Sistem Sepakbola: Classic Number 10

Sistem Sepakbola: Classic Number 10
Chapter 148: Versus Jeonbuk Hyundai Motors


__ADS_3

Pertandingan hari ini pun dimulai, diawali dari kick-off yang dilakukan oleh pemain Pengambangan Cananga FC. Mereka semua tahu kalau mereka disini datang sebagai underdog. Banyak yang meremehkan mereka semua, tim kecil dari liga yang juga berperingkat rendah, mereka hanyalah tim kecil di mata Jeonbuk Hyundai Motors yang sudah mencicipi trofi AFC Champions League ini. Kasta liga mereka juga jauh lebih tinggi dari kasta liga Indonesia yang baru-baru saja mulai berbenah, namun karena itu para pemain Pengambangan Cananga FC dan juga para official tidak ingin kalah begitu saja, mereka ingin membuktikan kalau mereka juga bisa bicara banyak dikesempatan kali ini.


Pengambangan Cananga FC memulai laga dengan melakukan operan-operan pendek saja, mereka mencoba memancing para pemain Jeonbuk Hyundai Motors untuk maju sedikit lebih sedikit meninggalkan sarangnya, ini mereka lakukan karena mereka sadar kalau mereka bermain agresif, tim Hyundai Motors pasti akan mudah membalikkan keadaan. Slow build-up adalah jawaban tepat dari semua itu, itulah yang diyakini oleh Coach Giovanni pada saat pembahasan game plan hari itu. Permainan cepat mereka biasanya tidak akan berjalan baik saat berhadapan dengan gaya permainan Jeonbuk Hyundai Motors yang juga memainkan permainan sepakbola cepat namun tepat. Coach Giovanni nyatanya tidak ingin kalah dilaga pembuka dan menargetkan 3 poin untuk itu!


Memasuki menit ke 15, Pengambangan Cananga mulai bermain lebih terbuka namun mereka tetap memainkan slow build-up mereka. Lalu memasuki menit ke-20 mereka mendapatkan sebuah kesempatan emas. Adam Sala yang melihat sebuah celah yang tercipta karena kesalahan pemain Jeonbuk Hyundai Motors langsung memberikan bola kedepan. Bola jatuh di kaki Rizaldi Fatah, dia melakukan sentuhan yang sangat baik sampai mengelabui pemain Jeonbuk yang sedang mengawalnya.


Rizaldi menggiring bola dengan sangat lincah, tidak ada yang tahu kalau saat ini Rizaldi seperti Kvaratskhelia di masa emasnya ketika bergabung bersama Napoli. Kecepatannya, kelincahannya, keluwesannya dalam membawa bola menjadi momok tersendiri bagi pertahanan Jeonbuk. Hingga akhirnya Rizaldi mendapatkan kesempatan untuk melakukan shooting ke gawang Jeonbuk di menit ke-21. Rizaldi mengarahkan tendangannya ke sisi kanan gawang, sebuah tembakan keras dan menghujam menuju ke gawang Jeonbuk, akan tetapi kiper Jeonbuk tepat sekali berdiri ke arah jalur datangnya bola sehingga mudah saja untuk ditangkap oleh kiper Jeonbuk. Walaupun begitu tetap saja Pengambangan Cananga FC menunjukkan kelas mereka di awal-awal babak pertama ini. Satu peluang emas diciptakan dari satu kali tendangan ke arah gawang saja, mereka sudah lebih dekat dari gol, begitulah pikir mereka saat itu sebelum akhirnya mereka kembali tersadar akan realita sesungguhnya.


Jeonbuk Hyundai Motors bukalah tim yang mudah untuk ditekan, mereka langsung melakukan serangan balasan setelah serangan yang dilakukan oleh Pengambangan Cananga FC tadi. Mereka mulai menekan pertahanan tim tamu, sampai-sampai tim tamu mulai bertahan seluruhnya. Dalam 15 terakhir, Jeonbuk Hyundai Motors berhasil melakukan tekanan menyeluruh untuk para pemain bertahan tim tamu. 7 kali tendangan mereka lancarkan dalam 15 menit terakhir, 3 diantaranya berhasil on-target dan menghasilkan 5 kali sepak pojok, untungnya Derry Yanuar yang menjadi palang pintu terakhir pertahanan tim Pengambangan Cananga FC berhasil menggagalkan serangan demi serangan yang dilakukan oleh Jeonbuk Hyundai Motors FC.


Derry berhasil melakukan 2 save penting selama ditekan oleh tim lawan, dan karena kepiawaiannya tim Jeonbuk Hyundai Motors mulai sedikit frustasi dibuatnya.

__ADS_1


Sepak pojok kembali di dapatkan oleh tim Jeonbuk Hyundai Motors, pemain Jeonbuk sudah melakukan sepak pojok, bola mengarah ke depan gawang dan membuat Derry ingin mengejar bola itu terlebih dahulu sebelum di sundul oleh pemain lawan. Namun Derry, dia kembali merevisi pandangannya. Dia melihat seorang pemain Jeonbuk Hyundai Motors yang berlari cepat tanpa pengawalan mengarah ke arah bola. Derry pun tidak jadi maju, dia kembali mundur dan lebih memilih bersiap untuk menepis bola yang datang, dan pilihannya tepat sekali.


Ketika pemain itu berhasil menyundul bola, bola melengkung dengan tajam menghujam gawang tetapi Derry sudah siap menerima bola tersebut, bola berhasil ditangkap oleh Derry dengan sempurna dan membuat pemain Jeonbuk Hyundai Motors tadi langsung berteriak karena frustasi.


Derry melihat sebuah kesempatan, Derry langsung menendang bola ke arah depan. Bola diterima oleh Rizaldi Fatah dengan sangat baik, situasi berubah drastis yang membuat keuntungan bagi Pengambangan Cananga FC. Karena Jeonbuk Hyundai Motors terus menekan akibatnya pertahanan mereka mulai kendor dan itu coba dimanfaatkan oleh Rizaldi Fatah.


Situasi 2 lawan 3, Rizaldi berpikir untuk memberikan bola pada Anan Riswan, namun dia tidak yakin bola bisa sampai ke kali Anan Riswan tanpa di intersepsi oleh pemain Jeonbuk. Akhirnya Rizaldi melakukan gerakan tipuan yang seolah-olah ingin memberikan umpan ke Anan Riswan, namun Rizaldi langsung melakukan gerakan tipuan dan berhasil menipu pemain bertahan Jeonbuk Hyundai Motors.


Para eksekutor tendangan bebas berkumpul. Adam Sala, Anan Riswan, Ednilson Silva dan bahkan Rizaldi Fatah berkumpul untuk berdiskusi siapa yang melakukan tendangan dan seperti apa skemanya. Rizaldi tampil percaya diri, dia meminta untuk melakukan tendangan bebas langsung ke gawang.


Tentu saja apa yang diucapkan oleh Rizaldi itu sedikit membuat mereka semua terkejut, namun ketika melihat mata Rizaldi yang seperti berapi-api itu membuat mereka semua jadi percaya dengan tekad Rizaldi. Akhirnya Rizaldi pun bersiap mengambil tendangan bebas, kiper tim Jeonbuk Hyundai Motors mulai mengatur pagar betis untuk melindungi gawang dari tendangan Rizaldi Fatah.

__ADS_1


Rizaldi mencari-cari di mana posisi yang pas untuk mengarahkan bola, dengan mata setajam mata burung elang Rizaldi pun sudah mulai menargetkan di mana ia harus memasukkan bola.


Peluit pun ditiup oleh wasit, Rizaldi mengambil langkah cukup jauh dari bola yang membuatnya berlari-lari kecil sebelum melakukan tendangan. Rizaldi lalu melesatkan tembakan yang keras sekali, dengan teknik knuckle shoot Rizaldi melesatkan bola yang menghujam gawang Jeonbuk Hyundai Motors dengan sangat kejam. Bahkan kiper Jeonbuk tidak sempat beraksi sama sekali, dia hanya bisa tertunduk ketika menyadari bola secepat peluru nyasar itu masuk begitu saja ke gawang yang dirinya jaga.


Rizaldi langsung berlari ke samping tribun untuk melakukan selebrasi, gol yang tercipta di menit ke-33 itu menjadi gol satu-satunya yang tercipta di babak pertama, dan bahkan yang menjadi satu-satunya yang tercipta di pertandingan hari ini.


Pertahanan kedua tim sama-sama kuat, para pemain Pengambangan Cananga FC tidak berhasil melipat gandakan skor di babak kedua, dan juga hal itu berlaku untuk para pemain Jeonbuk Hyundai Motors yang tidak bisa mengejar ketertinggalan mereka di babak kedua.


Rizaldi didapuk menjadi man of the match dipertandingan kali ini. Rizaldi menciptakan 6 peluang dari 10 kali percobaannya dan bahkan dia berhasil mencetak gol satu-satunya di pertandingan hari ini lewat servis tendangan bebas, selain itu catatan miliknya yang lain juga menunjukkan hal yang positif yang membuatnya pantas untuk didapuk sebagai man of the match pertandingan hari ini.


3 poin penting berhasil mereka dapatkan, pasukan Pengambangan Cananga FC bisa kembali dengan tenang ke Indonesia dengan hasil 3 poin penuh di tangan mereka.

__ADS_1


__ADS_2