
Keisha, adiknya Rizaldi sangat gelisah akhir-akhir ini. Ini dikarenakan saat dirinya melihat abangnya dijemput oleh seorang perempuan muda yang bisa dibilang sangat cantik di matanya. Bagi Keisha, Salma yang selama ini menghiasi kehidupan kakaknya itu sudah sangat cantik, Keisha bahkan sedikit minder ketika melihat Salma yang menurutnya terlalu jauh untuk dicapai itu. Salma sudah cantik dan juga kepalanya encer, serta anak seorang konglomerat.
Apa sebenarnya alasan Keisha tidak suka abangnya terlalu dekat dengan Salma? Karena dirinya terlalu sering menonton drama dari negara Korea yang sedang booming di kalangan anak-anak muda. Di salah satu serial yang ditontonnya itu, ada seorang protagonis laki-laki yang tersakiti oleh perlakuan heroine utama di series itu yang seorang anak konglomerat. Akhirnya si protagonis tersakiti hingga akhir series melihat sang pujaan hati bersanding dengan sang antagonis.
Tetapi kali ini, pemeran lain mulai muncul di series kehidupan abangnya. Seorang perempuan muda berada, lahirnya di luar negeri dengan pipi tirus dan memiliki bola mata berwarna biru seperti batu safir. Rambutnya sebahu yang kadang dia gonta ganti warnanya dan memiliki aset yang lebih besar daripada Keisha, tentu saja dirinya gelisah melihat hal seperti itu datang ke kehidupan kakaknya. Insting seorang adik yang ingin melindungi kakaknya muncul begitu saja dalam hidupnya.
Setiap kali Keisha melihat abangnya datang dan dijemput oleh perempuan itu, membuat dirinya sedikit sakit hati. Tetapi dia tidak ingin bertanya pada abangnya tentang hal itu, dia tidak ingin membuat abangnya membenci dirinya karena masalah ini.
Di sisi lain, Rizaldi sudah mengetahui apa yang membuat Keisha gelisah. Tetapi dirinya tidak bisa berbuat apa-apa untuk itu, Rizaldi juga takut untuk mengatakan hal yang sebenarnya pada adiknya itu. Rizaldi berkaca pada kejadian pada saat dirinya hendak pergi ke Korea Selatan untuk bertandang ke markas Jeonbuk Hyundai Motors di laga pembuka AFC Champions League. Kala itu Keisha marah pada dirinya yang ingin pergi jauh, dan sampai mengancam Rizaldi agar tidak ikut pergi ke pertandingan itu.
Rizaldi tidak sanggup untuk bilang pada Keisha kalau dirinya akan pergi ke Buckinghamshire tahun depan, dia tidak sampai hati melihat adiknya menangis kalau dia langsung bilang padanya. Tetapi dia juga tak sampai hati bila menemui hari berpisah dengan sang adik tanpa mengucapkan apapun pada dirinya.
Rizaldi sudah berbicara empat mata dengan ibunya mengenai hal ini, bahkan ibunya sudah bertemu dengan Andra Almeida yang merupakan agen Rizaldi saat ini. Ibu Rizaldi merestui dan setuju saja soal kepergian Rizaldi ke Inggris nanti, dan ibunya berjanji akan menyimpan hal ini rapat-rapat pada Keisha sebelum waktunya Rizaldi sendiri yang akan bilang pada Keisha.
Dan hari ini adalah lanjutan Indonesia Premier League setelah libur selama sepekan, para pasukan Garuda Muda juga sudah kembali dari Malaysia dengan hasil terbaik. Skuad Timnas U-17 yang bersaing di piala AFF berhasil menjadi kampiun dengan mengalahkan tuan rumah Malaysia dengan skor 2-1.
__ADS_1
Di turnamen itu, Yoga Hilmawan mengukuhkan dirinya sebagai pemain terbaik dan juga pencetak gol terbanyak dengan 6 gol yang mengantarkan Garuda Muda memenangkan turnamen bergengsi di level ASEAN itu. Derry Yanuar didapuk menjadi penjaga gawang terbaik dengan berhasil mencatatkan 24 penyelamatan, serta hanya kebobolan 4 gol saja di semua pertandingan.
Derry Yanuar memamerkan sarung tangan emasnya di ruang ganti, ada sedikit rasa iri muncul di benak Rizaldi saat melihat kesuksesan sahabatnya itu namun dirinya langsung melupakan hal itu dan memberikan selamat kepada Derry yang berhasil membawa nama negara menjadi yang terbaik di ASEAN dan membawa timnas U-17 bisa bermain di kualifikasi untuk piala Asia U-17 nanti yang akan diadakan di Jepang.
Rizaldi tidak menceritakan soal transfernya pada teman-temannya, dirinya menyimpannya untuk dirinya sendiri saat ini, lalu Coach Giovanni datang ke ruang ganti dan memanggil Rizaldi untuk datang ke ruangannya.
"Ada apa coach?" ucap Rizaldi setelah mengetuk pintu beberapa kali.
"Masuk saja ke dalam" Coach Giovanni menyuruh Rizaldi langsung masuk ke dalam ruangan beliau.
"Lancar coach, tetapi saya minta pada mereka untuk menunggu saya selama satu tahun lagi"
Mendengar ucapan dari Rizaldi tadi, Coach Giovanni hampir saja mencipratkan cappucino yang baru saja ia minum ke wajah Rizaldi. Tidak di duga sama sekali, Rizaldi malah meminta pihak dari Milton Keynes Dons untuk menunggunya selama satu tahun lagi, dan itu disetujui oleh pihak Milton Keynes Dons sendiri sebagai bagian dari negosiasi mereka berdua saat itu.
"Untuk apa kau meminta satu tahun lagi? Kau bisa langsung bergabung bersama mereka, memulai laga di musim dingin bila saat ini"
__ADS_1
Tentu saja itu menjadi tanda tanya besar untuk Coach Giovanni, siapa yang mau menolak tawaran dari klub luar yang lumayan memiliki prospek cerah seperti Milton Keynes Dons. Mereka memang saat ini bermain di kasta ketiga liga Inggris, akan tetapi kualitas mereka juga tinggi bahkan melebihi beberapa klub di negara lain. Bahkan jika dibandingkan dengan Pengambangan Cananga, perbandingannya bagai Samudera Pasifik dengan Sungai Biuku. Begitu jauh bedanya.
Tetapi Rizaldi ingin bertahan di Pengambangan Cananga terlebih dahulu sebelum pergi ke Milton Keynes, itu tandanya sampai akhir musim bersama Pengambangan Cananga dan memulai musim yang baru bersama Milton Keynes. Tentunya Coach Giovanni bertanya pada Rizaldi apa alasannya dibalik semua ini, dirinya tidak mengerti dengan jalan pikiran anak satu ini.
Rizaldi dengan tegas menjawab. "Saya ingin membuat pembuktian di sini Coach!" matanya begitu tajam menatap Coach Giovanni, yang menandakan dirinya benar-benar serius tentang ini.
"Pembuktian apa lagi yang kau mau tunjukkan di sini Ward Prowse? Kau sudah melebihi ekspektasi ku selama ini"
Apa yang dikatakan oleh Coach Giovanni memang benar adanya. Rizaldi memang sudah melampaui apa yang diharapkan oleh Coach Giovanni sebelumnya. Dia bermain bagus sekali di tim muda, berjuang dari bawah sekali sampai akhirnya bermain untuk tim utama dan bermain secara reguler di umur 16 tahun. Bahkan permainannya begitu konsisten, sampai-sampai membuat Coach Giovanni mengesampingkan Kenzo yang memiliki posisi serupa dengan Rizaldi. Selain itu Rizaldi juga bisa bermain di berbagai posisi, itu menjadikannya spesial di mata Coach Giovanni dan Rizaldi selalu menunjukkan kapasitasnya di setiap pertandingan yang dirinya jalani selama ini.
Lalu Rizaldi pun mengatakan satu hal yang membuat Coach Giovanni tambah terkejut.
"Saya ingin menjadi juara bersama Pengambangan Cananga. Saya ingin juara Indonesia Premier League bersama Pengambangan Cananga. Saya ingin juara Indonesia Super Cup bersama Pengambangan Cananga, dan juga saya ingin juara Liga Champion Asia bersama dengan Pengambangan Cananga FC. Itulah yang ingin saya buktikan sebelum saya pergi ke Milton Keynes Dons musim depan coach!"
Coach Giovanni terdiam, dirinya tercengang melihat anak muda di depannya itu berkata seperti itu tanpa berkedip sama sekali. Dengan kata lain Rizaldi ingin menjadi trebel winner bersama dengan Pengambangan Cananga FC. Tidak hanya ingin trebel winner, tetapi ingin membawa Pengambangan Cananga FC menjadi trebel winner dengan permainannya. Tanpa perlu menanyainya lagi, Coach Giovanni sudah yakin sekali kalau bocah itu tidak bicara omong kosong saat ini dan sekarang ini.
__ADS_1