Sistem Sepakbola: Classic Number 10

Sistem Sepakbola: Classic Number 10
Chapter 77: Sugar Crossed FC versus Medan United


__ADS_3

Setelah berlatih di pagi hari, siang menjelang sorenya para pemain Pengambangan Cananga Youth pergi ke Stadion Benhil, bukan untuk bertanding namun untuk menyaksikan pertandingan antara Sugar Crossed FC melawan Medan United.


Tribun dipenuhi oleh pendukung dari Medan United yang memang dikenal sebagai pendukung paling setia dan garis keras, watak mereka juga keras seperti gaya permainan klub kesayangan mereka yang bermain dengan keras namun berkelas.


Untuk pendukung Sugar Crossed FC terlihat sedikit, lantaran mereka ini adalah tim yang tidak terduga. Tidak banyak yang menduga Sugar Crossed FC akan melaju hingga sejauh ini, dan tim Sugar Crossed FC bahkan saat ini dikategorikan sebagai kuda hitam di I-Youth saat ini.


Kedua kesebelasan mulai memasuki lapangan. Tim Sugar Crossed FC mengenakan jersey kebanggaan mereka yang berwarna merah seperti darah, sebagai bentuk rasa keberanian mereka. Sedangkan untuk tim Medan United, mereka mengenakan jersey kandang mereka yang dipenuhi oleh warna hijau.


Peluit baru ditiup oleh wasit sebagai tanda berawalnya pertandingan, kedua tim sudah terlihat ngotot untuk menunjukkan siapa diantara mereka yang berhak lolos ke fase selanjutnya.


Dari sudut tribun, Rizaldi bisa mengenali salah satu pemain Sugar Crossed FC. Dia kenal sekali dengan sosok itu, sosok yang selalu menganggu dirinya semasa dulu, yaitu Yoga Hilmawan yang mengenakan nomor punggung 9.


Rizaldi memperhatikan dengan mata elangnya, bagaimana Yoga Hilmawan bermain. Hingga sekarang, Yoga Hilmawan adalah top skor dari I-Youth, selama fase grup dia berhasil mencetak 23 gol. Jelas sekali, Yoga Hilmawan adalah salah satu ancaman kiper dari klub manapun dan tidak ada pelatih yang cukup konyol untuk tidak mengawasi sosok Yoga Hilmawan.


Bahkan Derry yang sempat bertemu dengan sosok itu sebelum masuk ke skuad Youth-A pun merinding melihat sosok Yoga yang sekarang. "Dia bukan sosok yang kita temui beberapa bulan yang lalu, kau pasti merasakan itu kan sobat?" Derry berkata.


Rizaldi masih diam memperhatikan permainan dari Yoga Hilmawan. Saat Yoga Hilmawan mendapatkan bola, Yoga benar-benar tidak akan membuang kesempatan dengan sia-sia. Dia maju ke kotak penalti lawan dengan sangat beringas dan walaupun dihadang 3 pemain sekaligus dia masih bisa melewati mereka dan berhasil melakukan tendangan ke arah gawang, beruntung gawang Medan United karena bola tendangan dari Yoga masih membentur tiang gawang.

__ADS_1


Yoga Hilmawan terlihat seperti seekor harimau yang baru saja dilepaskan dari sangkarnya, dia haus akan gol dan akan melakukan apapun untuk mencetak gol. Kekuatan terbesarnya ada di kaki kanannya, namun kaki kiri Yoga Hilmawan sama mematikannya dengan kaki kanannya. Jika dia mendapatkan ruang tembak, bisa dipastikan killer instinct Yoga Hilmawan akan langsung aktif dan dia akan menendang bola dengan sangat keras hingga bola itu berhasil merobek jala gawang tim musuhnya.


Tim Medan United juga tidak kalah begitu saja, mereka juga menunjukkan performa terbaik mereka dalam menghadapi Sugar Crossed FC. Mereka tidak pernah meremehkan tim yang mereka hadapi sebelumnya, karena mereka belajar dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh tim lain.


Jadi jalannya pertandingan sangat sengit, kedua tim tampil ngotot dan open play dari kedua tim sangat membuat para penonton yang duduk di bangku tribun menjadi tegang seperti menonton film horor dan sedang menunggu momen jumpscare yang dibuat oleh sang sutradara film.


Akhirnya semua ketegangan itu mulai meregang, di menit ke-21 sebuah permainan cantik dari pemain Sugar Crossed FC berhasil membongkar pertahanan tim Medan United. Setelah memporak-porandakan lini pertahanan tim Medan United, pemain Sugar Crossed FC yang bernomor punggung 12 langsung memberikan umpan terobosan manis ke Yoga Hilmawan yang sudah bersiap menyambut umpan darinya.


Bek Medan United sudah menutup ruang yang hendak dituju oleh Yoga Hilmawan, namun ternyata Yoga melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti tanpa melakukan kontrol bola. Bola keras itu melayang dengan sangat cepat, bahkan kiper Medan United tidak dapat bereaksi karenanya.


Saat komentar meneriakkan kata gol! Para penduduk langsung bersorak-sorai membuat ribut di Stadion Benhil, sedangkan pendukung dari tim Medan United mereka langsung terdiam sejenak sebelum akhirnya mereka kembali bersuara untuk memberikan semangat kepada tim kesayangan mereka.


Karena permainan yang seperti itu Sugar Crossed FC kembali mendapatkan peluang di menit ke-29. Umpan panjang diterima oleh pemain sayap Sugar Crossed FC, lalu si pemain sayap tadi langsung memberikan umpan mendatar ke Yoga Hilmawan. Yoga langsung diapit oleh dua bek tim Medan United, namun lagi-lagi dia berhasil melakukan tendangan, walaupun tendangannya berhasil ditepis oleh kiper lawan dan menghasilkan tendangan penjuru untuk Sugar Crossed FC.


Sugar Crossed FC sudah melakukan sepak pojok, bola yang diarahkan ke Yoga Hilmawan langsung saja ditinju oleh kiper lawan. Bola liar jatuh ke kaki pemain Medan United dan mereka langsung melakukan serangan balik cepat. Umpan-umpan satu dua mereka berhasil membawa mereka ke jantung pertahanan tim Sugar Crossed FC, dan tugas seorang striker Medan United bisa diselesaikan dengan sangat baik.


Medan United berhasil menyamakan kedudukan dan membuat pendukung mereka kembali bersuara seperti menit-menit awal sebelum terjadinya gol dari Sugar Crossed FC. Namun skor itu tidak bertahan cukup lama, hanya membutuhkan waktu 3 menit saja Sugar Crossed FC kembali membuat pendukung Medan United terdiam lagi untuk sekali lagi.

__ADS_1


Lagi dan lagi lewat skema permainan cantik dan pola serangan lewat sayap, Yoga Hilmawan kembali menjadi sang momok menakutkan untuk pertahanan Medan United. Yoga kembali berhasil mencetak gol kedua lewat gol tap-in nya dengan memanfaatkan assist dari pemain sayap mereka.


Hingga peluit akhir babak pertama, skor tetap 2-1 untuk keunggulan Medan United. Para pemain Pengambangan Cananga Youth yang menyaksikan bagaimana pertandingan babak pertama berlangsung, langsung kehabisan kata-kata untuk menjelaskan betapa tegangnya mereka menonton pertandingan kali ini.


Aksi saling serang, momen-momen serangan balik cepat yang membuat mereka harus berpegangan di bangku penonton, atau betapa kerasnya permainan dari kedua tim menjadi bumbu-bumbu yang menambahkan cita rasa di pertandingan kali ini. Mereka sudah tidak sabar melihat siapa yang akan menjadi pemenang dari duel kali ini, beberapa diantara mereka bahkan ada yang melakukan taruhan untuk hal ini.


Untuk di babak kedua intensitas permainan masih sedikit tinggi, namun memasuki menit 60 rasanya permainan dari Medan United sudah sedikit menurun. Para pemain Medan United sudah tidak bisa menahan rasa lelah mereka dalam melakukan permainan dengan intensitas setinggi itu, otot-otot mereka sudah mulai berteriak.


Momentum ini dimanfaatkan oleh Sugar Crossed FC untuk melakukan serangan habis-habisan ke pertahanan tim Medan United. Benar saja, selama 10 menit lebih para pemain Medan United dipaksa harus bermain di garis pertahanan mereka saja, sedangkan pemain Sugar Crossed FC terus menekan mereka terus-menerus. Hingga akhirnya di menit ke-76 gol pun akhirnya terjadi.


Berawal dari skema yang sudah dilakukan oleh anak-anak Sugar Crossed FC berulang kali, pemain sayap mereka memberikan umpan lambung ke kotak penalti Medan United. Umpan lambung yang begitu pas itu disambar oleh Yoga Hilmawan dengan melakukan tendangan akrobatik, bola mengarah tepat ke gawang lawan dan kiper lawan pun sempat bereaksi namun sedikit terlambat.


Gol indah pun terjadi hari ini, Yoga Hilmawan langsung membuka jerseynya untuk merayakan hattrick-nya hari ini. Karena tindakannya itu, Yoga Hilmawan dihukum kartu kuning oleh wasit karena dianggap sudah berlebihan dalam melakukan selebrasi.


Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan pun berbunyi, skor tetap 3-1 dan Sugar Crossed FC menjadi pemenang dalam laga kali ini. Para pemain Medan United yang sudah melakukan segala upaya mereka, langsung jatuh tersungkur di tengah lapangan, bahkan ada diantara mereka yang menangis karena kegagalan mereka ini.


Inilah realitas sepakbola, kadang sepakbola bisa sangat menyakitkan. Namun walaupun begitu, mereka harus tetap melangkah dengan wajah yang lurus dan badan yang tegak.

__ADS_1


Para pemain Pengambangan Cananga Youth pun bersiap untuk kembali ke hotel mereka, mereka semua memiliki pemikiran yang beda setelah menyaksikan laga hari ini. Begitu pula dengan Rizaldi. Sosok Yoga Hilmawan lah yang ada di kepalanya saat ini, sosok yang sangat ingin dia kalahkan di lapangan hijau itu.


Rizaldi sangat ingin berhadapan dengan sosok rivalnya itu, dia akan membuktikan padanya kalau dia pun bisa melakukan apa yang dilakukan oleh Yoga Hilmawan.


__ADS_2