Presdirku Adalah Suamiku

Presdirku Adalah Suamiku
Manja


__ADS_3

Pagi hari datang, Hari ini Bunda Ayu dan Ayah Tama datang membawa makanan untuk anak dan menantunya,setalah tadi pagi Bunda Ayu pulang kerumah karna Azam sudah pulang dan dia memutuskan untuk kembali kerumahnya.Pagi ini,Seperti kemarin Nataza yang di bawakan masakannya langsung di makan,tapi tidak dengan makanan yang disiapkan dari rumah sakit,dia langsung muntah dan menolak untuk makan dari masakan rumah sakit. Akhirnya Bunda Ayu yang membawakan makann untuk menantunya karna mungkin calon cucunya begitu menyukai masakkannya


"Kok kalian disini?"tanya Ayah Tama melihat ada Brian dan Bayu yang duduk di depan ruang rawat Nataza yang masih tertutup dan sepi tak ada suara


"Kenapa gak masuk kedalem?,mereka udah bangun?"tanya Bunda Ayu kepada kedua anaknya


"Kita gak berani Bund, Mereka masih tidur dan kita gak berani untuk ganggu. Jadi kita tunggu aja disini"jawab Bayu jujur


"Masa jam segini mereka masih tidur,ini kan jam 8,emang Azam gak kerja?"tanya Bunda Ayu penasaran


"Kita ada meeting sebenarnya di cafe dekat sini Bund,tapi gak tau Azam"jawab Brian dengan membuka tab ditangannya


"Ya sudah,ayo masuk"ajak Ayah Tama yang baru datang dari kamar mandi


Saat Ayah Tama membuka pintu,Ayah Tama tiba-tiba berhenti mendadak di ambang pintu,membuat yang ada di belakangnya ikut berhenti sebelum menabrak punggung Ayah Tama. Bunda Ayu mengeryit melihat Ayah Tama berbalik menghadapnya dan tersenyum lebar


"Ada apa sih Yah?,kok balik lagi.Katanya mau sarapan bareng sama anak-anak?"tanya Bunda Ayu kepada Ayah Tama yang masih tersenyum lebar


"Balik lagi aja,nanti aja jangan ganggu mereka,kayaknya capek banget"jawab Ayah Tama lalu menarik Bunda Ayu pergi


"Lohh..ehh...,Bunda mau narok rantang dulu sebentar"ucap Bunda Ayu lalu masuk,sebelum masuk dia melihat anak dan menantunya sedang tidur dan benpelukkan di atas ranjang,dan tanpa gangguan terlihat dari tidur mereka tang begitu nyenyak.


Bunda Ayu masuk dengan perlahan dan meletakkan rantang dan tas yang dia bawa diatas nakas dengan begitu pelan,takut membangunkan sepasang suami istri itu yang masih nyenyak dalam tidurnya.Dengan gaya seperti pencuri Bunda Ayu mengendap-endap keluar kamar dan tanpa dia sadari Azam sudah terbangun sedari tadi,hanya karna Nataza yang masih tertidur dia tidur kembali.Setelah Bunda Ayu keluar kamar,Azam melepaskan pelukan istrinya dari badannya,karna dia harus meeting 1 jam lagi


"Za...,Bangun"bisik Azam ditelinga Istrinya


"Hmm...nanti mas..aku masih ngantuk"jawab Nataza dengan mengeratkan pelukkan di tubuh Azam mencari kehangatan


"Heii,bangun sayang...Aku harus meeting hari ini. Ada Bunda di sini"ucap Azam dan berhasil membangunkan Nataza

__ADS_1


"Mana Bunda?,mana?,gak ada Bunda disini?"tanya Nataza dengan merebahkan kembali tubuhnya di ranjang dan akan tidur kembali


"Hei..kok tidur lagi sih!!,itu tasnya di atas nakas,Bunda lagi keluar sama Ayah tadi"jawab Azam membangun Istrinya


"Ahh...nanti aja lah. Aku mau tidur lagi"ucap Nataza dan langsung di cegah oleh Azam


"Heh..bangun!!, ya udah kalo gak mau bangun,aku tinggal kamu sendirian disini ya?"goda Azam lalu turun dari ranjang dan bersiap untuk mandi


"Mau kemana?"tanya Nataza melihat Azam turun dari ranjang dan pergi


"Aku mau mandi sayang.Aku ada meeting di cafe samping rumah sakit ini kok"jawab Azam dan berlalu pergi


"Aaaa.. gak boleh!,sini aja sama aku,temenin bobo ya?"ucap Nataza manja pada Azam yang tak ingin di tinggal


"Aku cuma mandi sayangku,bukan mau keluar negeri. Badan aku udah bau asem ini"jawab Azam dengan berusaha pelan melepas pelukan Nataza di perutnya


"Sayang...sebentar aja ya,aku hanya meeting 1 jam,nanti langsung balik kesini,nanti sepuas kamu mau peluk aku ok"jawab Azam gemas dengan tingkah manja Istrinya


"Gak mau..maunya sama kamu disini aja"ucap Nataza semakin mengetatkan pelukkannya


"Aku cuma mau mandi sebentar sayangku.Boleh ya?,badan aku bau asem banget ini"jawab Azam dengan gemas melihat tingkah Istrinya yang manja ini


"Gak boleh.Pokoknya gak boleh mandi!!. Sini aja sama aku ya mas!!"ucap Nataza yang mulai mengerucutkan bibinya hendak menangis


"Ya udah iya aku disini aja"jawab Azam pasrah sekarang lalu menggendong Nataza keatas bankar


tak lama Bunda Ayu datang bersama ketiga pengawalnya,siapa lagi kalo bukan Brian,Bayu dan Ayah Tama. Mereka melihat Nataza yang cemberut dalam pelukkan Azam membuat mereka gemas dengan bumil satu ini yang begitu menggemaskan jika cemberut sepeti ini


"Kenapa.menantu Bunda kok cemberut gitu?"tanya Bunda Ayu kepada Nataza yang masih memeluk Azam dengan wajah cemberutnya

__ADS_1


"Dia gak mau ditinggal sama aku Bund,padahal cuma mau mandi aja gak boleh sama bumil ini"jawab Azam dengan sedikit mengejek


"Awuss...sakit sayang"ringis Azam saat mendapat cubitan di pinggangnya oleh Nataza


"Mas aja yang sukanya pergi-pergi, aku baru aja bangun dari kritis,trus mas tinggal gitu aja,mas pulang udah malem banget,trus paginya mau pergi lagi. Aku gak mau ditinggal lagi..."adu Nataza pada Bunda Ayu dengan memeluk Azam di sampingnya


"Ouhhh gitu...ceritanya menantu Bunda ini lagi manja sama suaminya hmm?"goda Bunda Ayu kepada Nataza yang menyembunyikan wajahnya didada bidang Azam


"Sebentar aja ya sayang ya, aku mau mandi dulu trus meeting sebentar doang. Aku janji langsung pulang kesini kok"bujuk Azam kepada Nataza yang bersembunyi dipelukkannya


"Gak mau"jawab Nataza dengan pelan


"Udah lah Zam,biarin aja Istri kamu lagi manja sama kamu,nanti juga dia bakal lepasin kamu kok. Mending kita sarapan aja dulu, biar meeting di undur aja jamnya nanti siangan"ucap Ayah Tama di angguki oleh Azam dan yang lainnya


Triing...triing..(anggap aja suara telefon)


"Sebentar angkat telfon dulu"pamit Brian keluar ruangan


setelah Brian keluar untuk mengangkat telfonnya bersamaan dengan itu,Bayu mendapat email dari kliennya dan mendapat kabar jika meeting yang dilaksanakan hari ini di undur menjadi besok dan di haruskan datang karna klien luar negeri


"Gimana Yan?"tanya Azam pada Brian yang baru masuk


"Sesuai yang yang mereka minta besok kita ke Bogor untuk menangani masalah perusahaan cabang disana, dan kendalanya ada dalam perusahaan kita, ada mata-mata yang mencuri data perusahaan kita dan mencoba menghancurkannya dari dalam"jawab Brian


"Yang megang perusahaan di Bogor siapa?"tanya Bayu menatap Brian


"Untuk sementara sih Janu yang pegang,dan gue di kasih tau sama Janu tadi kalo ada yang harus kita tanganin langsung disana"jawab Brian dengan teliti


"Baiklah,kita akan pergi lusa setelah meeting dengan perusahaan Albert selesai"ucap Azam dan disetujui oleh kedua sahabatnya

__ADS_1


__ADS_2