Sistem Sepakbola: Classic Number 10

Sistem Sepakbola: Classic Number 10
Chapter 151: Tawaran Dari Beberapa Klub


__ADS_3

Pagi hari di kantor utama tim Pengambangan Cananga FC hari ini terasa begitu tegang. Semua orang yang memiliki posisi penting seperti head coach dan yang lainnya menghadiri rapat kali ini, ini karena pembahasannya yang dirasa cukup penting dan head coach Pengambangan Cananga FC yaitu Coach Giovanni Almeida harus mengetahui berita ini.


Kejadian hari ini bermula ketika kantor Pengambangan Cananga FC mendapatkan email dari beberapa klub yang berlaga di eropa. Awalnya petugas administrasi mengira itu hanyalah ajakan friendly match atau ajakan berpartisipasi dalam pertandingan amal, namun ketika petugas administrasi membacanya sekali lagi barulah dia langsung heboh seperti ayam yang baru bertelur.


Petugas administrasi langsung melaporkan email itu ke manejemen, dan pihak manajemen terkejut dan langsung merencanakan rapat untuk membahas hal ini di pagi harinya. Itulah yang terjadi malam tadi, dan itulah mengapa banyak orang berkumpul di ruangan rapat klub.


"Jadi sebenarnya saya memanggil coach Giovanni selaku pelatih kepala tim ini untuk membahas hal yang dirasa cukup penting bagi klub ini" ujar si manajer klub pada Coach Giovanni.


Coach Giovanni tersenyum kecil, dia tidak menyukai politik klub. Giovanni yakin kalau hal yang dirasa penting oleh klub itu adalah pencapaian-pencapaian yang sangat tidak masuk akal, sudah beberapa kali Giovanni mendengar itu dan ekspektasi tidak terlalu bagus.


Namun ternyata kali ini berbeda, berita kali ini cukup mengagetkan dirinya sampai-sampai dia tidak bisa berkata-kata untuk beberapa saat.


"Jadi soal rapat hari ini berkaitan dengan salah satu pemain kita, pemain yang baru saja bergabung dengan kita dan sepertinya cukup menjadi aset penting bagi klub ini. Namanya Rizaldi Fatah, dia pemain yang sekarang berada di pengawasan anda kan Coach Giovanni?" ucapan dari sang manajer klub membuat Giovanni sedikit menyudutkan matanya.


Manajer klub kembali berkata sambil memperlihatkan beberapa email yang diterima oleh klub malam tadi. "Ini beberapa email dari klub yang menyatakan ketertarikannya kepada pemain bernama Rizaldi Fatah"


Coach Giovanni memperhatikan semua email itu dengan seksama, setelah selesai beliau lalu memberikan email itu kepada Coach Satria Hutama yang juga ikut di dalam rapat itu untuk mendampingi Coach Giovanni. Reaksi Coach Satria seperti orang yang baru saja mendapatkan durian runtuh. Coach Satria begitu heboh melihat semua aplikasi kepada Rizaldi Fatah itu, sampai-sampai dirinya harus ditegur dulu sebelum akhirnya dia mendapatkan ketenangannya kembali seperti pada awalnya.


"Semua tawaran ini? Rizaldi Fatah sangat hebat Coach!" ujar Coach Satria begitu semangat, tetapi tidak untuk Coach Giovanni Almeida.


Dirinya masih merasakan kebimbangan yang mendalam, beliau masih ingin membimbing Rizaldi Fatah lebih lama lagi namun beliau juga tidak ingin membuat karir Rizaldi Fatah di situ-situ saja. Coach Giovanni merasa dirinya punya tanggung jawab besar soal masa depan yang dimiliki oleh Rizaldi Fatah, dia tidak ingin merusak mimpi anak muda itu.


Tetapi semua aplikasi yang masuk itu cukup bagu, pihak manajemen sebenarnya memberikan semua keputusan akhir kepada Coach Giovanni Almeida, karena beliaulah yang melihat pertama kali potensi Rizaldi Fatah setelah semua orang meremehkan sosoknya yang dianggap baru memasuki dunia sepakbola itu.

__ADS_1


Coach Giovanni masih bimbang, dia kelihatannya tidak bisa menjawabnya pada pertemuan kali ini. Pihak manajemen memahami hal itu, dan mereka bersabar untuk menunggu keputusan akhir darinya sosok Coach Giovanni.


Memang semenjak penampilan apiknya bersama Pengambangan Cananga FC senior, Rizaldi Fatah jadi banyak yang mulai memperhatikannya. Walaupun kemarin sewaktu Pengambangan Cananga FC bertemu dengan Tarakanita Jakarta FC mereka mengalami kekalahan, tetapi Rizaldi tampil cukup gemilang di pertandingan kala itu.


Rizaldi mencatatkan satu assist di pertandingan itu, 300 passing yang tingkat akurasinya mencapai hingga 86%. Rizaldi juga menjadi pemain paling aktif yang bergerak kesana-kemari mencari ruang, tetapi sayangnya Tarakanita Jakarta FC benar-benar lebih kuat dari mereka. Walaupun Tarakanita Jakarta FC tidak menurunkan Yoga Hilmawan karena harus absen membela timnas U-17 berlaga di Piala AFF, namun kekuatan serangan mereka tidak berkurang ketajamannya.


Sayang sekali Pengambangan Cananga harus kalah, tetapi mereka masih jauh dari titel juara sehingga masih aman untuk sementara ini.


Sambil berjalan, Coach Giovanni masih memikirkan apa yang baru saja mereka bahas di ruangan rapat tadi. Sampai di ruangannya, Coach Giovanni kembali melihat beberapa email dari klub yang menunjukkan minatnya kepada Rizaldi Fatah.


"Saya terkejut sekali coach dengan tawaran yang masuk untuk Rizaldi, saya tidak menduga ada beberapa klub top di liga Asia yang juga ingin jasa servis Rizaldi Fatah" Coach Satria masih belum bisa menyembunyikan rasa senangnya.


Sedangkan Coach Giovanni masih menunjukkan wajah dua belas, tidak tahu harus berbuat apa. Dari banyaknya pilihan itu dirinya lebih memilih untuk membicarakan hal ini dengan Rizaldi terlebih dahulu, dia tidak ingin Rizaldi terlalu cepat mengambil keputusan dan juga tidak ingin terlalu lama berproses, tentunya ini adalah satu kesempatan.


Ada tawaran dari Nagoya Grampus, Ansan Greeners FC, dan bahkan Selangor FA. Namun ada satu tawaran yang sangat menarik, salah satu tim yang bermain di liga kasta ketiga Liga Inggris atau EFL League One. Klub yang meminati Rizaldi adalah Milton Keynes Dons, atau klub yang sering dipanggil MK Dons.


"Yang benar Coach? Saya tidak melihat aplikasi itu sebelumnya" ucap coach Satria tidak percaya, dia yakin betul sudah melihat semua email itu dengan teliti.


"Kau lihat saja sendiri" Coach Giovanni memberikan email dari klub Milton Keynes Dons kepada Coach Satria, dan semakin terkejut lah Coach Satria dibuatnya.


"Demi apa Milton Keynes Dons! Kesempatan Rizaldi untuk bermain di liga Inggris semakin terbuka lebar Coach!" ucap Coach Satria.


Tetapi tidak untuk Coach Giovanni, dia menganggap hal ini bukanlah berita bagus namun tidak pula berita buruk. Memang saat ini MK Dons bermain di divisi ketiga liga Inggris, jika mereka bermain bagus selama 2 musim mereka bisa saja dipromosikan ke liga Inggris. Tetapi peluang Rizaldi bermain di liga inggris tidaklah semudah yang dikira.

__ADS_1


Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Rizaldi Fatah untuk bisa bermain di Liga Inggris, tidak bisa langsung main begitu saja. Ada regulasi yang harus dirinya tempuhi terlebih dahulu, yang lebih mudah adalah mendapatkan status home-grown klub.


"Maksud Coach, Rizaldi harus bertahan di liga inggris minimal 3 tahun?" Coach Satria bertanya pada Coach Giovanni soal status Home-grown tadi.


"Ya benar sekali" Jawab Coach Giovanni. "Rizaldi tidak boleh pindah liga selama masa mendapatkan status home-grown itu, jika ada kasus dimana Rizaldi pindah ke liga lain sebelum dirinya mendapatkan status home-grown, maka Rizaldi harus mereset kembali hitungan mendapatkan status home-grown nya. Dan batas usia untuk mendapatkan status home-grown hanya sampai umur 21 tahun saja"


Muncul wajah rumit Coach Satria Hutama setelah mendengar penjelasan dari Coach Giovanni, dirinya merasakan hal yang rumit dari semua itu. Namun semua itu ada alasannya tersendiri.


Coach Giovanni melanjutkan penjelasannya. "Mengapa Rizaldi memerlukan status home-grown untuk bermain di liga Inggris? Tidak seperti pemain-pemain lain yang langsung bisa bermain di liga Inggris, itu karena Rizaldi lahir dan besar di Indonesia"


Coach Satria semakin bingung. "Apa hubungannya dengan Rizaldi yang lahir di Indonesia?"


Alasan khususnya karena rangking FIFA Indonesia sendiri berada jauh dari 50 besar. Negara-negara yang berada di rangking FIFA dibawah 50 besar tidak bisa langsung bermain di liga Inggris begitu saja, seperti negara-negara yang mempunyai rangking FIFA di atas 50 seperti negara Brazil atau Argentina.


Ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh negara yang mempunyai rangking FIFA di bawah 50 besar untuk bisa bermain di kasta teratas liga Inggris itu. Pertama mendapatkan status home-grown klub selama 3 tahun hingga usia pemain 21 tahun. Lalu kedua ada pengumpulan poin dan pengumpulan poin ini akan sangat sulit dilakukan oleh Indonesia yang berada jauh sekali di rangking 50.


Pemain yang berasal dari Indonesia, untuk bisa bermain di liga Inggris tanpa memperhatikan status home-grown, mereka bisa mengumpulkan 15 poin untuk bisa bermain di liga Inggris. Dari mana poin ini berasal? Berasal dari pengalaman bermain di level klub dan juga level timnas. Dan mengapa hal ini begitu sulit dilakukan walaupun hanya mengumpulkan 15 poin saja? Itu karena setiap liga memiliki jumlah pengumpulan poin yang berbeda-beda dan tergantung rangking di FIFA sekali lagi.


Jadi hal paling masuk akal yang bisa dilakukan oleh Rizaldi untuk bisa bermain di Liga Inggris adalah yaitu mendapatkan status home-grown klub di Milton Keynes Dons.


"Kita harus membicarakan hal ini terlebih dahulu pada Ward Prowse, kita dengarkan apa pendapatnya lalu saat itu kita putuskan keputusan akhirnya" ucap Coach Giovanni.


"Siap Coach! Saya akan memanggil Rizaldi kesini untuk membicarakan tentang hal ini" lalu Coach Satria pergi meninggalkan ruangan untuk pergi menemui Rizaldi.

__ADS_1


Ketika Coach Satria meninggalkan ruangan, Coach Giovanni sekali lagi menunjukkan wajah gelisah nya. Dirinya benar-benar tidak ingin Rizaldi mengambil keputusan yang terlalu gegabah, namun dirinya juga tidak ingin menghalang-halangi Rizaldi dalam meraih mimpinya.


__ADS_2