
Liga pun akhirnya di mulai, kami mendapatkan kesempatan untuk bermain di kandang di laga pertama kali ini. Seluruh persiapan sudah kami siapkan, kami sekarang sudah sangat siap untuk menghadapi musuh pertama kami, Palangka United.
Palangka United adalah salah satu tim yang bermain di I-Youth, bermarkas di kota Palangkaraya.
Menurut perkiraan dari Coach Dodi Surian, mereka akan memainkan skema permainan bertahan dengan formasi 5-4-1. Dengan lima pemain di belakang, akan sangat sulit menembus pertahanan mereka, belum lagi empat pemain tengah yang juga siap membantu pertahanan, namun kami juga harus mewaspadai serangan balik dari mereka.
Penyerang mereka, M. Cahyadi merupakan salah satu pemain yang patut kami waspadai. Dia mempunyai skill yang lumayan, dan juga postur tubuh yang sangat ideal untuk menjadi seorang penyerang, belum lagi dia memiliki tendangan kuat dan naluri menyerang yang bagus. Dengan data seperti itu saja kami sudah bisa memastikan kalau orang itu akan cukup merepotkan pertahanan kami.
Pada saat berada di lorong menuju lapangan, aku sempat menggunakan skill [Mata Dewa] yang kudapatkan dari sistem. Ku lihat status dari pemain musuh, dan benar saja. M. Cahyadi memang yang menjadi bintang di tim ini.
Dia memiliki status shoot [47], serta memiliki attack [53]. Dengan begitu saja sudah jelas dia merupakan seorang striker murni kelas menengah. Selain dia, tidak ada lagi pemain yang memiliki status sangat mencolok, jadi aku berkesimpulan kalau tim ini benar-benar bergantung pada sosok M. Cahyadi.
Apakah aku ketakutan dengan sosok M. Cahyadi itu? Jawabannya jelas tidak! Aku sudah berlatih sangat keras beberapa waktu ini, dan juga aku pernah bermain melawan sosok yang lebih hebat dari striker musuh itu, jadi untuk apa lagi aku takut.
Saat aku masih mengutak-atik sistem, sebuah misi pun tiba-tiba masuk begitu saja. Sebuah misi yang sepertinya membuatku akan bermain sebagai sosok playmaker sejati.
[Misi Telah Diterima]
[Bermainlah Sebagai Seorang Playmaker]
[Objektif: 1. Lakukan umpan sebanyak 50 kali
Buat peluang sebanyak 5 kali
__ADS_1
Buat 1 assist untuk hari ini]
[Hadiah: Popularitas meningkat, kepercayaan manajer meningkat, poin status +4]
[Hukuman: popularitas menurun, kepercayaan manajer menurun, semua status berkurang 4 dan tidak dapat menggunakan sistem selama 3 hari]
Misi kali ini semakin ektrim saja ku rasa. Hukuman jika gagal menyelesaikan misinya, semakin hari semakin berat, begitu pula misi-misinya. Misi hari ini benar-benar mencerminkan sosok seorang playmaker di lapangan tengah, sangat berbeda dari yang biasa aku mainkan namun aku tidak mau menyerahkan begitu saja. Aku harus berjuang untuk hari ini.
Aku menepuk-nepuk pipi ku dengan keras beberapa kali, hal ini mengejutkan seisi lorong yang langsung melirik ke arahku dengan tatapan kebingungan.
"Hei bung, kau baik-baik saja?"
Ku lihat Cahyadi sedang menanyakan keadaanku, ku jawab dengan singkat saja. "Aku baik-baik saja, seribu persen baik-baik saja"
Setelahnya kami pun dipersilakan untuk masuk ke lapangan. Begitu kami masuk ke lapangan, aku mendengar suara gegap-gempita dari tepuk tangan orang-orang yang datang untuk menonton pertandingan ini.
Sedikit saja yang datang, mungkin 50-70 orang saja, termasuk yang datang ada Keisha adik ku sendiri. Aku ingin sekali membalas tepuk tangan mereka dengan melambaikan tangan, namun hal itu dilarang karena kami harus fokus pada pertandingan yang akan kami hadapi sesaat lagi. Jadi, untuk membalas tepuk tangan meriah itu maka kami harus menang di pertandingan pembuka ini bagaimana pun caranya.
Setelah berdiri menghadap para penonton dan memberikan tepuk tangan, wasit lalu memanggil kedua kapten untuk melakukan toss koin. Ku lihat wasit telah melempar koin ke atas, dan menghentikannya tepat di punggung tangan. Dari hasil toss koin, kami berhak untuk memulai kick-off terlebih dahulu.
Kick-off pun dimulai, bola pertama langsung mengarah ke arahku. Sentuhan pertama ku lakukan dengan benar, untuk pertama aku melakukan operan kebelakang terlebih dahulu untuk membuka ruang pertahanan tim musuh dan membiarkan teman-teman mencari posisinya masing-masing.
"Rizaldi oper!"
__ADS_1
"Rizaldi kesini!"
"Rizaldi umpan kedepan"
Aku terus mengumpan bola di area kami sendiri sampai memasuki menit ke-10. Pertahanan tim musuh begitu sulit untuk ditembus, bahkan mereka begitu solid jadi sangat sulit untuk mencari celah dari mereka.
Hingga pada akhirnya, aku melihat ada celah kosong di depan sana, aku melakukan sebuah passing panjang taruhan ke daerah pertahanan lawan. Aku melakukan taruhan apakah umpan ku itu bisa disambut oleh pemain depan, atau tidak sama sekali.
Ternyata bisa didapat, dia melakukan manuver cantik menusuk ke kotak penalti, dan melakukan shooting keras setelah melewati pemain belakang musuh. Namun, sayangnya bola masih melebar ke sisi kiri gawang dan hanya menjadikan sebuah goal kick saja untuk tim lawan.
"Tembakan yang bagus!" aku langsung berteriak memberikan pujian pada usaha pemain depan kami tadi, namanya Risadi.
"Terus saja lakukan umpan seperti itu tadi Rizaldi! Kita pasti bisa mencetak gol dalam waktu dekat"
Setelah tendangan gawang dilakukan, permainan kembali lanjut dengan tempo rendah sama seperti sebelumnya. Hanya kami yang terus menekan, tim musuh cenderung hanya bertahan karena merasa tidak akan menang melawan kami jika meladeni permainan terbuka kami.
Sampai pada di menit ke-18, gol yang kami tunggu akhirnya terjadi. Berawal dari permainan satu-dua ku dengan Ardi, kami berhasil membongkar pertahanan lawan sampai ke kotak penalti. Aku tidak langsung menendang begitu berhadapan dengan gawang, aku memberikan umpan lagi ke Risadi dan langsung dia tap-in dan menjadi sebuah gol.
"Gooollllll!" Risadi berteriak kencang sekali sambil menarik ku ke samping untuk merayakan gol tadi.
Dengan begitu satu objektif misi-ku telah selesai dan berhasil, aku semakin menjadi percaya diri setelah membuat assist seperti itu.
Kami terus melakukan permainan menekan tingkat tinggi kami sampai di babak kedua bergulir. Sampai pada akhirnya, kami memenangkan pertandingan hari ini dengan skor 3-0. Palangkaraya United tidak terlalu memberikan perlawanan kepada kami, mereka terus fokus bertahan dan bertahan dari semua gempuran yang kami lakukan.
Aku berhasil mencatatkan dua assist di laga pertama ini, kedua assist itu ditujukan untuk striker kami yaitu Risadi yang berhasil mencetak 2 gol. Satu gol lagi dari bunuh diri pemain bertahan Palangka United yang salah mengantisipasi umpan tarik dariku dan malah menghalau bola ke gawang sendiri.
__ADS_1
Setelah pertandingan selesai, kami memberikan tepuk tangan sekali lagi ke arah penonton. Aku juga melambaikan tangan kepada mereka dan berterima kasih sudah memberikan dukungan untuk kami, walaupun sedikit tetapi itu tetap saja sangat berarti bagiku dan juga seluruh tim. Ku lihat di ujung sana, Keisha juga bertepuk tangan dengan sangat semangat.
Setelah itu kamipun kembali ke lorong yang mengarah ke ruangan loker kami, di perjalanan ke arah loker itulah aku terus mendengar sorak demi sorak para penonton yang sangat senang dengan kemenangan pertama kami. Selain itu aku juga mendengar satu suara yang tidak asing ditelinga ku, suara sistem yang lama tidak kudengar dan aku tahu kalau aku berhasil menyelesaikan misi hari kali ini.