Satu Hati Dua Cinta

Satu Hati Dua Cinta
Bab 7


__ADS_3

Saat itu Deven baru menyadari kalau ada kehadiran Aiko dikamarnya, ia tak terlalu memperhatikan Aiko karena Aiko berdiri disudut sehingga tidak terlalu kelihatan.


"Eh itu siapa?" sambil menunjuk Aiko


"Oh iya kenalin ini adek gue" ucap Jeremy


Aiko dan Deven saling berkenalan


"Nama saya Aiko kak" ucap Aiko sambil berjabat tangan dengan Deven


"Saya Deven, eh Jer adek lo cantik juga ya" ucap Deven sambil tertawa


"Pasti siapa coba kakaknya" jawab Jeremy


"Biasa aja" saut Edwin


"Apaansih lo!" jawab Aiko marah


"Udah cukup jangan mulai bertengkar lagi" ucap Jeremy tegas


"Iya...iya kak" jawab Aiko


"Yaudah sekarang aja kita bawa lo ke rumah sakit sebelum malam banget" ajak Jeremy

__ADS_1


Jeremy dan Edwin menggotong Deven untuk masuk ke mobil, Ibu Deven juga sudah mendengar percakapan mereka dari luar kamar, ibu Deven sampai meneteskan air mata karena terharu melihat teman-teman Deven yang terlalu baik.


Setelah beberapa jam akhirnya mereka juga kembali ke rumah mereka masing-masing.


Malam itu Edwin tak bisa tidur karena ia tiba-tiba kepikiran dengan Aiko. Dia terbayang-bayang dengan wajah Aiko dan Edwin juga teringat dengan pertengkaran dan kejahilan yang mereka lakukan.


"Kok gue jadi mikirin si cewe belagu itu sih, apa gue suka sama dia yah" Edwin berbicara sendiri di kamarnya sambil terbayang wajah Aiko


"Eh gak, gue gak boleh suka sama cewe belagu itu, tapi kenapa gue kepikiran dia terus ya" ucap Edwin bingung dengan dirinya sendiri


Edwin sudah mulai suka dengan Aiko namun ia tak mau mengakui nya karena ia merasa Aiko cewek paling belagu yang pertama kali dia temui.


Sedangkan Aiko yang lagi belajar di kamarnya juga tiba-tiba kepikiran dengan Edwin


Aiko juga sebenarnya sudah mulai menyukai Edwin namun Aiko tak menyadari perasaannya sendiri.


Keesokan harinya saat pulang sekolah Aiko dan sahabatnya sedang melihat anak-anak cowok bermain basket di lapangan saat itu ada Edwin juga memperhatikan permainan basket itu. Saat itu Aiko mau pergi ke toilet namun ada suatu kejadian menimpa aiko.


"Plaaaaakkkkk" bola basket itu nyasar dan mengenai kaki Aiko sehingga membuat Aiko terjatuh


"Aww kaki ku sakit banget" teriak Aiko sambil menangis kesakitan


Edwin yang melihat kejadian itu langsung sigap menemui Aiko yang terjatuh dan teman-teman nya yang lain juga langsung menemui Aiko.

__ADS_1


Edwin langsung mengendong Aiko dan membawa nya ke mobilnya, saat di gendong Aiko hanya menangis kesakitan.


Edwin sangat panik dengan Aiko


"Sabar ya Ko, kamu tahan sakitnya dulu biar saya bawa ke tukang urut" ucap Edwin panik


Aiko hanya pasrah dan merintih kesakitan


Mereka pun tiba di tukang urut


"Ko ini udah nyampe, saya gendong lagi ya" ijin Edwin


Aiko hanya menggeleng kan kepala nya yang berarti iya


Edwin pun menggendong Aiko masuk ke ruang tunggu,


"Sabar ya ko, kita harus nunggu lagi tapi gak lama kok" ucap Edwin dengan penuh perhatian.


Saat di gendong tanpa Edwin sadari kalau Aiko menatapnya dari tadi walaupun Aiko sedang kesakitan.


Dari kejadian ini rasa cinta diantara mereka berdua mulai tumbuh.


---

__ADS_1


Mohon like dan comment yah terima kasih ^^


__ADS_2