Satu Hati Dua Cinta

Satu Hati Dua Cinta
bab 26


__ADS_3

" Selamat ulang tahun Kia.. !!! "


Zaskia menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Kaget saat melihat semua orang terdekatnya keluar dapur bersamaan.


Bahkan Bia kini tengah membawa kue tart ditanganya. Diapit oleh Azalea dan Bu Adiba. Rupanya Leon memang sengaja di suruh Azalea untuk menahan Zaskia di perjalanan agar mereka bisa mempersiapkan semuanya.


" Mama,, Kak Bia,, Kak Ghazzy,, bahkan Bu Adiba juga datang. Terima kasih. "


" Aku gak kamu sebut Ki ? "


Zaskia tersentak saat lampu diruang tamu dinyalakan ada Tian berada di sana.


" Kak Tian,, "


" Ayo tiup lilinnya. Dan kita makan malam sama-sama. Aku sudah lapar. " gurau Ghazzy.


" Mas ih,, "


Zaskia mengatupkan kedua tangannya dan memejamkan matanya. Kemudian meniup lilin di atas kue tart itu.


" Selamat ulang tahun sayang. " ucap Azalea sambil memeluk Zaskia.


" Makasi Ma. Surprisenya benar-benar bisa buat jantungan. "


" Ini ide Bia sayang. Mama hanya mengikuti saja. "


Zaskia beralih memeluk Bia dnwgan erat.


" Terima kasih Kak. Terima kasih. Kak Bia, kakakku yang aku sayangi. "


" Iiisshh,, pasti ada maunya kalo mode ngerayu kayak gitu. "


" Apaan sih. negatif thingking mulu sih. "


Bia tertawa melihat Zaskia hanya manyun.


" Ayo kita makan malam dulu. Ghazzy benar. Aku sudah snagat lapar. "


" Aku tahu skearang. Om Leon kesini karena tahu rencana mereka kan. " tebak Zaskia.


" Ooohh tentu saja. Ini pertama kalinya kita merayakannya dirumah tidak dirumah sakit lagi. "


" Iya. Kamu benar Leon. "


" Ayo kita makan. " ajak Zaskia malu sembari menggandeng lengan Azalea menuju ruang tamu yang disulap menjadi ruang makan.


Semua hidangan serba seafood. Tentu saja Adiba dan Tian yang sudah menyiapkannya saat Bia mengatakan tentang idenya.


****


" Kita makan malam dulu Al. "


" Tidak perlu Clara. Aku langsung pulang. Hari ini Kia ulang tahun. "


" Benarkah ? Aku akan kerumahmu nanti. "


" Tidak perlu Clara. Kamu pasti capek. Nanti jetflag."


" Kita sudah sangat sering terbang Al. It's okay. "


Clara menutup telponnya secara sepihak. Yaahh,, mereka berdua baru kembali dari Singapura tadi siang. Al sengaja ke Mall Expo terlebih dulu. Karena cincin bermutiara zamrud hadiah untuk Zaskia tertinggal dikantornya.


Al ingin membantu Clara menyelesaikan hubungannya dengan Ayden yang ternyata telah menikah karena perjodohannya. Dan Ayden terlalu pengecut untuk mengatakannya pada Clara. Hingga dia hanya menemui mereka satu jam sebelum pesawatnya berangkat menuju Turki. Pesawat yang membawanya pada takdir menikah dengan pilihan orang tuanya.


Disaat terpuruk itu, Al merasa sangat bersimpati pada Clara . Bahkan langsung melamar Clara waktu ittu. Sama sekali lupa pada Bia, pada statusnya yang belum bercerai dari Bia. Rasanya, saat itu tidak ingin melihat Clara terluka lebih dalam lagi. bagaimanapun Al pernah melecehkan Clara meskipun tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Al memijat keningnya yang sedari tadi cwnut-cenut.


* Bagaimana aku lupa statusku ? Bagaimana dnegan Bia ? Bagaimana dnegan Clara nanti ? Apakah dia bisa menerima Bia ? *


Reiga mengetuk pintu dengan sedikit keras saat Al tak juga menjawab panggilannya.


" Masuklah. " seru Al kemudian.


" Maaf Bos. Aku kira bos ketiduran. Ini sudah hampir jam delapan. Apa bos tidak pulang ? Kata Randy, dirumah bos sedang ada pesta ulang tahun. "


" Aaahh Kia. Kenapa aku smapai lupa !! Ayo kita pulang Reiga !! " seru Al cepat sembari sedikit berlarian.


****


" Selamat Bia. Aku ikuut berbahagia dnegan kehamilan kamu. " ucap Adiba.


" Terima kasih Bu Adiba. "


" Kapan kalian akan kembali ke Kalimantan ? " tanya Tian.


" Mungkin satu minggu lagi. " jawab Ghazzy.


" Kita harus mwnunggu janin Bia lebih kuat. " jawab Leon.

__ADS_1


" Lalu,, apa sudah merasakan mual dan ngidam ? " tanya Adiba.


" Bu Adiba. Usia kehamilanku masih tiga minggu. Belum merasakan apapun Bu. "


" Kia,, Kia,,, Selamat ulang tahun Kia. " ucap Al sedari masuk ke ruang tamu dan matanya menemukan Zaskia yang tengah mendekap Bia.


Maksud hati ingin sekalian memeluk Bia. Tapi Zaskia lebih dulu maju mendekat ke arah Al. Hingga posiis Zaskia digantikan oleh Ghazzy. Melihatnya tentu saja Al merasa panas. Cemburu.


" Terima kasih Kak Al. Tapi, bukan hadiah ini yang aku inginkan. " ujar Zaskia sembari menatap Al.


Alis Al berkerut.


" Lalu ? Apa kamu menginginkan sesuatu ? "


" Iya. "


" Apa itu ? Aku akan mengabulkannya. "


" Benarkah ?! " tanya Zaskia senang.


" Tentu saja. "


" Aku ingin Kak Al menceraikan Kak Bia. Aku ingin Kak Al melepaskan Kak Bia. "


Sontak semua yang ada disana berdiri mendengar kalimat Zaskia.


" Apa ?? Tidak,, tidak,, tidak akan pernah !!! " serunya marah.


Kemarahannya makin memuncak saat Bia membenamkan kepalanya kepelukan Ghazzy.


" Pernikahan kontrak Tuan Al dan Nona Bia berakhir tertanggal kemarin Tuan Al. Hari ini, kalian bukan lagi suami istri. " jawab Devan yang baru datang dan masuk sembari membawa berkas perjanjian kesepakatan antara Ghazzy dan Al.


Berkas itu diberikan pada Azalea dan Leon yang langsung memeriksanya.


" Berarti mereka tidak perlu lagi surat cerai Devan ?!" tegas Azalea.


" Tidak perlu Nyonya. Karena kemarin saya dan Tuan Ghazzy membatalkan pendaftran pernikahan Tuan Al dulu. Syukurlah pihak kantor memaklumi alasan kami. Sekarang buku nikah Tuan Al dan Nyonya Bia tidak sah lagi. " jelas Devan.


Al semakin terlihat marah mendengar Devan melakukan konspirasi dnegan Ghazzy dan keluarganya untuk melawannya.


" Kia, kamu bilang tidak ingin kami bercerai. "


" Itu dulu, Kak. Sebelum aku melihat kelakuan Kak Al. "


" Aku tetap tidak akan menceraikan Bia !!! " bentak Al keras hingga semuanya terlonjak kaget begitupun dnegan Zaskia.


" Apa maksud kamu Al ? Tidak akan menceraikan Bia ?" tanya Clara yang masuk dengan membawa sebuah kado.


" Reiga, antar Clara pulang. "


" Haaahh,, sedari dulu hanya Clara dan perasaannya yang Kak Al perdulikan. Kak Al gak pernah perduli dengan perasaan kami. " kata Zaskia malas sembari mendekat ke arah Azlalea.


" Apa maksud kamu Kia ? Ada apa ini ? "


" Tanyakan saja pada Pacarmu itu. " tunjuk Zaskia pada Al dnegan kesal.


Kemudian dia duduk dikursi diikuti yang lainnya. Duduk disofa.


" Ada apa Al ? Apa ini semua ? Ada hubungan apa kamu dnegan Bia ? "


" Aku akan jelasin namti Clara. "


" Masih gak berani Kak ? " sindir Zaskia tak perduli.


Kalimat Zaskia semakin menyulut kemarahan Al.


Al memegang pundak Clara.


" Aku dan Bia,, kami sudah menikah. "


" Apa ?! "


" Pernikahan kontrak. " jawab Zaskia menegaskan.


" Lalu,, kenapa Bia dipelukan laki-laki lain ?"


" Masih bagus hanya berpelukan gak seperti yang kalian lakukan. " sindir Zaskia.


" Ki,,, " tegur Azalea.


Al dan Clara menunduk. Karena masih malu kepergok mama dan adik Al wakru itu.


" Dia suami sah Kak Bia. " jawab Zaskia kemudian.


" Bia,, suami ? Kamu juga suaminya ? Bia poliandry ?? Apa kalian tahu kalo poliandry sangat ditentnag di Indonesia ? Pernikahan kalian tidak sah secara hukum dan agama. Apalagi dalam Islam. "


Keluarga mereka langsung terbungkam. Mereka sama sekali tidak bisa membantahnya.


" Kalian bahkan bisa terkena pidana. "

__ADS_1


" Karena itu kami mengakhirinya. Terima kasih sudah mengingatkan. " jawab Ghazzy.


" Tapi, aku tetap tidak akan menceraikan Bia. "


" Tidak perlu Al. Karena kalian sudah resmi bercerai dari kemarin. " jawab Ghazzy santai.


" Tidak,, tidak,, "


" Sudahlah Kak Al. Harusnya Kak Al bahagia dong. Bisa menikah dnegan Clara secepatnya. Biar gak mengganggu kebahagiaan Kak Bia dan Kak Ghazzy. Eeehhmm dan juga anaknya. "


Al menoleh ke arah Zaskia bingung. Menatap satu per satu keluarganya.


" Bia,, hamil ?? " ucapnya pelan.


" Alhamdulillah Al. Program bayi tabungnya berhasil." jawab Ghazzy senang.


Al tersenyum smirk. Kemudian teringat malam penyatuannya dengan Bia sebelum dia berangakt ke Singapura.


" Kamu yakin itu anakmu ? Bukannya anakku ? Kamu lupa kalo kami juga berhubungan sekitar tiga minggu yang lalu ? "


" Al ,, !! Jangan keterlaluan kamu ! " seru Leon emosi.


Ghazzy dan Bia semakin saling bergenggaman. Karena apa yang dikatakan Al , kebenaran yang sangat ditakuti keduanya saat ini.


" Om tanyakan saja sendiri pada Bia. Aku ingin tes DNA." tegasnya.


" Al !!! " bentak Azalea marah.


" Aku tidak akan melepaskan Bia kalau anak itu ternyata anakku. Dan Ghazzy yang harus melepaskan Bia !!!"


Plaaakkkk ,,,!!!


" Sudah cukup kamu mempermalukan Mama Al. Pergilah. Dulu,, kamu yang bersikeras ingin Mama untuk merestui hubunganmu dnegan Clara. Yaahh,, sejak kalian melakukan tindakan bodoh itu. Mama merestui kalian. Terserah kalian mau menikah atau bagaimana. Tapi, tolong, jangan lagi mengganggu keluarga kami. Bahkan kalo perlu, kami akan ke Kalimantan secepatnya. Biar kamu yang urus Mall Expo. Dewandaru akan menjadi urusan Mama. "


" Baru kemarin kamu melamarku Al. Dan sekarnag kamu bilang tidak mau melepaskan Bia. Otakmu kamu taruh mana ?!! " bentak Clara sedih.


" Bukan begitu, Clara. bukan seperi itu. "


" Lalu apa ?! "


" Kalian sudah bercerai Al. Status kamu masih single. Aku akan berusaha memaafkan kebohonganmu ini. Tapi tolong tegaslah Al. Kamu dan Ayden tidak bisa memperlakukanku seperti ini. "


Al mendekat dan memeluk Clara. Tidak sampai hati melihat Clara menangis. Zaskia mendengus kesal.


" Tapi, aku ingin tetap dilakukan tes dna. " tegas Al.


" Tes DNA bisa dilakukan saat usia kandungannya 12minggu Al. Itu artinya, menunggu kehamilan Bia berusia tiga bulan. "


" Tidak apa-apa. " jawab Al.


" Lalu kalao memang itu anakmu ? Apa yang akan kamu lakukan ??"


" Tidak ! Ini anak kami. " seru Bia kesal. Lalu memeluk Ghazzy.


" Kalian akan tetap menikah. Silahkan kamu memilih. Kamu yang berada di Kalimantan. Atau biarkan kami hidup tennag di Surabaya. "


Clara berpikir sejenak.


" Tapi Ma. "


" Kalo memang itu anak Kak Al,, Aku akan memasttikan keadaan keponakanku baik-baik saja tidak kekurangan satu apapun. " jawab Zaskia tegas.


" Lebih baik kita yang di Kalimantan Al. Surabaya terlalu banyak kenanganmu bersama Bia. Aku gak suka." jawab Clara manja.


" Tenru saja. Itu lebih baik. Ghazzy akan tetap berada di Sueabaya. Dan menghandle mall Expo." jawab Azalea.


" Sekarang, gak ada yang perlu dibicarakan kan. Silahkan pergi dari pestaku. " seru Zaskia.


" Kia !! "


" Kalian pasti masih ingat kan kalo aku muak melihat kalian. " ejek Zaskia.


Al menggandeng tnagan Clara dan keluar dari rumahnya dan melajukan mobil dnegan kecepatan tinggi.


" Sayang,,, !!! " pekik Ghazzy saat Bia tiba-tiba pingsan dipelukannya.


" Ghazzy bawa ke kamar. Aku akan mengambil perlengkapanku di mobil. " titah Leon.


" Baik dokter Leon. " kata Ghazzy sembari mengangkat tubuh Bia menuju kamarnya.


Azalea dan Zaskia menuunggui Bia dikamarnya. Adiba dan Tian membantu Amy dan Okta merapikan kembali ruanng tamun Tak berapa lama Leon datang dengan menenteng tas dokternya. Dan langsung memeriksa Bia.


Leon menghela nafas lega.


" Dia hanya shock. Syukurlah janinnya baik-baik saja. Biarkan Bia iatirahat lebih lama agar kembali fit. "


" Terima kasih dokter Leon. "


" Temanilah istrimu istirahat. "

__ADS_1


Ghazzy mengangguk lemah. Leon mengajak Azalea dan Zaskia keluar kamar agar Gahzzy dan Bia bisa beristirahat.


__ADS_2