Sistem Sepakbola: Classic Number 10

Sistem Sepakbola: Classic Number 10
Chapter 124: Melawan Sevilla B


__ADS_3

Kedatangan Albert Gilardino kemarin membuat pemain Pengambangan Cananga FC terkejut bukan main. Apalagi setelah Gilardino memperkenalkan dirinya kalau dirinya adalah teman dekat dari pelatih mereka, Coach Giovanni Almeida.


Siapa yang tidak mengenal Gilardino? Alberto Gilardino sendiri adalah pemain yang sudah bisa dikatakan legenda hidup Italia. Alberto Gilardino bahkan menjadi bagian skuad Italia pada saat mereka memenangkan Piala Dunia di tahun 2006.


Selain itu, banyak lagi prestasi yang ditorehkan Alberto Gilardino pada saat dirinya menjadi seorang pemain. Gilardino juga termasuk kedalam pencetak gol terbanyak sepanjang masa Serie-A. Sewaktu masih membela AC Parma di tahun 2002-2005, Gilardino mencatatkan 50 gol dari 96 penampilannya, membuatnya menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub AC Parma. Prestasi terbaik dari karir sepakbola Alberto Gilardino adalah saat dirinya membela AC Milan. Pada saat itu, Gilardino berhasil membantu AC Milan menjadi kampiun Eropa, setelah mengalahkan Liverpool di Athena. Kala itu, dua gol diciptakan oleh Filippo Inzaghi dan dibalas oleh gol Dirk Kuyt.


Banyak lagi prestasi yang ditorehkan oleh Alberto Gilardino selama menjadi pemain sepakbola, kini di usianya yang sekarang Alberto Gilardino juga masih bergelut di dunia sepakbola, lebih tepatnya di dunia kepelatihan.


Prestasinya sebagai manajer klub belum sementereng prestasinya selama menjadi pesepakbola, namun bukan berarti Alberto Gilardino adalah manajer yang buruk. Selama tahun 2020-2021, Alberto Gilardino menukangi ACR Sienna 1904 yang sempat bermain di liga teratas liga Italia. Namun karena berbagai masalah hutang, klub ini terpaksa turun kasta hingga keempat Liga Italia. Tetapi perlahan-lahan, dibawah kepemimpinan Alberto Gilardino, Sienna kembali ke performa terbaik mereka dengan berhasil menjuarai kasta ketiga liga Italia dan berhasil masuk ke Serie-B.


Setelah dengan langkah fenomenalnya bersama dengan Sienna. Alberto Gilardino melanjutkan karir kepelatihannya bersama dengan salah satu klub yang baru promosi ke Serie-A di musim 2024-2025, yaitu Venezia FC. Romantisme mereka berdua berbuahkan hasil yang bagus, di musim perdananya, Gilardino berhasil membawa Venezia finish di papan tengah klasemen liga Italia dan berhasil mengamankan tiket ke UEFA Conference League untuk Venezia FC. Di musim keduanya bersama Venezia FC, Gilardino berhasil membawa Venezia FC melaju hingga ke final Conference League dan hampir saja menjadi kampiun. Setelah itulah, Sevilla datang menghampiri Gilardino dan menawarkannya posisi sebagai Manajer hingga saat ini.


Bersama Sevilla sejauh ini, Alberto Gilardino berhasil mempersembahkan piala Copa del Rey, Piala Raja, dan UEFA Europa League. Sebab itu Alberto Gilardino termasuk kedalam beberapa nama pemain sepakbola yang sukses menjadi Manajer klub sepakbola.

__ADS_1


Untuk itulah pemain Pengambangan Cananga FC sudah tidak bisa menahan api semangat mereka untuk melawan tim Sevilla FC yang ditangani oleh Alberto Gilardino.


Hari ini mereka datang ke markas besar klub Sevilla FC, Ramón Sánchez-Pizjuán. Walaupun hanya pertandingan persahabatan saja, namun dukungan dari supporter Sevilla FC masih terlihat banyak memenuhi kursi-kursi di Ramón Sánchez-Pizjuán, membuat hawa yang sangat berbeda untuk para pemain Pengambangan Cananga FC yang seperti tim antah berantah di hadapan mereka semua.


"Lihatlah mereka semua itu! Mereka mendukung kita semua!" ujar Anan Riswan dengan begitu polosnya, melihat para supporter Sevilla FC yang datang untuk melihat klub kebanggaan kota mereka bertanding.


"Itu bukan untuk kita bodoh! Itu untuk Sevilla. Memangnya siapa kita di tanah asing ini?" sang kapten langsung menepis kebodohan Anan.


Sang pelatih Sevilla FC masih sempat untuk menyapa mereka semua di lorong pemain, dia juga beberapa kali bercengkrama dengan Coach Giovanni Almeida karena mereka berdua adalah teman lama.


"Aku pun berharap demikian, Gilardino" balas Coach Giovanni, namun tidak ada senyuman sama sekali di wajahnya, membuat Gilardino tertawa kecil melihat itu.


"Kau selalu begini semenjak di Genoa, kau tidak pernah berubah ya Gio" Gilardino tertawa sambil menepuk-nepuk pundak coach Giovanni, level tingkat maximum yang pernah dilihat oleh para pemain Pengambangan Cananga FC.

__ADS_1


Para pemain Pengambangan Cananga FC sudah bisa merasakan ada badai yang sedang berkecamuk di dalam diri coach mereka itu, namun tatapan yang sedingin hujan di bulan Nopember itu sudah membuat mereka merinding disko tidak karuan. Mereka semua mulai memikirkan apa yang akan terjadi pada Coach Gilardino setelah berani menepuk-nepuk pundak Coach Giovanni sambil tertawa kecil.


Dan kejadian yang mereka pikirkan pun terjadi. Coach Giovanni menangkap tangan Coach Gilardino yang ada di pundaknya tadi, lalu coach Giovanni genggam tangan itu dengan kuat dan menyingkirkan tangan itu dari bahunya. "Lepaskan tangan kotor mu itu Albert!" ucap Coach Giovanni dengan sangat dingin, bahkan kali ini Coach Giovanni memanggil Gilardino dengan sebutan Albert, itu menandakan dia sudah marah besar.


Dan anehnya, Alberto Gilardino tidak takut sama sekali, dia hanya tertawa menanggapi apa yang dilakukan oleh Coach Giovanni itu. "Itu juga, kau benar-benar tidak berubah Gio. Kau selalu dingin seperti ini, namun sebenarnya kau adalah orang yang selalu memperhatikan setiap orang di sekitarmu" ujar Gilardino lagi yang membuat Coach Giovanni terdiam seketika.


Seketika itu juga, Coach Giovanni langsung menjauh pergi dan itu membuat para pemain Pengambangan Cananga FC terkejut, karena baru pertama kali ini mereka melihat pelatih mereka yang terkenal sebagai seorang Ice Cold Manajer itu tidak bisa berkata-kata dan lebih memilih kabur setelah diberikan fakta yang mengejutkan tentang dirinya.


"Kalian baru melihat sisi itu dari sosok pelatih kalian itu kan?" ucap Gilardino kepada para pemain Pengambangan Cananga FC. "Aku benar-benar merindukan masa di mana kami bermain untuk Genoa, sayangnya itu adalah masa di mana aku sudah melewati fase prima ku" mata Gilardino sedikit berbinar-binar mengingat masa-masa indahnya sebagai pemain sepakbola.


"Semoga kalian beruntung di lapangan nanti, dan tunjukkan semangat bermain kalian semua" ucap Gilardino sebelum pergi untuk mengecek keadaan skuadnya yang akan berhadapan dengan pemain Pengambangan Cananga FC hari ini.


"Siap coach!" ucap pemain Pengambangan Cananga FC serentak dengan nada yang serupa, seperti tentara yang tengah bersiap-siap untuk pergi berperang.

__ADS_1


Lalu para pemain Pengambangan Cananga FC pun mulai bersiap-siap untuk memulai laga, mereka pergi ke ruang ganti untuk melakukan persiapan mereka. Mereka semua ingin menunjukkan performa terbaik mereka hari ini, demi mendapatkan tempat di dalam skuad utama nantinya.


__ADS_2