
Setiba di depan gerbang sekolah tak sengaja Aiko menginjak kaki seorang pria karena ia buru-buru karena takut telat. Pria tersebut adalah Edwin.
"Awww" teriak Edwin
"Eh sorry" jawab Aiko
"Apaan sorry-sorry sakit tau!" ucap Edwin kesal sambil marah
"Lah kan gue dah minta maaf, udahlah gue buru-buru" jawab Aiko sambil beranjak pergi
Edwin memegang tangan nya Aiko "Heh jangan pergi! lihat kaki saya jadi merah banget itu"
"Apasih lo, gue kan dah minta maaf dan gue gak sengaja juga" Ucap Aiko kesal sambil menghempas tangan Edwin
"Lo gak tau siapa gue?" tanya edwin
"Gue gak kenal sama lo,kayaknya lo tukang kebun deh" jawab Aiko sambil tertawa
__ADS_1
"Sembarangan, gue tuh anak pemilik sekolah ini dan gue bakal setiap hari datang kesini buat ngecek keadaan sekolah" Ucap Edwin dengan nada lantang
"Oh yah, papa gue juga salah satu penyumbang terbesar di sekolah ini!" jawab Aiko dengan menantang balik
"Ah dasar lo ngeselin banget sih!" ucap Edwin dengan kesal
"Siapa suruh lo sombong yah gue sombongin balik lah. Dah dulu ya gue mau masuk dulu bye!" Ucap Aiko sambil lari dengan buru-buru.
Aiko langsung buru-buru untuk mencari kelas baru nya dan ternyata ia masuk di kelas A lagi. Aiko adalah salah satu murid paling berprestasi di sekolah itu. Selain cantik dan pintar ia juga memiliki banyak bakat termasuk dalam hal bernyanyi.
Aiko duduk sendiri dibarisan tengah pojok karena ia lebih suka menyendiri semenjak di tinggal James, dan karena James Aiko juga takut untuk dekat dengan laki-laki lain, ia takut di tinggal lagi. Aiko hanya memiliki 2 sahabat yaitu Jessie, dan Alen. Jessie dan Alen duduk berdua di depan Aiko dan Aiko di belakang mereka karena Aiko suka menyendiri.
"Astaga gue baru ingat kalau gue ada kelas pagi di kampus" ucap Edwin dalam hati sambil berlari menuju mobilnya.
Ketika sampai di kampus Edwin langsung menuju kelas.
Jeremy dan Edwin adalah sahabat dan mereka juga memiliki satu lagi sahabat yaitu deven tapi deven lagi tidak bisa hadir yang di karenakan sakit. Mereka bertiga memiliki jurusan yang sama.
__ADS_1
"Hei bro, lo kenapa kok kesel gitu muka lo?" tanya Jeremy
"Tadi gue ketemu cewek dan cewek itu nginjak kaki gue sampai merah gini, tuh cewek yah nyebelin banget dah. Emang sih dia cantik banget tapi tetap aja ngeselin plus belagu banget geram banget gue lihat dia semoga gue gak ketemu lagi sama tuh cewek belagu itu" ucap Edwin dengan nada kesal
"Eh santai-santai bro jangan ikutan kesal sama gue" jawab Jeremy
Jeremy tidak tahu bahwa perempuan yang di maksud Edwin adalah adiknya sendiri. Edwin juga tidak mengetahui kalau Aiko adalah adiknya Jeremy.
"Maaf bro, kesel banget sumpah dah" jawab Edwin
"Hati-hati nanti lo suka sama tuh cewek" ucap Jeremy dengan nada mengejek sambil tertawa
"Gak bakal" ucap Edwin
Jeremy hanya tertawa melihat sahabat nya itu.
----
__ADS_1
Mohon like, dan comment nya ya teman-teman. Terima kasih yang udah baca, maaf kalau ada yang salah atau tidak jelas ^^