Satu Hati Dua Cinta

Satu Hati Dua Cinta
Bab 14


__ADS_3

Beberapa menit berlalu akhirnya makanan mereka datang juga, mereka memakan makanan mereka dengan lahap.


"Enak gak?" tanya Edwin


"Banget kak" jawab Aiko sambil tersenyum


"Eh itu ada daun di rambut kamu" ucap Edwin sambil mengambil daun kecil di rambut Aiko


Edwin dan Aiko saling bertatapan hingga beberapa menit, setelah beberapa menit mereka tersadar karena suara bel makanan.


"Eh makasih ya kak" ucap Aiko baper


"Sama-sama ko. Nanti siap makan mau ke taman gak?" tanya Edwin ingin mengajak Aiko jalan-jalan di taman


"Gak ah kak gelap takut hehe" jawab Aiko


"Disan terang kok banyak lampu dan rame juga kamu tenang aja lagian ada kakak jadi ngapain takut" ucap Edwin


"Emm yaudah deh kak" jawab Aiko


Edwin sengaja mengajak Aiko ke taman, karena ia ingin lebih lama menghabiskan waktu dengan Aiko.


Setelah selesai makan Edwin dan Aiko langsung pergi ke taman. Di taman itu mereka duduk sambil berbincang-bincang dan tertawa.


Edwin melihat penjual bunga dan gulali ia berniat untuk memberi ke Aiko agar lebih romantis.


"Ko kamu suka gulali gak?" tanya Edwin


"Suka" jawab Aiko sambil tersenyum

__ADS_1


Edwin memanggil penjual bunga dan gulali itu. Edwin membeli 1 bungkus gulali dan 1 tangkai bunga mawar merah.


"Ini ko buat kamu" ucap Edwin sambil memberi Gulali dan bunga itu


"Makasih kak" ucap Aiko


"Sama-sama kak, yaudah di makan gulali nya" jawab Edwin


"Iya kak, kakak kok ga beli juga?" tanya Aiko sambil memakan gulali nya


"Gak ah, lihat kamu aja udah manis rasanya kayak makan gulali hehe" ucap Edwin


"Ah bisa aja" jawab Aiko baper sambil tersenyum


"Rasanya kayak beda gitu kalau dekat sama kak Edwin, kalau sama cowok lain rasanya kayak biasa aja tapi sama kak Edwin kayak beda gitu, kayak rasa yang pernah aku rasain dulu saat masih sama James, apa mungkin kak Edwin bisa gantiin posisi James di hati aku tapi aku takut ngerasain kehilangan lagi" ucap Aiko dalam hati sambil bengong dan memperhatikan Edwin


"Eh gak mikirin apa-apa kok" jawab Aiko


"Oh oke" ucap Edwin


Edwin dan Aiko melanjutkan perbincangan mereka dan sambil jalan mengelilingi taman. Edwin memegang tangan nya Aiko


"Eh..." ucap Aiko salting karena Edwin memegang tangan nya


"Udah ko nanti kamu hilang gimana" ucap Edwin mencari alasan


"Hahaha iya deh iya" jawab Aiko tertawa


Beberapa menit kemudian

__ADS_1


"Eh ko pulang yuk nanti si Jeremy marah kalau kamu telat pulang" ucap Edwin


"Oh yaudah" jawab Aiko


Sebenarnya Edwin masih ingin lebih lama dengan Aiko tapi ia teringat dengan Jeremy yang bakal marah-marah kalau Aiko telat pulang.


Beberapa menit kemudian akhirnya mereka tiba di rumah. Edwin langsung pergi tanpa masuk dulu karena ia buru-buru dan ia juga baru ingat juga kalau ia belum mengerjakan tugas kampus.


Aiko baru saja masuk ke rumahnya dan Jeremy langsung mengejek Aiko


"Cie...cie yang lagi pdkt" ucap Jeremy sambil tertawa


"Ih apaansih kak" jawab Aiko malu-malu


"Pake bawa bunga segala, cieee..." ucap Jeremy meledek Aiko


"Iri bilang bos" jawab Aiko


"Ih siapa yang iri" ucap Jeremy


"Kakaklah jomblo abadi, cie jomblo" Jawab Aiko sambil tertawa


"Ah sakit nya perkataan mu dek hingga masuk ke jantung dan tulang-tulang ku" Ucap Jeremy dengan nada lebay


"Ih lebay banget, dah lah aku ke kamar dulu" Ucap Aiko dan langsung pergi meninggalkan Jeremy yang mendadak lebay.


 


Mohon like,comment nya yah thanks

__ADS_1


__ADS_2