
Dua minggu kemudian,,,,
" Besok kita akan mendengar hasil tes DNA nya. Apa Kia sudah memastikan Al tidak datang ? " tanya Leon yang sedang berada di ruang kerja Al yang sekarang ditempati Ghazzy ataupun Azalea.
" Kia sudah mengabarkan pada Clara. Aku harap Clara punya alasan yang tepat untuk membuat Al bertahan disana. "
" Bagaimana dengan asiten Al. Reiga. Aku yakin dia menempatkan orang untuk mengawasi Bia dan Ghazzy."
" Iya. Randy sempat memergoki orang suruhan Reiga sewaktu mengantarkan Bia daan Bik Amy belanja di supermarket. "
" Sepertinya Al benar-benar memantau kehamilan Bia. Kamu yakin Al tidak mempunyai perasaan pada Bia ? "
" Leon,, kamu tahu jawabannya. Dan aku juga yakin kamu tahu sendiri gimana keponakan kamu itu. Dia pasti akan bertindak nekat kalo anak itu teryata memang anaknya. "
" Semoga rencana ini berhasil. "
" Semoga saja Leon. Aku tidak mau membuat Gahzzy dan Bia kembali tersakiti. Apalagi sekarang ada Clara. Pernikahan mereka bahkan masih tiga bulan. "
" Kamu harus tenangkan dirimu Lea. Biia pasti membutuhkan support darimu. Baiklah aku pulang dulu. "
" Kamu tidak menginap ? "
" Aku ada operasi malam ini. "
" Istirrahatlah. Jangan forsir dirimu. "
" Aku bukan anakmu Al Lea. Aku tahu yang aku lakukan. Percayalah. "
" Aku akan peercaya kalo kamu sudah menikah. "
" Issshh,, itu lagi. Males ahh."
" Ingat umur Leon. "
" Iya. Iya.. "
" Cckkkk,, kamu itu selalu saja menghindar kalo membahas pernikahan. "
" Tentu saja. Aku bukan anaakk gaadis Kakakku sayang. Aku pasti akan menikah. Tenang saja. "
" Heemmm,, kalmat itu sudah aku dengar sejak Kia SMP Leon. Dan sekarang Kia sudah bekerja. "
Leon tertawa mendnegarnya.
" Aahh benarkah ? Berarti aku sudah setua itu ya. "
Azalea memukul lengan Leon yang menurutnya tidak bisa diajak bicara serius.
*****
Ghazzy dan Bia saling bergenggaman tangan penuh gelisah. Begitupun dengan Azalea dan Zaskia. Mereka semua sedang menunggu penjelasan tim dokter yang diwakili dokter Gita. Leon berdiri dibelakang Azalea dan Zaskia. Sesekali mengusap kepala Zaskia yang terlihat sanagt gelisah seperti Bia.
" Keduanya positif dokter Leon. " kata dokter Gita sembari memberikan amplop tes DNA itu pada Dokter Leon.
" Apa maksudnya ? " tanya Bia tidak mengerti.
Leon mendekat dan mengamati haasil tes DNA itu. Dan memandang dokter Gita seolah meminta jawaban. Dokter Gita menganguk pasti.
Leon berpindah posisi disamping dokter Gita dan dekat dengan Ghazzy.
" Apa maksudnya keduanya positif Leon ? " tanya Azalea bingung.
" Bia,, kamu hamil kembar. "
" Apa ? Benarkah ? " sahut Bia tidak menyangka.
Ghazzy mengusap perut Bia sennag.
" Keduanya mempunyai DNA yang sama dengan Ghazzy dan Al. "
Senyum diwajah Bia menghilang seketika.
" Bagaimana bisa Leon ? "
" Ini kasus langkah Nyonya Lea. " jawaab dokter Gita.
" Jadi,, maksud dokter. Salah satu anak itu anak Al ? "
" Kita tidak bisa memastikannya sebelum aanak itu lahir Nyonya Lea. Kami akan melakukan pemeriksaaan lagi ssetelah anak itu lahir nanti. "
" Bisa salah satu anak , bisa keduanya Lea. Saat ini belum bisa dipastikan. " jaawab Leon.
" Maaf. Saya keluar dulu. Silahkan bicara. " pamit dokter Gita tidak enak.
" Terima kasih dokter Gita. "
__ADS_1
" Sama-sama dokter Leon. "
" Mas,, bagaimana ini ? "
" Apanya yang bagaimana sayang ? Allah sudah menunjukkan kuasanya. Allah itu adil. Mungkin anak-anak kita bisa jadi pengingat kita yang pernah khilaf. " jawav Ghazzy.
" Aku merasa bersalah Mas. Seolah aku sudah berselingkuh. "
" Huuusshhh,, kamu itu ngomong apa sayang. Ambil hikmahnya sayang. Dari pernikahan kontrak itu, kita bisa melakukan program bayi tabung. Kita juga memiliki keluarga baru. Adaa Mama, ada Kia, ada dokter Leon dan juga dokter Gita yang selalu membantu kita. Jangan terlalu dipikirkan sayang. "
" Mas gak apa-apa ? Kalo misalnya nanti anak kita mempunyai fisik yang mirip dengan Mas Al ? "
" Al juga Ayahnya sayang. sekarang aja kita udah mengambil keluarga Al sayang. Gak adil rasanya kalo aku marah dengan fisik Al yang akan menurun pada anak-anak kita nanti. "
Bia mencium punggung tangan Gahzzy.
" Aku minta keridloannya Mas. Semoga Mas bisa ikhlas nanti. "
" Amin sayang. " jawab Ghazzy sembari memgusap kepala Bia.
Zaskia memeluk Bia dari belakang.
" Terima kasih Kak Ghazzy. Terima kasih Kak Bia. Terima kasih sudah menerima Kak Al. " ucap Zaskia terharu.
Bia berdiri dan memeluk Zaskia.
" Bagaimana dengan Al, Ma ? Apa dia akan datang ? " tanya Ghazzy.
Bia melepaskan pelukannya dan menatap Azalea takut. Dia memegang perutnya.
" Dia tidak akan datang Ghazzy. Clara sedang sakit. " jawab Azalea.
" Bagaimana dengan hasilnya ini ? "
" Al tidak perlu tahu tentang ini. Aku akan mengatakan kalo DNA nya tidak sama. "
" Mama yakin ? "
" Ghazzy,, aku lakukan ini untuk menyelamatkan pernikahan anakku. Aku tidak mau rumah tangga anakku berantakan. "
" Jadi Al tidak akan pernah tahu kalo dia juga Ayah dari anak-anak yang dikandung Bia ? " tanya Ghazzy.
" Ini juga biar bisa menenangkan Bia Ghazzy. Aku tidak mau membuatnya stres. " kata Azalea sembari berdiri memeluk Bia.
Bia langsung terisak dipelukan Azalea.
" Sekarang,, kamu gak punya alasan untuk meninggalkan Mama dan Kia, Bia. Kamu juga mengandunga cucu Mama. "
Zaskia mengusap dadanya yang terasa sesak.
* Kak Al,, maafkan kami. Karena harus berbohong pada Kak Al.*
" Leon. Bagaimana dengan surat pernyataanya ? "
" Aku sudah mengubah hasil positifnya mmenjadi negatif Lea. Dan aku sudah mengirim ke email Al."
" Ayo kita pulang Kak. " ajak Zaskia.
" Istirahatlah Bia. Aku yakin iini mengejutkanmu. "
" Iya dookter Leon. "
" Oooommm BIA. " seru Leon.
Zaskia tertawa.
" Kali ini aku setuju Kak Bia. Kak Ghazzy dan Kak Bia harus mengubah panggilannya pada Om Leon. "
" Gitu baru benar. " celetuk Leon.
*****
' Aku sudah mengirim hasil tes DNAnya ke email kamu. '
Pesan yang dikirim Leon seketika membuat Al lupa pada Clara yang sedang terbaring lemah karena terpeleset dikamar mandi.
" Mau kemana Al ? "
" Aku keruang kerjaku dulu. Ada email dari Om Leon. " jawab Al senang sembari keluar kamar.
Clara langsung mengirim chat ke Zaskia, dan bertanya tentnag hasil tesnya.
' Hasilnya negatif. '
Jawaban Zaskia membuat Clara tersenyum lega. Tapi satu pesan lagi dari Zaskia membuat senyummnya seketika menghilang.
__ADS_1
' Yang diterima Kak Al, hasilnya negatif. Tapi faktanya,, Anak Kak Bia kembar. Dokter bilang, entah salah satu entah keduanya yang mempunyai DNA yang sama dengan Kak Al. Setelah melahirkan nanti baru akan dilakukan pemeriksaan detailnya. Aku harap Kak Clara merahasiakan ini pada Kak Al. '
' Pasti Ki. '
Clara langsung menghapus riwayat pesannya dengan Zaskia. Dengan langkah sedikit pincang, Clara melangkah menuju ruang kerja Al.
" Aaarrrrgggghhhh,,, !!!! Tidak mungkin !!!!! "
Clara menghentikan langkahnya didepan ruang kerja Al. Terdengar dentuman barang-barang yang dilemparkan Al. Clara memegang dadanya. Menangis membayangkan kekecewaan Al didalam sana.
" Maafkan aku Al.. " gumamnya lirih.
Clara memutuskan untuk kembali ke kamarnya. Membiarkan Al mengatasi kemarahannya. Saat masuk kamar , Clara melihat ponselnya berdering. Ada nama Zaskia disana.
" Halo Kia ? "
" Kenapa lama sekali ? "
" Maaf. Aku dari kamar mandi. "
" Kak Clara membacaa pesanku kan ? "
" Iya Ki. Aku juga sudah menghapusnya. "
" Suara Kak Clara parau, Kak Clara menangis ? "
" Kamu juga akan menangis kalo melihat betapa marah dan kecewanya Al sekarang ini Kia. "
" Aku tahu Kak. Sedari tadi dadaku sampai sesak. Tapi, ini demi kebaikan kita semua. "
" Iya. Aku tahu Ki. "
" Aku titip Kak Al, Kak. "
" Iya. "
" Kak Clara baik-baik saja ? "
" Kenapa ? "
" Kata Mama, Kak Al mengirim pesan tidak bisa daatang karena Kak Clara jatuh. "
" Oh iya. Aku terpeleset dikamar mandi. "
" Apa sudah baikan ? "
" Iya. Aku baik-baik saja. Terima kasih sudah mengkhawatirkan aku. "
" Ya sudah. Aku tutup telponnya Kak. "
" Iya Ki. "
" Kok gak pake salam ? " tanya Bia yang tiba-tiba berada dibelakang Zaskia.
Hingga Zaskia terlonjak kaget.
" Kak Biaa,,, kaget. " saahuttnya.
Bia terkekeh, kemudian memberikan minuman jahe hangaat untuk Zaskia.
" Apa ini ? "
" Racun. "
" Kaaaakkk,, "
" Itu jahe hangat. Sedari dirumah sakit kamu memijit dadamu terus. Kenapa ? Ada yang sakit ? "
" Gak Kak. Kok Kak Biia tahu ? " tanya Zaskia keki sambil meminum jahe buatan Bia.
" Apa mereka baik-baik saja ? "
" Kak Clara habis terpeleset dikamar mandi. Tapi dia bilang sudah baikan. "
" Kamu tahu maksudku Kia. "
" Kak Al pasti baik-baik saja. "
" Aku harap kamu gak bohong. "
" Kalo aku jujur, apa Kak Bia akan mempercayainya ? "
" Hahaha,, iya kamu benar. Mungkin aku yang belum siap mendengarnya. "
" Sehat terus Kak. Aku menyayangi Kak Bia. "
__ADS_1
" Terima kasih Kia. "