakit, dan mereka membuat janji dengan dokter Aini dokter kandungan di rumah sakit keluarganya


"Mas aku takut kalo aku gak hamil gimana?"tanya Nataza dengan menggenggam erat tangan suaminya


"Gak papa, kita akan usaha lagi nanti sampai kamu bisa hamil, dan berdoa sama Allah semoga di kasih keturunan buat kita.Gak boleh berpikir negatif sayang, berpikir positive aja semoga aja kamu hamil sekarang, kalo bisa kembar aku mau, tapi satu juga gak masalah"jawab Azam meyakinkan istrinya


"Ibu Nataza dan Bapak Azam di persilahkan masuk"ucap Suster di ambang pintu masuk membuat Nataza menjadi setengah takut jika dia tak hamil atau malah atak bisa hamil


"Silahkan Bu Nataza berbaring di sini ya, boleh bantuan Pak Azam untuk memenangkan istrinya yang kelihatan tegang sekali"ucap dokter Aini yang melihat ketegangan di wajah Nataza


"Baiklah ibu rileks saja kami akan memeriksa"


Sebuah benda asing masuk kedalam ****** Nataza rasanya risih dan dingin membuat Nataza memejamkan matanya, setalah mendengar ucapan dokter Nataza membuka matanya perlahan dan menatap suaminya


"Alhamdulillah,selamat ya Bu Nataza dan pak Azam, ini anak kalian, usianya sudah 1 bulan ternyata usianya, apakah selama ini ibu mengalami gejalanya?"ucap Dokter Aini


"Gak ada dok,tapi saya rasa nafsu makan saya meningkat"jawab Nataza


"Baiklah tak apa, itu normal biasanya ada yang muntah, pusing, tak ingin makan, susah tidurdan pingsang yang parah.Ibu beruntung tak mengalami itu"ucap dokter Aini


"Jadi dok anak saya gimana?"tanya Azam dengan tak sabaran


"Selamat ya Pak Bu, anak kalian kembar, jadi saya minta jangan terlalu lelah, jangan sampai strees dan hindari mengangkat beban berat atau juga minuman beralkohol atau soda"ucap Dokter Aini

__ADS_1


"Ini resep vitaminnya jangan lupa di minum ya bu"


"Baik dok, terimakasih permisi"pamit keduanya lalu pergi ke apotik rumah sakit Azam mengantri dan Nataza menunggu di mobil mereka,tak lama Azam masuk ke mobil dan mereka pergi ke rumah sakit munuju ke rumah besar Aditama


__ADS_2