Satu Hati Dua Cinta

Satu Hati Dua Cinta
bab 104


__ADS_3

Azalea dan Zaskia saling berpandangan heran saat melihat Bia langsung beranjak ke kamarnya setelah mencium tnagan Azalea tanpa banyak bicara. Tidak seperti biasanya.


Mereka mencari Wimpi ke dapur untuk menanyakan kenapa dnegan sikap Bia. Apa yang terjadi di kantor Al tadi. Sampai Bia bersikap seperti itu.


" Kak Wimpi. " panggil Zaskia.


Wimpi yang hendak minum mengurungkan niatnya. Lalu melihat kearah Azalea dan Zaskia.


" Minumlah dulu Wimpi. " ujar Azalea sembari duduk di kursi dapur.


Zaskia dan Amy pun melakukan hal yang sama. Setelah minum Wimpi duduk di sebelah Amy didepan majikannya.


" Apa ada yang terjadi di kantor Al ? Kenapa sikap Bia seperti itu ? " tanya Azalea heran.


" Tadi di kantor, Non Bia sempat melihat sekretaris Tuan Al memeluk Tuan Al Nyonya. "


" Apa ?! " seru Azalea dan Zaskia bersamaan.


" Ceritakan Wimpi. " ujar Azalea.


Wimpi menceritakan tentang keadaan Al yang sakit. Dan tentang sekretarisnya yang mendekap Al bertepatan dengan Bia yang membuka pintu ruangan kamtornya. Sikap Al yang sudah berubah, mual Bia, dan juga tentang sekretarisnya yang mengakui secara terang-terangan menyukai Al.


Zaskia mengerucutkan mulutnya kesal. Azalea hanya menghela nafas.


" Kak Al benar-benar ya. Gak bisa ya gak buat Kak Bia stres gitu. Pasti Kak Bia ingat dulu saat di kantor Kak Al di mall Expo Ma. " omel Zaskia.


" Ya. Mama juga memikirkan hal yang sama. " jawab Azalea.


" Pasti Tuan Al tidak sengaja Nyonya. Karena tadi Tuan Al bilang. Kepalanya pusing. Dan sepertinya demam. " kata Wimpi.


" Bia juga bilang tadi pagi Al demam. " sahut Azlaea.


" Lalu,, sikap Kka Al pada Kak Bia tadi gimana Kak Wimpi ? Apa masih sedingin dan secuek seperti kemarin-kemarin ? " tanya Zaskia khawatie.


" Alhamdulillah, sudah sebucin dulu Non Kia. Tuan Al langsung memeluk Non Bia. Seperti takut Non Bia slaah faham dengan apa yang dilihatnya. "


" Alhmdulillah. " seru Azalea dan Zaskia bersamaan senang.


" Apa yang Bia lakukan gak sia-sia. " sahut Azalea.


" Sepertinya, sebagian karyawan Tuan Al. Masih ada yang belum tahu kalo Tuan Al sudah emnikah lagi Nyonya. Dengan melihat sikap sekretarisny yang sekarang. Seberani itu mengakui kalo menyukai Tuan Al didepan Non Bia. " jelas Wimpi.


" Memangnya sejak kapan Kak Al memakai sekretaris Ma. Apa Reiga sudah gak kerja disana lagi ? " keluh Zaskia.


" Mungkin tadi sedang keluar. " jawab Wimpi.

__ADS_1


" Tapi, dia bisa membicarakan tentang sekretaris itu pada Mama atau aku terlebih dulu. Gak asal terima pegawai wanita dan malah menempatkannya didekat Kak Al. Apa dia lupa tentang kenekatan Leny kemarin ? " omel Zaskia emosi.


Amy berdiri dan mengambilkan dua botol air mineral dingin dan meletakkannya di depan Zaskia dan Azlaea.


" Minum dulu Non Kia. Tenang. Sabar. Nanti pusing. " kata Amy mengingatkan.


Zaskia tersenyum keki dan meminum air mineral itu.


" Terima kasih Bik Amy. " ucap Zaskia.


" Pasti sekarnag Bia sudah kepikiran tentnag hal itu. Ini yang Mama khawatirkan kalo mereka tidak mempublikasikan pernikahan mereka. Apa yang Al katakan di majalah bisnis dua tahun yang lalu, bukan berarti semua karywannya juga membacanya kan. "


" Kenapa gak mengumumkan tentang pernikahan Tuan Al dengan mengadakan acara syukuran empat bulanan Non Bia dan tujuh bulanan Non Kia saja Nyonya ? Nyonya dan Tuan Al bisa mengundang karyawan Tuan Al. Biar mereka tahu kalao Tuan Al sudah menikah dan punya anak-anak. " usul Amy.


Zaskia dan Azalea saling berpandnagan kemudian sama-sama tersenyum.


" Ide bagus Bik Amy. " cetus Zaskia.


" Aku akan membicarakan ini dengan Bu Adiba untuk menyediakan konsumsinya. Aku juga akan segera membicarakannya dengan Al dan Bia. " kata Azalea.


" Tapi,, bukannya Kak Bia selalu menolak kalo kita ingin mengadakan pesta untuknya Ma ? " sahut Zaskia.


" Kan ini bukan pesta Non. Ini tasyakuran. Pasti Non Bia tidak akan menolaknya. Bukannya dulu saat kehamilan si kembar. Nyonya juga mengadakan tasyakuran empat bulanan untuk si kembar. " jelas Amy.


" Nanti biar Al yang membicarakannya dengan Bia. Ini demi kebaikan mereka. Demi rumah tnagga mereka. Biar gak ada Leny ataupun wanita-wanita lain lagi diantara mereka. " tegas Azalea.


Zaskia tiba-tiba tertawa geli. Membuat semuanya saling berpandangan heran.


" Kamu kenapa tiba-tiba tertawa Ki ? " tanya Azalea heran.


" Kalo Kak Al sudah sadar, dan sudah kembali bucin. Aku harap Kak Al gak sedih karena gak bisa dekat-dekat dengan Kak Bia. " celetuk Zaskia sambil tertawa lucu.


" Aah bener juga. Biar dia tahu rasa. " sahut Azalea kesal.


" Kak Al harus dihukum karena sudah mengacuhkan Bundanya anak-anak. "


" Sangat setuju. " seru Azalea dan Amy berbarengan.


 


Zaskia dan Tian saling berpandnagan saat melihat Al yang berlari setelah turun dari mobil Reiga. Zaskia menatap tajam Reiga yang tengah turun dari mobil dengan menunduk sekedar untuk menyapa Zaskia dan Tian.


" Bisa-bisanya kamu memberikan Kak Al sekretaris wanita yang ganjen. Terlebih yang dengan terang-terangan berani mengakui menyukai Kak Al didepan Kak Bia. " omel Zaskia sambil tangannya bersedekap.


Tian menatap Reiga seolah tidak menyangka ada peristiwa itu. Bagaimana dnegan Bia. Pasti dia sangat stres sekarang. Urusan teluh kiriman dari Leny belum kelar. Sekarnag nambah lagi satu wanita.

__ADS_1


" Maafkan kelalaian saya Non Kia. " pinta Reiga menyesal.


" Kalo kamu memang udah gak sanggup jadi asisten Kak Al. Bilang padaku, pasti akan banyak yang mengantri dengan posisimu sekarang. " tegas Zaskia kesal.


" Maafkan saya Non. saya udah menegur dan memutasi sekretaris baru itu. " kata Reiga tidak enak hati.


" Pergilah , Reiga. Aku harap ini terakhir kalinya kamu membuat kekacauan seperi ini. " ujar Tian menengahi.


" Terima kasih Tuan Tian. Permisi. "


Setelah Reiga pergi, Tian mencubit pipi Zaskia yang chuby.


" Kenapa tiba-tiba marah seperi itu ? Gak pusing ? " tanya Tian khawatir.


Karena setiap kali Zaskia ngomel-ngomel pasti diakhiri dengan keplaanya yang pusing.


" Hehehehe,, gak Kka Tian. Malah lucu aja. "


" Lucu ?? "


" Pasti Kak Al akan sedih karena tidak bisa berdekatan dengan Kak Bia nantinya. "


" Memangnya Kka Al,, sudah sadar ? " tanya Tian senang.


" Sepertinya begitu. Lihat aja tadi, sampaai berlarian. Pasti udah gakk sabar ingin menjelaskan pada Kak Bia. Tentang yang dilihatnya saat berada di kantor Kak Al. " jawab Zaskia masih terkekeh.


" Alhamdulillah. Setidaknya Bia tidak terlalu banyak pikiran lagi. "


" Belum tentu juga sih Kak. "


" Kok gitu ? Katanya sudah sadar ? " tanya Tian bingung sambil mendudukkan Zaskia di kursi teras rumah Al.


" Sebagian karyawan Kak Al di kantor, belum speenuhnya tahu kalo Kak Al telah menikah lagi. Contohnya saja sekretaris Kak Al sekarnag ini. Dia bahkan dengan beraninya mengakui kalo menyukai Kak Al. Pasti akan ada banyak wanita seperti dia kedepannya nanti. " jawab Zaskia.


" Iya. Benar juga sih. Mau gak mau mereka harus mempublikasikan hubungan mereka. "


" Kata Mama, maunya dipublikasikan saat acara tasyakuran tujuh bulananku dan empat bulanan Kak Bia. Antisipasi biar kedepannya gak ada lagi wanita-wanita seperti Leny dan Sekretaris Kak Al tadi. " jelas Zaskia.


" Alhamdulillah. Semoga saja dengan begini rumah tangga mereka kembali aman. " harap Tian tulus.


" Rencananya, mau minta tolong ke Ibu untuk persiapan konsumsinya Kak Tian. Aku harap Ibu bisa melakukannya. "


" Nanti kita bicarakan lagi pada Ibu dan juga Mama. Sekalian nentuin tanggalnya biar gak terlalu mendadak. "


" Makasi Kak Tian. " ujar Zaskia manja sembari memeluk Tian.

__ADS_1


__ADS_2