Sistem Sepakbola: Classic Number 10

Sistem Sepakbola: Classic Number 10
Chapter 138: Laga Pembuka Indonesia Premier League


__ADS_3

Sekitar empat ribu penonton memadati Stadion Cananga hari ini, mereka semua berkumpul untuk menonton pertandingan pembuka Indonesia Premier League di hari Minggu ini, yang mempertemukan Pengambangan Cananga FC sebagai tuan rumah yang akan menjamu Singosari FC sebagai tim tamu.


Materi skuad Pengambangan Cananga FC tidak banyak mengalami perubahan dari musim lalu, hanya ada beberapa nama baru saja yang mereka datangkan di bursa transfer kali ini, termasuk salah satu striker berbahaya yang dimiliki Mataram Alceo FC, Ednilson Silva yang baru saja bergabung ke Pengambangan Cananga FC dengan nilai transfer 3 miliar Rupiah.


Selain mendatangkan Ednilson Silva dari Mataram Alceo. Pengambangan Cananga FC juga mendatangkan pemain berposisi sebagai pemain bertahan, berusia 26 tahun yang berasal dari negara Pantai Gading. Edema Balogun, di datangkan dari tim di liga Pantai Gading dengan harga mencapai 10 miliar rupiah. Pengambangan Cananga tidak asal-asalan mendatangkan pemain itu. Edema Balogun menjadi pilar penting tim ASEC Mimosas menjuarai divisi utama liga Pantai Gading musim lalu. Karena itulah Pengambangan Cananga FC jadi terpincut untuk mendatangkan Edema Balogun, terlebih lagi mereka harus bersaing di papan atas untuk mendapatkan gelar juara liga lagi.


Edema Balogun yang menggunakan nomor punggung 4 akan berseragam Merah Hitam Pengambangan Cananga selama 3 musim, dengan gaji sekitar 34 ribu euro per pekan atau sekitar 553 juta rupiah per pekannya.


Ada harga ada kualitas, mungkin kalimat itu benar-benar sesuai dengan Edema Balogun dan Ednilson Silva. Harga mereka berbicara sendiri di atas lapangan hijau pada hari ini, pada pertandingan melawan Singosari FC.


Pengambangan Cananga FC berhasil unggul lebih dulu lewat gol yang diciptakan oleh Ednilson Silva, ini menjadi gol debutnya sebagai pemain Pengambangan Cananga FC di divisi tertinggi liga di Indonesia. Lewat skema serangan apik, Ednilson Silva berhasil menerima umpan yang sangat baik dari Adam Sala yang berhasil memberikan umpan terobosan manis ke arah depan dan berhasil mengelabui para pemain bertahan Singosari FC. Ednilson Silva berlari mengejar umpan terobosan itu, berduel dengan dua bek Singosari FC, sebelum akhirnya dirinya menang dan berhasil menendang bola ke tiang jauh hingga kiper Singosari FC tidak bisa menjangkaunya. 1-0 Pengambangan Cananga FC berhasil unggul di menit ke-7.

__ADS_1


Tertinggal membuat Singosari FC tidak putus semangat, mereka perlahan-lahan bangkit dan mulai perlahan-lahan membangun pondasi serangan mereka. Sampai akhir di menit 11 mereka berhasil mendapatkan sebuah peluang. Adama Rosyidi yang merupakan pemain kreatif Singosari FC, melakukan sprint di wilayah sisi kanan pertahanan Pengambangan Cananga FC, dia berhasil melewati bek kanan Pengambangan Cananga FC yang diisi Fadil Fauzi pemain senior juga. Setelah menang sprint, Adama Rosyidi melakukan gerakan menusuk ke dalam kotak penalti Pengambangan, dia melihat ke tengah sudah ada pemain depan yang bersiap melakukan tap-in dan langsung saja Fadil Fauzi memberikan umpan cut-back.


Tetapi sayangnya apa yang ingin dilakukan oleh Fadil Fauzi berhasil dibaca oleh Adema Balogun, dia berhasil membaca arah bola dan melakukan intersepsi sebelum bola itu sampai ke kaki pemain depan Singosari FC yang sudah bersiap menendang bola. Begitu bola dikakinya, Edema Balogun langsung menggiring bola kedepan dan mulai membangun serangan balik. Edema melihat ke sisi kiri pertahanan tim tamu yang sangat rawan saat ini sehingga dia langsung memberikan umpan langsung ke depan.


Kenzo sudah ada di sana, bola diterimanya dengan mudah dan dia mulai menggiring bola. Dua pemain berhasil dilewati oleh Kenzo, namun pemain yang dilewati oleh Kenzo tidak mau kalah dengan begitu saja. Mereka bangkit lagi dan mulai memberikan tekanan pada Kenzo sampai Kenzo merasa tidak nyaman untuk membawa bola, namun Kenzo masih santai. Matanya sambil memperhatikan garis depan penyerang, ketika dirasa waktunya tepat Kenzo langsung memberikan umpan lambung ke tengah kotak penalti tim lawan.


Umpan Kenzo yang berbelok tajam itu langsung disambar oleh Adam Sala dengan sundulannya, sundulannya sudah diarahkan ke arah yang sulit dijangkau oleh kiper tim tamu, akan tetapi bola melebar begitu jauh dan hanya membuahkan tendangan gawang untuk tim Singosari FC. Adam Sala langsung meminta maaf pada Kenzo yang sudah memberikan umpan yang sangat bagus, tetapi sayangnya Adam tidak bisa mengkonversikannya menjadi sebuah gol.


Di penghujung babak pertama Pengambangan Cananga FC berhasil kembali menggandakan keunggulan mereka. Kali ini lewat sepakan keras Anan Riswan yang berhasil mengacak-acak pertahanan tim tamu dengan gerakan individu luar biasa yang ia miliki, tembakan kerasnya mengarah ke tiang dekat gawang tetapi bola yang berputar dengan cepat membuat kiper tim Singosari FC kesulitan untuk menepis bola.


Hingga peluit pun berbunyi, mengakhiri babak pertama pertandingan hari ini. Pengambangan Cananga berhasil unggul 3-0 untuk sementara atas lawannya Singosari FC. Pasukan Merah Hitam memasuki ruang ganti dengan moral yang tinggi setelah unggul 3-0 atas lawan mereka hari ini, tetapi Coach Giovanni tetap memberikan mereka sedikit evaluasi dengan apa yang ia lihat selama 45 menit pertama tadi.

__ADS_1


Menurut coach Giovanni masih banyak kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan, seperti kesalahan pasing atau lambatnya transisi yang mereka lakukan. Andai saja Melawan tim yang lebih kuat, mungkin saja mereka sudah kebobolan beberapa gol pada saat Singosari FC mendapatkan momentum mereka tadi.


"Kalian bermain cukup bagus hari ini, untuk babak kedua nanti teruskan saja seperti ini tetapi ingat dengan evaluasi yang sudah aku berikan kepada kalian tadi. Kalau ada dari kalian yang masih belum bisa beradaptasi dengan perubahan cepat ini, tenang saja masih banyak pemain yang siap menggantikan posisi kalian" ujar coach Giovanni memberikan mental treatment kepada anak buahnya.


"Siap coach!" jawab mereka semua.


Lalu tidak berasa waktu lima belas menit istirahat sudah berakhir begitu saja, kedua tim mulai bersiap kembali memasuki lapangan. Rizaldi Fatah yang sedang menunggu momennya juga ikut kembali ke lapangan, lebih tepatnya kembali duduk di bangku cadangan sambil menunggu kapan gilirannya bermain. Namun saat dia hendak berjalan, coach Giovanni menghentikannya.


Coach Giovanni memegang bahunya Rizaldi sehingga membuat Rizaldi berhenti dan berpaling ke arahnya, menunggu apa yang ingin dibicarakan oleh Coach Giovanni.


"Ward Prowse. Setelah ini kau lakukan pemanasan, bersiaplah kapan saja aku bisa memasukkan namamu di babak kedua ini" ucap Coach Giovanni lalu dia pergi berlalu begitu saja meninggalkan Rizaldi Fatah.

__ADS_1


Rizaldi Fatah yang mendengar itu langsung melompat di ruang ganti, dia begitu bahagia mendengarnya. Rizaldi langsung saja melepaskan jaket yang ia kenakan dan mulai bersiap untuk melakukan pemanasan.


__ADS_2