Sistem Sepakbola: Classic Number 10

Sistem Sepakbola: Classic Number 10
Chapter 102: Second-Half


__ADS_3

Babak kedua berjalan tidak seperti yang diharapkan oleh pemain Pengambangan Cananga Youth. Mereka semua mengira, pemain Sugar Crossed FC akan lebih bermain tenang dan santai di babak kedua karena mereka sudah unggul 2 gol. Tetapi malah yang terjadi, pemain Sugar Crossed FC bermain lebih menekan lagi bahkan lebih dari yang terjadi di babak pertama.


Walaupun pemain Pengambangan Cananga Youth berhasil menahan semua tekanan itu, namu mereka menggunakan semua kemampuan mereka hanya untuk bertahan dari gempuran musuh saja. Mereka masih belum bisa melakukan banyak hal di babak kedua ini, bahkan saat pertandingan sudah berjalan selama 70 menit, mereka masih bertahan dan berjuang agar Sugar Crossed FC tidak bisa menggandakan skor sekali lagi atau itu akan mematikan asa mereka untuk menang hari ini.


Rencana yang mereka susun di ruang ganti saat turun minum tadi cukup efektif untuk menghentikan pergerakan Tori Marukawa dan juga Yoga Hilmawan, tetapi kualitas pemain Sugar Crossed FC yang lain juga ternyata tidak bisa dipandang remeh. Beberapa kali pemain Sugar Crossed FC yang lain mendapatkan peluang emas, tetapi beruntungnya Derry sudah mulai panas dengan berhasil mencatatkan 3 saves penting di babak kedua ini.


Sama yang terjadi sekarang ini. Karena Marukawa yang sedang dijaga ketat oleh Zaki dan juga Romeo yang membuatnya tidak bisa berbuat banyak, akhirnya pemain Sugar Crossed FC yang lain pun berinisiatif untuk melakukan serangan tanpa melibatkan Marukawa. Setelah melakukan umpan-umpan pendek yang bagus dan indah, mereka berhasil melangkah ke kotak penalti tim Pengembangan Cananga Youth.


Pemain bernomor punggung 7 Sugar Crossed FC yang berposisi sebagai pemain flank langsung melakukan tendangan ke gawang setelah melihat ada celah dari pertahanan tim Pengambangan Cananga Youth, namun Derry Yanuar Pinto Rosario berhasil menangkap bola itu dengan sangat sempurna dan menggagalkan lagi usaha dari pemain Sugar Crossed FC untuk menambah skor.


"Bagus Derry! Tahan dulu Derry!" pemain Pengambangan Cananga Youth yang lain cukup senang dengan performa Derry hari ini.


Derry ingin langsung menendang bola jauh kedepan sana, tetapi saat ia hampir menendang bola dia langsung mengurungkan niat awalnya itu dan mulai sedikit berpikir untuk bisa keluar dari situasi yang sangat tidak mengenakkan ini.


"Kalau aku tendang langsung kedepan, rasanya akan sangat sayang sekali karena kami baru saja dapat bola setelah cukup lama kehilangan bola" ucapnya dalam hati, lalu Derry mencoba melihat rekan-rekannya yang sekarang sedang berdiri di posisi mereka masing-masing.


Derry punya waktu 6 detik lagi sebelum ia harus melepaskan bola dari tangannya. Di dalam waktu yang sempit itu akhirnya ia mendapatkan jawabannya, Derry hanya memberikan umpan pendek ke Bagas yang berada di dekatnya.


Bagas tentu saja sedikit terkejut pada awalnya, karena tidak biasanya Derry melakukan hal seperti itu. Tetapi saat Bagas melihat ke dalam mata Derry, ia bisa tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Derry dan ia harus juga melakukan hal yang sama dengan apa yang dipikirkan oleh Derry.


Tetapi melihat bola pendek saja diberikan oleh Derry membuat Yoga tersenyum dalam hati, dia langsung memberikan tekanan pada Bagas yang saat ini menguasai bola. Bagas melihat Yoga yang berlari ke arahnya dengan sangat cepat, jelas sekali terlihat dari wajahnya kalau Yoga akan merebut bola dari kakinya dengan segala cara.

__ADS_1


Tetapi, Bagas tetap tenang. Dia tidak kehilangan dirinya, dia tenang bagai air di dalam wadah. Saat Yoga hendak merebut bola yang ada di kakinya, Bagas langsung menarik kaki kanannya yang menahan bola, lalu dengan kaki kirinya ia memberi bola pada Galih yang ada di sampingnya, menipu Yoga Hilmawan dengan sangat jelas.


Galih yang mendapatkan bola langsung memberikan umpan ke arah depan yang dimana bola langsung diterima oleh Romeo. Marukawa langsung melakukan penjagaan terhadap Romeo, dia menutup ruang yang bisa Romeo manfaatkan untuk memberikan umpan ataupun melakukan gerakan individu.


Tetapi walaupun sudah ditahan seperti itu Romeo tetap ingin melewati Marukawa. Romeo berlari memutar, menuju sisi flank kanan dan saat full-back kanan Pengambangan Cananga Youth yang baru masuk di babak kedua yang bernama Ridha Azzhari berlari ke arah itu, Romeo langsung memberikan bola pada dirinya.


Ridha Azzhari langsung berlari membawa bola lewat sisi flank, melihat itu Axel Raihan yang awalnya berada di posisi itu langsung bergerak ke arah lain. Ridha Azzhari melihat Axel Raihan berlari ke posisi yang bagus dan langsung memberikan umpan padanya. Lalu setelahnya Axel langsung berlari cepat melakukan gerakan tusukan yang mengejutkan pemain Sugar Crossed FC.


"Tutupi pergerakan pemain itu!" kiper Sugar Crossed FC langsung berteriak menyuruh pemain belakangnya untuk segera menutup langkah Axel Raihan, karena ia bisa merasakan ancaman dari sosok Axel Raihan.


Pemain belakang Sugar Crossed FC langsung melakukan apa yang diperintahkan tadi, namun hal itu bukanlah hal yang sulit bagi Axel Raihan untuk melewati semua hadangan dari mereka. Axel Raihan berhasil melewati semua pemain Sugar Crossed FC, pergerakkan seperti Lionel Messi saat melewati lawan-lawannya.


Axel Raihan bersiap-siap untuk menendang, namun karena kiper lawan sudah maju akhirnya ruang tembak pun semakin menyempit. "Aku harus menendang bola ini dan mencetak gol!" ucap Axel dalam hati.


Axel sudah hampir menendang bola itu, namun entah kenapa instingnya berkata yang sebaliknya. Axel melirik ke sampingnya, ternyata ada Rizaldi yang sudah berlari bersiap menerima bola umpan darinya. Karena itu Axel lebih memilih untuk mengoper bola pada Rizaldi, lalu Rizaldi tinggal melakukan tap-in ke gawang yang sudan kosong melompong itu.


Rizaldi langsung berlari untuk merayakan gol tadi, tetapi pemain Sugar Crossed FC langsung melakukan protes kepada wasit karena menganggap gol tadi karena mereka anggap Rizaldi sudah masuk ke dalam perangkap off-side.


Tetapi wasit tetap menyatakan gol itu sah dan Pengambangan Cananga Youth berhasil memperkecil ketertinggalan mereka. Setelah dinyatakan gol itu sah, Rizaldi langsung memeluk Axel Raihan karena assist-nya yang luar biasa hebat tadi.


Axel Raihan ikut merayakan gol tadi, walaupun sebenarnya dihatinya masih merasakan ada kontradiksi yang terjadi. Dia merasa seharusnya dirinya bisa mencetak gol dengan kemampuannya sendiri saat itu, tetapi instingnya malah membuatnya mengoper bola pada Rizaldi dan membiarkan Rizaldi mencetak gol.

__ADS_1


Tetapi Axel tidak ingin memikirkan hal itu lagi, dirinya kembali fokus untuk membuat sebuah peluang lagi yang bisa dimanfaatkan untuk mencetak gol. Kali ini dia ingin mencetak gol, sensasi yang ia rasakan tadi masih tertinggal di lubuk hatinya dan menjadikannya termotivasi untuk mencetak gol.


Setelah gol yang terjadi di menit ke-73, permainan Sugar Crossed FC tiba-tiba berubah seratus delapan puluh derajat. Pemain Sugar Crossed FC langsung ditekan oleh pemain Pengambangan Cananga Youth.


Zaki dan Romeo semakin menyulitkan Tori Marukawa untuk bergerak bebas, terlebih lagi Zaki Iskandar yang selalu ada di manapun Tori Marukawa berada dan itu sangat membuat kesal pemain asal Jepang itu.


"Kenapa dengan orang ini? Dia selalu menempel di mana pun aku berada" ucap Tori Marukawa yang mulai resah dengan apa yang dilakukan oleh Zaki Iskandar.


Walaupun jika Zaki Iskandar mendengar isi hati Tori Marukawa tadi, Zaki akan tetap mengikuti kemanapun Tori Marukawa bergerak. Sampai akhirnya, Tori Marukawa kembali kehilangan bola lagi oleh Zaki Iskandar.


Zaki langsung kasih umpan kepada Rizaldi, dan dari Rizaldi dia langsung melakukan gerakan individu untuk bergerak ke kotak penalti tim lawan.


Namun Yoga Hilmawan langsung turun gunung untuk menghadang Rizaldi Fatah. "Tidak akan ku biarkan kau lewat!" ucapnya dengan suara setengah parau.


Yoga langsung melakukan body charge ke Rizaldi yang membuat tubuh Rizaldi sedikit goyang karena tidak siap menerima hantaman itu. Dalam ketidak seimbangan itu, Rizaldi melihat sosok Axel yang sedang dalam posisi paling bagus menurut pengamatannya.


Langsung saja Rizaldi memberikan passing ke titik dimana Axel Raihan berada. Walaupun memberikan passing saat terjatuh, passing Rizaldi masih akurat sekali dan mendarat pas di kaki Axel Raihan yang langsung saja ia tendang dengan melakukan tendangan first-time terarah ke gawang tim lawan.


Kiper Sugar Crossed FC sudah berusaha untuk menahan tendangan itu, namun bola sedikit melayang lebih tinggi darinya sehingga bola masuk ke dalam gawang dan merubah skor lagi menjadi 2-2.


Tidak ada yang percaya akan gol itu, bahkan fans Pengambangan Cananga Youth yang hadir di stadion pun juga demikian. Tetapi itu memanglah gol spektakuler yang tercipta berkat skill Axel Raihan. Dia benar-benar melakukannya, dia benar-benar mencetak gol hari ini dan kali ini dia merasa kalau dirinya tidak bisa dihentikan.

__ADS_1


__ADS_2