Sistem Sepakbola: Classic Number 10

Sistem Sepakbola: Classic Number 10
Chapter 140: All the Way Down


__ADS_3

Setelah match debutnya ketika melawan Singosari FC kala itu, Rizaldi Fatah terus mendapatkan jatah bermain dari Coach Giovanni yang mulai percaya pada dengan dirinya. Terbukti, Rizaldi terus mendapatkan waktu bermain di lima laga terakhir Pengambangan Cananga FC. Dan dalam lima laga terakhir itu, Rizaldi terus ikut berpartisipasi dalam menciptakan sebuah peluang maupun gol.


Dalam lima laga terakhirnya, Rizaldi terus bermain dari babak kedua. Biasanya dia sering bermain dari menit ke 60 sampai akhir, tetapi bisa juga bermain dalam 10 menit terakhir babak kedua. Dan Rizaldi terus bisa memberikan dampak ketika dirinya bermain, entah itu membuat lini tengah menjadi lebih solid, kreativitas semakin tinggi dan sebagainya.


Terbukti Rizaldi berhasil mencatatkan 3 assist dalam 5 kali penampilannya bersama Pengambangan Cananga FC, dan berhasil mencetak 1 gol ketika Pengambangan Cananga bertemu dengan Jayapura Black Diamond FC di pekan ketiga Indonesia Premier League.


Dengan catatan apik itu Rizaldi menjadi salah satu pemain muda yang sedang naik namanya. Namanya disandingkan seperti nama Anan Riswan ketika baru pertama promosi ke tim utama Pengambangan Cananga FC musim lalu. Lalu ada nama Yoga Hilmawan yang juga menjadi sorotan di musim ini.


Yoga Hilmawan yang dulunya berseragam Sugar Crossed FC di I-Youth musim lalu, kini berseragam tim Tarakanita Jakarta FC yang merupakan salah satu tim kuat di IPL kali ini bersama dengan Bandung Tigerra, Sriwijaya United, Makassar Pinisi FC, Cithraka Kediri dan juga Nusantara FC yang sering menghuni klasemen top six di I-LEAGUE dulu.


Dalam lima laga terakhir Tarakanita Jakarta, mereka berhasil meraih lima kemenangan beruntun alias menang bersih atas lawan-lawannya. Mereka hanya kebobolan tiga gol dalam lima laga terakhir mereka dan berhasil mencatatkan 2 clean-sheet. Top skor sementara tim mereka serta top skor sementara Indonesia Premier League saat ini adalah Yoga Hilmawan yang membuat heboh semua orang di Indonesia Premier League. Pasalnya striker muda ini baru berumur 16 tahun, namun permainannya sudah begitu matang dan sudah mencetak 7 gol dari lima pertandingan, serta mencatatkan 3 assist.


Dengan gaya permainan yang berbeda dan juga posisi yang berbeda, tentu saja Rizaldi Fatah kalah dalam catatan mencetak gol dari Yoga Hilmawan, namun karena hal itu Rizaldi menjadi lebih tertantang untuk bersaing dengan Yoga Hilmawan untuk menjadi pemain muda terbaik di liga musim ini, walaupun musim baru saja dimulai tetapi mereka berdua sudah memulai persaingan mereka yang akan ditentukan hingga akhir dari liga nantinya.

__ADS_1


Sebab itulah Rizaldi jadi tidak mau kalah, dia berlatih dua kali lebih keras dari sebelumnya ketika waktu berlatih. Namun dia tetap ingat pesan dari pelatih-pelatihnya, seperti Coach Satria atau Coach Giovanni yang memberinya pesan agar tidak terlalu membebani dirinya sendiri dengan beban yang tidak bisa ia tanggung dan malah menghancurkan dirinya sendiri. Rizaldi berlatih sambil memikirkan pesan itu, hingga dirinya berkembang jauh lebih pesat dari apa yang ia kira sebelumnya.


Statusnya naik jauh sekali, dirinya kini seperti pemain muda yang sangat berbakat padahal dia belum lama bermain sepakbola. Dia merasa bersyukur mendapatkan Boro-555 sebagai sebuah sistem yang membantunya untuk berlatih dan mengembangkan dirinya menjadi pemain sepakbola yang lebih baik hari demi hari.


Rizaldi memiliki status nilai pace sebanyak 66 poin dengan akselerasinya yang bertambah sebanyak 2 poin setelah rajin berlatih dan menjadi 69 poin. Lalu nilai passing nya juga bertambah menjadi 78, dengan nilai vision sebanyak 84 poin yang menjadikan dirinya sebagai pemain dengan visi paling bagus yang ada di dalam tim. Fisik Rizaldi juga mendapati peningkatan, nilai fisiknya naik satu poin jadi 70 poin, dengan nilai keseimbangannya yang bertambah menjadi 65 poin. Jika dikira-kira, overall Rizaldi Fatah sudah hampir 70 dengan potensi yang sangat tinggi.


Coach Giovanni pun tahu dengan potensinya Rizaldi, sehingga dia membuat satu pilihan yang membuat Rizaldi terkejut. Pada pertandingan hari ini, melawan Putra Borneo Rizaldi bermain dari menit awal namun bermain di posisi Left Wing. Ini sebuah tantangan bagi Rizaldi sekaligus menjadi sebuah kesempatan emas untuk dirinya, jika dia mau mendapatkan tempat reguler di skuad utama maka dia harus bisa membuktikan dirinya selalu siap kapanpun saat dibutuhkan oleh tim.


"Mari kita lihat kemampuan Ward Prowse!" ucap coach Giovanni sambil berpose layaknya mandor bangunan di pinggir lapangan.


Sepanjang babak pertama berjalan, peran Rizaldi memang sangat tampak dengan jelas bagai bintang di malam hari. Beberapa kali Pengambangan Cananga berhasil mendapatkan peluang yang diciptakan oleh Rizaldi dengan gerakan individunya ataupun gerakan tanpa bolanya. Tetapi, soal finishing masih menghantui tim ini karena beberapa kali Ednilson Silva gagal mengkonversikan umpan-umpan cantik yang diberikan oleh Rizaldi Fatah dari sisi kiri pertahanan tim Putra Borneo.


"Maaf bocil, kita coba satu kali lagi!" ujar Ednilson Silva setelah lima kali gagal mengubah umpan Rizaldi Fatah menjadi sebuah gol.

__ADS_1


Rizaldi Fatah hanya memberikan isyarat agar Ednilson Silva selalu siap dengan umpan yang akan ia berikan, Rizaldi hanya memfokuskan dirinya pada pertandingan dan musuh-musuh di hadapannya. Lalu di menit ke 20 akhirnya gol pun datang untuk tim Pengambangan Cananga FC.


Sang kapten tim, Adam Sala yang melihat Rizaldi bergerak bebas tanpa di jaga oleh pemain bertahan Putra Borneo FC, langsung memberikan umpan lambung kedepan. Bola mengarah ke Rizaldi Fatah dan berhasil diterima dengan baik oleh Rizaldi Fatah, lalu dia langsung saja melakukan gerakan tusukan dengan akselerasinya karena tidak ada pengawalan yang ketat untuk dirinya.


Satu pemain bertahan Putra Borneo hanya membayang-bayangi langkah Rizaldi Fatah, dua lagi fokus untuk menghentikan Ednilson Silva yang bersiap mencoba menjemput bola umpan dari Rizaldi Fatah. Rizaldi Fatah melihat itu dan berkesimpulan akan sulit untuk meraih Ednilson Silva, hingga pada akhirnya Rizaldi memilih untuk berlari melewati hadangan pemain di depannya dan hal itu membuat pemain di depannya terkejut karena tidak menduga gerakan yang dilakukan oleh Rizaldi.


Rizaldi berhasil melewati pemain itu dan sampai di depan gawang Putra Borneo, kiper mereka langsung maju untuk menghalangi Rizaldi untuk menembak. Namun Rizaldi bereaksi lebih cepat, Rizaldi menendang bola ke sisi dekat gawang dan bola melewati tangan kiper begitu saja dan masuk ke dalam gawang. Skor pun berubah 1-0 dan Rizaldi mencatatkan namanya di papan skor hari ini.


Setelah gol tersebut, berjarak 6 menit saja Pengambangan Cananga berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini Ednilson Silva berhasil meraih bola umpan dari Rizaldi Fatah dengan sangat baik. Umpan silang Rizaldi Fatah berhasil disundul dengan sangat baik oleh Ednilson Silva yang berhasil memenangkan duel udara melawan 3 pemain bertahan Putra Borneo dan membuat dirinya menambahkan catatan golnya menjadi 7 gol untuk musim ini.


Hingga akhir pertandingan, Pengambangan Cananga FC berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-0 dengan brace yang dicetak oleh Ednilson Silva pada menit 26 dan 55. Rizaldi Fatah sendiri berhasil mencetak satu gol dan satu assist pada laga hari ini, membuatnya dirinya kembali mencatatkan rekor apik yang membuat namanya semakin dikenal oleh banyak orang tanpa sepengetahuan dirinya. Bahkan, beberapa pelatih tim IPL mulai tertarik dengan bocah berusia 16 tahun itu dan mencoba meminjamnya walaupun jendela transfer saja masih belum dibuka sama sekali.


Dan yang tidak diketahui oleh Rizaldi adalah, kehadiran sosok Coach Igarashi Maeda yang hadir di Stadion Cananga untuk menyaksikan Rizaldi Fatah bermain. Dirinya sangat ingin membawa nama Rizaldi untuk membela timnas U-17 namun karena cidera yang waktu itu ia alami, terpaksa membuatnya harus mencoret nama Rizaldi Fatah di dalam daftar namanya. Tetapi kali ini, Coach Igarashi semakin yakin kalau Timnas Indonesia U-17 nanti lolos untuk mengikuti Piala Asia nanti, Coach Igarashi Maeda pasti akan memasukkan nama Rizaldi Fatah ke dalam skuadnya. Karena, gaya permainan Rizaldi Fatah itulah yang dirinya cari untuk memberikan warna tersendiri di dalam skuadnya, dan Coach Igarashi Maeda sudah tidak sabar menanti untuk membantu Rizaldi mengembangkan permainannya lagi.

__ADS_1


__ADS_2