
Saat di kamar Aiko terbayang-bayang dengan Edwin hingga membuat Aiko menjadi senyum-senyum sendiri. Aiko terbayang saat mereka berdua saling tatap-tatapan, saling berpegangan tangan dan terbayang dengan candaan Edwin yang membuat ia selalu tertawa.
"Kak Edwin orangny asik banget ya, dulu gue pikir dia nyebelin banget ternyata nggak sama sekali malah dia bisa jadi moodbooster gue. Kayaknya gue mulai bisa buka hati lagi buat orang lain, semoga kak Edwin gak ngelakuin hal yang sama seperti yang di lakukan James. Gak sabar buat ketemu kak Edwin" ucap Aiko dalam hati sambil tersenyum sendiri
Keesokan harinya Aiko baru saja bangun dan ia melihat Edwin yang sudah duduk di sofa sambil berbincang-bincang dengan Jeremy.
"Loh kak Edwin kok disini?" ucap Aiko terkejut melihat Edwin yang sudah ada dirumahnya
"Eh iya ko" jawab Edwin
"Iya ini dia pengen ketemu kamu dia kangen sama kamu ko" Saut Jeremy sambil tertawa
"Apaansih loh Jer" jawab Edwin malu-malu
"Udah ngaku aja lo, benar kan yang gue bilang" ucap Jeremy
"Emm iya sih" jawab Jeremy pelan
"Nahh iya katanya tuh ko, ayo pepet terus Win" ucap Jeremy tertawa
Mendengar itu Aiko menjadi tersipu malu dan menjadi salah tingkah
__ADS_1
"Eh apaansih lo kak" ucap Aiko sambil salah tingkah
"Cie yang salting" Ucap Jeremy tertawa
"Udahlah aku balik ke kamar aja dari tadi di ledekin mulu" Ucap Aiko pura-pura ngambek
"Eh jangan-jangan Ko, lo sih Jer kan si Aiko jadi ngambek" Saut Jeremy sambil menarik tangan Aiko agar Aiko tak pergi
Aiko malah menjadi semakin salah tingkah karena Edwin memegang tangannya.
"Eh iya gak jadi ko, emm kakak udah sarapan gak?, kalau belum biar sarapan bareng" tanya Aiko untuk menutupi dirinya yang sedang baper dan salting dengan Edwin. Ia takut melakukan sesuatu yang aneh yang membuat nantinya dia menjadi malu sendiri
"Belom ko, yaudah yok bareng" jawab Edwin
"Hm ya" jawab Aiko
Mereka pun sarapan bareng dan menghabiskan waktu seharian dengan canda dan tawa.
Keesokan harinya adalah hari senin. Saat itu Aiko seperti biasa Aiko duduk sendiri di bangku nya. Beberapa menit kemudian bel berbunyi,
"Kring...kring...kring"
__ADS_1
Wali kelas Aiko yaitu sebut saja Ibu Sri.
"Pagi semua" Ucap Ibu Sri
"Pagi bu" jawab semua murid
"Oke jadi pagi ini kita kedatangan murid baru, silahkan masuk" ucap Ibu sri memanggil murid baru itu
Murid baru itu memasuki kelas, seketika Aiko langsung menatap murid baru itu dan ia sangat tak menyangka dengan murid baru itu, lalu tak sadar air matanya keluar namun ia menahannya.
Jadi murid baru itu adalah James, Mantan Aiko sekaligus cinta pertama Aiko. James sengaja datang kembali ke Indonesia karena ia ingin bertemu dengan Aiko. Ia sangat merindukan Aiko bahkan ia rela meninggalkan omanya di Jerman untuk bisa bertemu dengan Aiko. ia sengaja mencari-cari keberadaan sekolah Aiko yang baru supaya ia bisa bersama lagi dengan Aiko.
"James..." ucap Aiko pelan sambil menahan air mata yang mau menetes
Kedua sahabat Aiko langsung melirik Aiko yang menahan untuk mengeluarkan air mata.
"Ko jangan nangis" Ucap Jessie
"Iya ko, nanti aja kamu luapin jangan sekarang" saut Alen
Baru saja Aiko melihat James rasanya ia ingin menangis karena sebenarnya ia merindukan James namun ada juga rasa sakit yang ia rasakan, namun James sangat senang karena ia bisa melihat Aiko lagi.
__ADS_1
-----
Mohon like, comment nya yah makasih...