Sistem Sepakbola: Classic Number 10

Sistem Sepakbola: Classic Number 10
Chapter 71: Versus Jayapura Black Diamond (2)


__ADS_3

Jayapura Black Diamond benar-benar menguasai jalannya pertandingan, hingga menit ke 24 di babak pertama mereka berhasil menghasilkan 5 tembakan ke arah gawang dan 2 diantaranya off-target. Setelah itu mereka juga menguasai penguasaan bola. 67% berbanding 33%, Pengambangan Cananga Youth benar-benar tidak bisa berbuat banyak.


Para pemain Pengambangan Cananga Youth benar-benar kewalahan dalam menghadapi gempuran Jayapura Black Diamond, namun pemain Jayapura Black Diamond juga kelelahan karena semua serangan yang mereka coba bangun masih belum menemukan hasil yang mereka harapkan.


Rapatnya barisan pertahanan serta kepiawaian Derry lah yang menyelamatkan wajah klub Pengambangan Cananga Youth, jika saja tidak maka mungkin mereka sudah ketinggalan 3-0 lebih di 20 menit awal babak pertama ini.


Memasuki menit ke-29, Jayapura Black Diamond kembali mendapatkan peluang emas. Berawal dari kerja sama dari pemain tengah dengan Beni Bonsapia. Beni langsung memberikan umpan lambung kepada Ferdinand Pahabol. Ferdinand Pahabol langsung dihadang oleh Galih dan Bagas, namun mereka berdua dikalahkan oleh Ferdinand Pahabol dalam duel dan Ferdinand Pahabol berhasil melakukan tendangan first-time terarah dan terukur.


Sekali lagi Derry menunjukkan kualitasnya, dia berhasil menepis tendangan itu dengan sempurna. Bola rebound langsung disapu bersih oleh salah satu full-back kiri mereka.


Bola yang disapu bersih tadi mengarah kedepan dan berhasil diterima oleh Rizaldi Fatah. Rizaldi langsung berlari sekencangnya, mengejutkan para barisan pemain bertahan Jayapura Black Diamond yang masih tertinggal di belakang.


Cukup mudah bagi Rizaldi melewati mereka semua, sampai akhirnya dia di depan kotak penalti tim lawan, Rizaldi punya opsi untuk melakukan tembakan ke arah gawang, namun dia melakukan scanning dan menemukan posisi Martin yang lebih berpeluang besar mencetak gol.


Dia berikanlah umpan yang sangat terukur kepada Martin. Kiper tim Jayapura Black Diamond pun mengikuti kemana arah bola dan dia menemukan bola menuju arah Martin, sehingga dia langsung melompat untuk menghadang tendangan Martin yang akan datang.


Namun sayangnya Martin yang sudah dalam posisi yang sangat bebas itu malah tidak bisa memaksimalkan peluang itu. Martin yang menendang bola sambil berlari malah terjatuh tergelincir dan bola malah terbang melayang di atas gawang saja.


Menyadari dia membuang-buang peluang emas tadi, Martin hanya bisa tertunduk saja dan beberapa kali memukul tanah.

__ADS_1


Rizaldi tidak percaya dengan apa yang ia lihat, ada rasa kekecewaan di dalam dirinya namun dia tahan perasaan itu dan tetap menyemangati Martin.


"Usaha bagus Martin, selanjutnya itu akan menjadi sebuah gol!" ucap Rizaldi mencoba menyemangati Martin agar tidak terlalu memikirkan tendangannya tadi.


Martin lalu bangkit, namun sepertinya dia masih memikirkan peluang emas yang ia sia-siakan tadi walaupun sudah diperingatkan oleh Rizaldi agar tidak terlalu memikirkan hal itu.


Pertandingan berlanjut, tendangan gawang sudah dilakukan oleh penjaga gawang Jayapura Black Diamond. Setelah memenangkan duel udara, pemain belakang Jayapura Black Diamond langsung memberikan bola kepada Beni Bonsapia.


Seperti yang sudah-sudah, Beni Bonsapia melakukan operan-operan pendek di lapangan tengah sambil sedikit demi sedikit maju untuk merengsek ke barisan pertahanan tim Pengambangan Cananga Youth.


Begitu mereka berhasil masuk, Beni Bonsapia memberikan umpan kepada Emanuel Bonai yang langsung berlari di sisi lapangan untuk membongkar pertahanan tim Pengambangan Cananga Youth. Namun pertahanan Pengambangan Cananga Youth sudah mulai ketat, Emanuel Bonai agak kesulitan untuk melewati full-back lawan, sehingga tidak memberikan dia pilihan lain untuk melakukan umpan menyilang ke kotak penalti.


Zaki Iskandar langsung mencoba mengambil bola dari kaki lawannya, tetapi Zaki sedikit terlambat dan pemain lawan berhasil melakukan tembakan yang membentur kaki Bagas dan membuat bola kembali terbang ke atas dan jatuh di kaki pemain Jayapura Black Diamond yang lainnya.


Melihat tidak bisa langsung masuk ke barisan pertahanan tim Pengambangan Cananga Youth, pemain itu lebih memilih mengalirkan bola kebelakang untuk melakukan reset daripada harus memaksa tetapi mereka tetap mendapatkan hasil yang nihil.


Jayapura Black Diamond terus menekan Pengembangan Cananga Youth berkali-kali, namun disiplinnya para pemain bertahan Pengambangan Cananga Youth masih membuat mereka tidak bisa mengubah papan skor yang masih kacamata. Lalu sampailah di menit ke-43.


Berawal dari permainan tiki-taka yang terus diperlihatkan oleh tim Jayapura Black Diamond, Beni Bonsapia mengalirkan bola ke sisi kiri pertahanan Pengambangan Cananga Youth. Jika beberapa waktu lalu dia selalu memilih posisi yang ada keberadaan sosok Emanuel Bonai di sana, kali ini dia memilih hal yang sedikit berbeda.

__ADS_1


Full-back kanan Jayapura Black Diamond yang bernama Felix Salossa berhasil membongkar pertahanan tim Pengambangan Cananga Youth dari sisi kanan dan ia berhasil memberikan umpan cut-back yang sulit diantisipasi barisan pertahanan tim Pengambangan Cananga Youth.


Ferdinand Pahabol dengan naluri dan insting mencetak golnya langsung menendang bola itu dengan keras, bola berputar sangat deras melewati kaki-kaki para pemain belakang tim Pengambangan Cananga Youth dan Derry pun tidak bisa bereaksi karena tidak melihat bola itu datang akibat terhalang oleh pemain Jayapura Black Diamond yang lain dan rekan-rekannya.


Bola masuk ke gawang, merubah skor menjadi 1-0 untuk sementara Jayapura Black Diamond unggul. Ferdinand Pahabol langsung berlari ke sudut lapangan, merayakan golnya dengan sangat meriah dan emosional. Setelah itu para pemain Jayapura Black Diamond yang lain mendekati Ferdinand Pahabol dan mereka lalu melakukan tarian di depan para penonton, unggul 1-0 membuat mereka sudah mulai merasa berada di atas angin dan mendapatkan angin segar.


Rizaldi tertunduk lemas, staminanya seakan-akan sudah terkuras habis sepenuhnya setelah melihat gol tadi walaupun pertandingan masih menyisakan beberapa menit lagi di babak pertama.


"Ayo kawan-kawan pertandingan belum usai, ayo kita kejar ketertinggalan kita!" Martin mencoba membuat mental rekan-rekannya agar tidak terlalu rendah.


Mereka mulai melupakan gol tadi, yang mereka pikirkan saat ini adalah membuat gol balasan. Pertandingan kembali dilanjutkan, pemain Pengambangan Cananga Youth mencoba untuk sedikit mengubah jalannya pertandingan dengan melakukan passing-passing pendek.


Namun mereka sedikit terlena, Zaki Iskandar yang hendak memberikan passing ke Rizaldi namun terlalu tanggung dan malah berhasil di potong oleh Ferdinand Pahabol. Karena kesalahan itu Ferdinand Pahabol langsung berlari sangat cepat, kecepatannya seperti citah yang berlari di padang rumput luas, para pemain belakang Pengambangan Cananga Youth pun tidak bisa menghentikannya.


Ferdinand Pahabol pun berhadapan dengan Derry dengan sangat cepat, Derry langsung maju untuk menghalau bola namun Ferdinand Pahabol menggeser bola ke sebelah kanan dan membuat Derry tertipu. Derry melompat ke arah Ferdinand Pahabol sebagai usaha terakhirnya, namun sayangnya bola yang ditendang oleh Ferdinand Pahabol lebih dulu melewati Derry dan masuk ke gawang untuk kali kedua.


Pemain Jayapura Black Diamond kembali melakukan selebrasi tarian mereka, sedangkan pemain Pengambangan Cananga Youth kembali tertunduk lagi.


Hingga babak pertama pun akhirnya berakhir, skor 2-0 untuk Jayapura Black Diamond. Para pemain Pengambangan Cananga Youth kembali ke ruang ganti dengan ekspresi yang sulit untuk dijelaskan, kepala mereka kini dipenuhi oleh rasa frustasi mereka setelah gol kedua tadi. Kini mereka mendapatkan sebuah pekerjaan rumah yang mengharuskan mereka untuk mencetak 2 gol lebih di babak kedua nanti untuk tetap bertahan di fase gugur ini, atau mereka bisa menyerah saja dan merelakan titel mereka sebagai juara bertahan.

__ADS_1


__ADS_2