Sistem Sepakbola: Classic Number 10

Sistem Sepakbola: Classic Number 10
Chapter 117: Jalan Baru


__ADS_3

Rizaldi langsung pergi ke kantor saat mendapatkan pesan singkat dari Coach Giovanni Almeida. Pesan singkat itu mengatakan kalau Coach Giovanni sedang menunggu dirinya, jika Rizaldi tidak datang kemungkinan besar akan ada bencana besar yang akan menerpa dirinya.


Maka dari itu Rizaldi cepat-cepat pergi menuju kantor utama Pengambangan Cananga FC, alasan sebenarnya mengapa Rizaldi dipanggil ke kantor adalah terjadi pada saat pagi pukul sembilan tadi.


Pada pukul sembilan pagi tadi, saat Rizaldi masih berada di sekolah untuk mengambil raport miliknya. Saat itu di kantor pusat Pengambangan Cananga FC, ada terjadi pertemuan antara tim pelatih dengan manajemen tim. Pertemuan itu membahas soal beberapa pemain muda yang sepertinya bisa dipromosikan untuk menjadi dari bagian tim utama Pengambangan Cananga FC yang bermaksud di I-LEAGUE.


Karena I-LEAGUE juga sudah selesai dan para tim-tim yang berlaga di I-LEAGUE mulai mempersiapkan jadwal untuk melakukan tur dan melakukan pertandingan persahabatan melawan tim-tim lain, entah dari negara di Asia ataupun di Eropa.


Kiprah Pengambangan Cananga FC di I-LEAGUE musim ini pun bisa dibilang tidak buruk. Memang mereka tidak bisa mempertahankan status juara bertahan yang mereka pegang, setelah Bandung Tigerra FC berhasil menjadi kampiun untuk yang pertama kalinya. Namun Pengambangan Cananga FC berhasil menjuarai Piala Liga dan memastikan diri untuk masuk ke Liga Champion Asia.


Dikatakan sebagai musim yang buruk, tidak benar juga. Hanya saja mereka mengalami sedikit kesulitan saat liga memasuki putaran kedua. Di akhir-akhir jadwal liga, Pengambangan Cananga FC sedikit keteteran karena jadwal yang membuat stamina pemain-pemain mereka sedikit terkuras. Sehingga tim Bandung Tigerra FC berhasil mendapatkan momentum mereka untuk menyalip Pengambangan Cananga FC dan menjadi kampiun.


Untuk itulah diadakan pertemuan ini, untuk mengatasi hal yang mereka alami pada musim lalu dan membuat sedikit perubahan di musim yang baru. Coach Giovanni menatap tumpukan kertas yang berada di depannya, kertas-kertas itu berisikan nama-nama pemain Pengambangan Cananga Youth mulai dari tim A sampai tim B.


"Jadi menurut coach Giovanni. Siapa-siapa saja pemain yang menurut coach bisa kita promosikan ke tim utama, karena sesuai tradisi tim kita harus mengorbitkan minimal dua pemain akademi ke tim utama" sang dirtek olahraga tim Pengambangan Cananga FC bertanya kepada kepala pelatih tim Pengambangan Cananga FC saat ini yaitu Coach Giovanni Almeida.

__ADS_1


Coach Giovanni memperhatikan satu persatu data para pemain Pengambangan Cananga Youth yang sudah difilter oleh coach Satria Hutama. Lalu Coach Giovanni pun memberikan tiga data pemain yang menurutnya bisa diorbitkan menjadi pemain utama di Pengambangan Cananga FC kepada dirtek olahraga tim.


"Ini pilihan saya" ucap Coach Giovanni sambil menyerahkan kertas yang berisi data pemain ke dirtek olahraga tim.


Dirtek olahraga tim Pengambangan Cananga FC pun melihat ketiga data pemain yang diberikan kepada dirinya itu, ada nama seperti Martin, Derry dan juga Rizaldi yang menjadi pilihan dari coach Giovanni. Tetapi dirtek olahraga tim Pengambangan Cananga FC masih kurang yakin dengan pilihan coach Giovanni, sehingga dia mempertanyakan sekali lagi soal hal itu.


"Aku tidak tahu lagi pak kepala direktur olahraga, tetapi mereka bertiga memang sudah berada di level di mana mereka harus mendapatkan jam terbang di tim utama" ujar coach Giovanni menjelaskan sosok mereka bertiga. "Jika pak direktur masih kurang yakin, mungkin mereka bertiga bisa kita masukkan ke dalam tim namun dalam kondisi kalau mereka masih berstatus tim usia muda kita, yang jelas kita tidak melanggar aturan Liga jika seperti itu"


Kepala direktur olahraga tim memegangi jambangnya yang lebat itu, dia sedang memikirkan saran dari coach Giovanni tadi. "Saya tidak keberatan dengan posisi kiper. Kiper utama kita yaitu Alex Rudi akan meninggalkan klub ke Kuta Honorary FC. Lalu Odon Marcel yang menjadi kiper utama kita 4 tahun yang lalu juga sudah gantung sarung tangan"


Lalu si kepala direktur kembali berpikir, membuat coach Giovanni enggan untuk menyela. Padahal coach Giovanni hendak merekomendasikan sosok Rizaldi Fatah pada si kepala direktur olahraga, namun coach menunggu momen yang tepat saja.


Setelah merasa inilah saat yang tepat itu, coach Giovanni langsung mengutarakan pemikirannya kepada sang kepala direktur. "Bapak tenang saja, cukup kita daftarkan saja Martin dan Rizaldi itu sebagai pemain akademi, jadi mereka tidak perlu menjadi bagian tim utama dan bisa dipanggil kapan saja. Lagipula kita kan sebentar lagi akan pergi ke Spanyol untuk latihan dan juga melakukan beberapa pertandingan persahabatan dengan beberapa klub di Spanyol. Kita bisa lihat permainan Rizaldi Fatah di Spanyol nanti, hitung-hitung sebagai latihan untuk dirinya juga"


Si kepala direktur menatap heran pada coach Giovanni, dirinya merasa coach Giovanni terkesan sedikit memaksakan dirinya untuk terus mengingat sosok pemain muda yang bernama Rizaldi Fatah itu. Dia pun mulai penasaran dengan sosok Rizaldi Fatah karena melihat coach Giovanni terus saja menyodorkan nama itu kepada dirinya.

__ADS_1


Senyum kemenangan muncul di wajah coach Giovanni dan juga Coach Satria. Coach Dodi Surian yang merupakan sosok coach yang mengembangkan bakat Rizaldi di tim B pun ikut senang karena hal itu. Tidak banyak cakap-cakap lagi, Coach Satria langsung memperlihatkan bagaimana permainan Rizaldi Fatah kepada direktur olahraga tim Pengambangan Cananga FC.


Sang kepala direktur olahraga yang berambut botak pelontos itu terkejut melihat aksi-aksi yang ditunjukkan oleh Rizaldi Fatah di tengah lapangan hijau. Dia sangat terkejut, bahkan saking terkejutnya dia bahkan tidak sadar memajukan wajahnya hingga dekat sekali dengan layar laptop milik Coach Satria Hutama.


"Ehem" coach Giovanni berdehem yang membuat kepala direktur olahraga itu kembali menunjukkan sikapnya sebagai sosok direktur olahraga tim seperti pada umumnya. "Jadi bagaimana pak? Apakah bapak mulai berubah pikiran?"


"Berapa umur anak itu?" itulah pertanyaan yang diajukan oleh si kepala direktur pertama kali, karena memang jelas jika harus mendaftarkan seorang pemain ke dalam satu tim, maka batas minimal umur itu harus sangat diperhatikan.


"Usianya 16 tahun, sudah lebih dari cukupkan untuk kita masukkan ke tim utama?"


Akhirnya si kepala direktur pun menyerah dan akan memasukkan nama Rizaldi Fatah ke dalam skuad utama Pengambangan Cananga FC pada musim depan. Namun sebelum itu, Rizaldi Fatah juga akan diikutsertakan dalam tur klub ke Spanyol nantinya.


Dan mendengar hal itulah, kini Rizaldi terkejut setengah mati. Baru saja dia menyelesaikan musim yang sangat hebat dengan Pengambangan Cananga Youth, walaupun tidak juara namun Rizaldi benar-benar menjalani setengah musim yang sangat berharga.


Mendengar dirinya akan dimasukkan ke dalam skuad utama tim Pengambangan Cananga FC saja dia sudah terkejut, walau Rizaldi masih bisa bermain di tim A Pengambangan Cananga Youth karena statusnya yang masih pemain akademi. Lalu, dirinya juga mendengar kalau dirinya akan diajak kedalam tur ke Spanyol selama hari libur sekolahnya, itu sama saja mendapatkan durian yang jatuh dari pohonnya.

__ADS_1


Spanyol, mendengar nama negara itu sudah membuat isi kepala Rizaldi melayang kesana kemari. Membayangkan kota yang masih terdapat Katedral peninggalan abad pertengahan itu, tempat dimana sepakbola indah yang dikenal dengan nama tiki-taka dipopulerkan pertama kali. Sungguh dirinya sudah tidak sabar melihat akan seperti apa negeri yang akan dirinya singgahi itu, dan menimba ilmu dari orang-orang sana.


Melihat wajah tidak sabar Rizaldi, coach Giovanni sedikit tersenyum. Dirinya juga teringat akan sosok teman lamanya yang saat ini menjadi salah satu pelatih sepakbola usia muda di sana. Orang itulah yang akan dipertemukan oleh coach Giovanni pada Rizaldi Fatah dan dia berharap banyak pada Rizaldi akan mendapatkan sedikit pelajaran dari sosok itu.


__ADS_2