Satu Hati Dua Cinta

Satu Hati Dua Cinta
Bab 4


__ADS_3

"Kring...kring...kring"


Bel sekolah berbunyi yang menandakan waktu pulang sekolah


Aiko pun keluar dari kelas dan menunggu jemputan Jeremy di depan gerbang. Saat itu Edwin baru saja tiba di depan gerbang sekolah, ia hampir setiap hari datang ke sekolah tersebut untuk melihat keadaan sekolah ayahnya itu. Karena melihat Aiko di depan gerbang Edwin berniatan untuk mengerjai Aiko.


"Kayaknya gue harus kerjain dia deh biar tau rasa siapa suruh nginjek kaki gue ampe merah gini mana belum hilang lagi merahnya" ucap Edwin dalam hati


Saat itu Aiko sedang berdiri sendiri di depan gerbang sambil memakan jajanan dari kantin dan saat itu tak ada satu pun yang menemaninya karena kedua sahabatnya sudah pulang duluan.


Edwin berencana untuk menarik ikatan rambut Aiko.


Edwin menghampiri Aiko dan dengan sigap ia menarik ikatan rambut Aiko dan spontan Aiko langsung terkejut.


"Eh gila lu ya sembarangan banget jadi cowo" Ucap Aiko dengan nada tinggi


Sementara Edwin terkejut melihat kecantikan Aiko yang bertambah karena rambut nya yang terurai sehingga membuat nya semakin cantik dan imut.


"Heh lu jangan diam aja balikin ikat rambut gue" Ucap Aiko sambil mencoba mengambilnya dari tangan Edwin


"Eitss gak bisa, coba ambil kalau bisa" Jawab Edwin sambil menaikkan tangan nya keatas agar Aiko tidak bisa mengambilnya


"Lo jahil banget ya jadi cowo, dah lo ambil aja tuh ikat rambut gue masih punya banyak" ucap Aiko kesal sambil menyipitkan matanya

__ADS_1


"Yaudah gue ambil wekkk" ucap Edwin sambil mengejek


"Anak kuliahan tapi sikap kayak bocah" Ucap Aiko menantang


"Biarin suka-suka gue" Ucap Edwin


Sebenarnya Edwin memiliki sifat yang dewasa entah kenapa ketika Edwin bertemu dengan Aiko sifat Edwin berubah menjadi kekanak-kanakan.


Saat itu Jeremy baru saja tiba dan ia melihat adiknya itu sedang bersama sahabatny.


"Loh Win lo ngapain disini?" tanya Jeremy


"Kan gue udah bilang sama lo, gue disuruh bokap buat cek sekolah bokap gue setiap hari" jawab Edwin


"Eh kakak kok kenal sama cowok songong ini?" tanya Aiko


"Hah? kakak?" ucap Edwin heran


"Oh iya jadi sebenarnya Aiko itu adik gue dan ini sahabat kakak di kampus namanya Edwin" ucap Jeremy


"Oh jadi cewek belagu ini adek lo" ucap Edwin


"Apa lo bilang gue cewek belagu!" jawab Aiko sambil marah

__ADS_1


"Eh tunggu, jangan... jangan cewek yang lo maksud tadi pagi itu adek gue?" tanya Jeremy sambil mentap Edwin dengan tatapan bingung


"Iya emang dia yang gue maksud" jawab Edwin


"Dahlah kak ayo pulang malas banget lihat muka nih orang" ucap Aiko sambil menatap Edwin dengan sinis


"Yaudah kita berdua pulang duluan ya bro" ucap Jeremy sambil memegang tangan adiknya itu


"Hmm ya" jawab Edwin dengan nada yang malas


Saat di mobil


"Kok bisa sih kakak punya sahabat kayak tuh cowok?" tanya Aiko dengan kesal


"Dia aslinya baik kok dek" jawab Jeremy sambil fokus menyetir


"Baik apanya ha, dia tuh cowok tersongong, tersombong dan teraneh sedunia" ucap Aiko kesal


"Hati-hati nanti kamu bisa suka sama dia" jawab Jeremy dengan tertawa


"Gak bakal dan gak akan pernah titik" jawab Aiko


Jeremy hanya tertawa dan ia juga membayangkan gimana jika benar Aiko dan Edwin saling jatuh cinta.

__ADS_1


Mohon like dan comment nya ya. Terima kasih😀


__ADS_2