
Terik matahari siang itu menyambut para penonton dan para pemain yang akan bertanding hari ini, untuk memulai 32 besar mereka.
Walaupun cukup panas, namun antusias para penonton tidak bisa dikalahkan oleh hawa panas itu. Mereka tetap berbondong datang ke Stadion Kebayoran Baru untuk menyaksikan pertandingan hari ini, antara Pengambangan Cananga Youth melawan Jayapura Black Diamond FC.
Stadion Kebayoran Baru yang bisa menampung lebih dari 300 ribu penonton itu, dipenuhi oleh 5000 penonton yang ingin menyaksikan para pemain muda calon bintang di masa depan. 5000 penonton bukanlah angka yang sedikit untuk menyaksikan pertandingan tim muda, namun juga bukan angka yang besar untuk stadion yang berkapasitas begitu besar seperti Kebayoran Baru.
"Selamat siang menjelang sore para penonton yang sudah tidak sabar melihat para anak-anak muda kita yang akan bertanding hari ini" ucap komentar yang sedang menyapa para penonton yang ada di stadion ataupun yang menonton di rumah.
Pertandingan 32 besar I-YOUTH disiarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta, tujuan mereka jelas ingin memperkenalkan para calon pemain timnas Indonesia suatu hari nanti kepada para seluruh warga Indonesia. Antusiame warga Indonesia cukup tinggi untuk menyaksikan para pemain-pemain muda ini, setiap kali mereka menyiarkan pertandingan 32 besar, mereka mendapatkan rating yang lumayan bagus dan sangat diterima di masyarakat. Apalagi warga Indonesia memang dikenal sebagai salah satu peminat sepakbola terbesar di dunia.
Mungkin Keisha, Salma atau Melani sedang menonton pertandingan ini lewat televisi, atau mungkin pula tidak.
"Kita bisa lihat di sini Bung Jali, bagaimana antusiasme para penonton yang ingin menyaksikan adik-adik ini hari ini"
"Ya anda benar sekali Bung Mirhan. Walaupun masih sedikit panas seperti ini, tetapi sepertinya para penonton masih tetap bergairah untuk menyaksikan tim kesayangan mereka yang akan bertanding hari ini"
Setelah para komentator menyapa para penonton yang datang ke Stadion Kebayoran Baru, semua penonton langsung berteriak heboh dan membunyikan bunyi-bunyian yang bisa membuat suasana siang hari itu cukup bersemangat seperti hendak pergi ke medan tempur.
__ADS_1
Sembari menunggu kedua tim masuk ke dalam lapangan, kedua komentator tadi si Bung Mirhan dan Bung Jali mulai membahas strategi dari kedua tim yang akan bertanding sebentar lagi.
Pertama mereka membahas tim yang akan bertanding sebagai tuan rumah di pertandingan kali ini, Jayapura Black Diamond.
"Coach Tiago Anderson asal Brazil ini memang terkenal suka mengkombinasikan gaya sepakbola Brazil dengan Spanyol. Beliau selalu menggunakan pakem 4-3-3. Gaya permainan mereka terinspirasi dari permainan tiki-taka yang sering digunakan oleh Barcelona pada era keemasan mereka bersama Pep Guardiola, namun mereka juga mengaplikasikan gaya permainan jogo bonito yang sering ada di permainan klub-klub liga Brazil atau timnas mereka" Bung Mirhan menjelaskan strategi Jayapura Black Diamond kepada para penonton di stadion ataupun yang sedang menonton di rumah.
Bung Jali menambahkan. "Saya sangat suka dengan permainan Jayapura Black Diamond bung Mirhan, saya merasa seperti menonton para pemain Brazil menari di atas rumput hijau. Dan jagoan saya tentu saja Ferdinand Pahabol! Dia punya akselarasi, dia punya shooting keras, dia punya kelincahan. Dia salah satu striker yang punya kesempurnaan!"
"Anda memang benar bung Jali. 10 gol untuk Jayapura Black Diamond, masa depan anak muda ini cukup cerah. Tetapi anda jangan lupakan juga sosok Emanuel Bonai, dia salah satu kunci serangan dari tim Jayapura Black Diamond"
"Kalo anda memilih Emanuel Bonai, saya lebih memilih sang jenderal lapangan tengah tim ini yaitu Beni Bonsapia. Menurut saya karena visi bermain, tim ini seperti punya arah dan menjadi salah satu tim yang akan bisa mengejutkan tim-tim lainnya"
"Ini musim ketiga dari Coach Satria Hutama. Setelah menjalani musim yang impresif di musim lalu, kini Pengambangan Cananga Youth malah berjuang mati-matian untuk sampai ke tahap ini" Bung Mirhan membuka topik mereka berdua.
Lalu bung Jali menambahi. "Anda benar sekali bung Mirhan, saya rasa sang juara bertahan terluka cukup parah setelah para punggawa mereka dulu di promosikan ke tim utama. Terlihat sekali regenerasi mereka cukup buruk di tingkat tim muda"
Bung Mirhan sedikit tidak sependapat dengan Bung Jali. "Sepertinya bukan masalah regenerasi yang mereka alami bung Jali, namun sepertinya ada masalah lain yang mengakibatkan performa mereka turun drastis. Mereka punya Martin yang memiliki kemampuan mumpuni, ada juga beberapa nama baru seperti Axel Raihan, Zaki Iskandar dan Derry yang menjadi palang pintu terakhir mereka dan berkali-kali menyelamatkan tim ini"
__ADS_1
"Anda lupa menyebutkan nama satu pemain bung Mirhan" ujar bung Jali yang membuat bung Mirhan sedikit kebingungan.
Bung Mirhan melihat ke tumpukan kertas di hadapannya, dia mencari data pemain yang dimaksudkan oleh bung Jali tadi. Setelah beberapa saat mencarinya, bung Mirhan pun menemukan data pemain yang dimaksud.
"Rizaldi Fatah!" bung Mirhan mulai membaca data itu. "Anda benar sekali bung Jali, karena kedatangan pemain ini rasanya permainan Pengambangan Cananga Youth menjadi sedikit lebih stabil dari sebelumnya. Tetapi apakah keberuntungannya bakal berlanjut di fase gugur ini, menurut anda bagaimana bung Jali?"
Bung Jali menjawabnya dengan sambil menarik nafas panjang. "Saya orang yang kurang suka bertaruh bung Mirhan, namun menurut saya ini pemain mungkin akan kesulitan di pertandingan hari ini, apalagi dia akan berduel dengan Beni Bonsapia yang sama posisinya dengan Rizaldi Fatah"
"Baiklah kalau begitu kita sudahi analisis kita untuk hari ini, mari kita kembali ke stadion karena sebentar lagi para pemain akan memasuki lapangan pertandingan" ujar bung Mirhan, menutup sesi analisa strategi dan para pemain kedua tim yang akan bertanding.
Tidak lama setelah itu, para pemain dari kedua tim sudah mulai terlihat memasuki lapangan pertandingan. Mereka berbaris rapi sambil menghadap ke arah penonton, lalu terdengar suara manis MC atau pembawa acara yang menyuruh mereka semua dan para penonton untuk berdiri dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Rizaldi bermain sebagai starting hari itu, begitu Indonesia Raya berkumandang dirinya langsung bernyanyi sekuat tenaganya dan dengan khidmat sambil memandang ke arah bendera Merah Putih yang tertera di layar lcd besar.
Setelah selesai menyanyikan lagu Indonesia Raya, kedua tim lalu saling berfoto sebelum memulai pertandingan. Lalu mereka melakukan toss koin untuk menentukan kick-off di mulai dari tim mana.
Tim Jayapura Black Diamond menunjuk sang kapten yaitu Emanuel Bonai, sedangkan tim Pengambangan Cananga Youth menunjuk sang kapten mereka yaitu Martin.
__ADS_1
Toss dilakukan, yang akan melakukan kick-off terlebih dahulu adalah tim Jayapura Black Diamond yang mengenakan jersey merah dan hitam seperti jersey yang digunakan Ac Milan tim asal Italia. Sedangkan Pengambangan Cananga Youth menggunakan jersey away mereka yang berwarna kuning seperti bunga kenanga dengan sentuhan garis horizontal di bagian lengan yang berwarna aksen emas.
Wasit mengatur alat komunikasi dan jam tangan, lalu memeriksa kedua tim sebelum akhirnya meniup peluit tanda kick-off babak pertama pun dimulai.