Sistem Sepakbola: Classic Number 10

Sistem Sepakbola: Classic Number 10
Chapter 139: Debut Rizaldi Di Indonesia Premier League


__ADS_3

Di babak kedua, permainan Pengambangan Cananga FC lebih dinamis daripada di babak pertama. Namun mereka masih belum bisa menambahkan skor, skor tetap bertahan 3-0 hingga ke menit 65.


Pendukung Pengambangan Cananga tidak terlalu khawatir dengan kondisi seperti ini, mereka sudah merasa di atas kertas setelah unggul 3 gol. Namun ini adalah permainan sepakbola, segala hal bisa terjadi pada si kulit bundar yang akan membuat perubahan di dalam permainan selama 90 menit itu. Itulah indahnya sepakbola, apapun bisa terjadi bahkan faktor kecil seperti keberuntungan pun bisa menjadi sebuah pembeda dalam suatu pertandingan. Faktor kecil seperti yang bernama keberuntungan saja, apalagi faktor besar seperti sumber daya klub dan lain sebagainya. Sepakbola adalah olahraga yang simpel sekaligus kompleks, begitulah kata para pengamat sepakbola di luar negeri.


Boleh jadi fans sudah merasa aman ketika tim kesayangan mereka sudah unggul jauh seperti unggul tiga gol, namun berbeda bagi seorang pelatih. Pelatih harus selalu waspada dalam segala situasi dan kondisi, bahkan saat dalam kondisi nyaman pun pasti selalu ada bahaya yang mengintai dari balik tirai kegelapan.


Itulah yang dirasakan oleh Coach Giovanni saat ini. Walaupun timnya sudah unggul tiga gol, tetapi dia merasa belum bisa bernafas lega dan duduk santai melihat jalannya pertandingan. Sepanjang babak kedua dimulai, Coach Giovanni tidak pernah lelah berdiri dan berteriak untuk memberikan arahan dan instruksi pada pasukannya.


Karena daya kreativitas tim Pengambangan Cananga FC yang mulai sedikit demi sedikit menurun, akhirnya tim Singosari mulai bangkit setelah memanfaatkan kebuntuan yang dialami tim Pengambangan Cananga. Sebagai pelatih yang termasuk pelatih top, Giovanni sudah bisa mencium bau-bau hilangnya kreatifitas itu, tetapi ia tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan dan mencoba untuk melihat situasinya sekali lagi sebelum akhirnya memberikan keputusan terakhir soal hal tersebut.


"Ward Prowse saatnya giliran kau untuk bermain!" ujar sang pelatih saat kembali ke bench untuk memberitahukan Rizaldi Fatah.


Rizaldi Fatah yang sudah selesai pemanasan itu langsung tersenyum, dia melepaskan jaket dan rompinya untuk mengenakan jersey kebanggaan timnya yang berwarna hitam-merah. Rizaldi menggunakan nomor punggung 66 karena dia masih berstatus pemain muda yang belum bisa didaftarkan, sehingga nomor punggungnya masih belum bisa menggunakan nomor punggung yang berangka kecil seperti nomor 12 atau 7.

__ADS_1


Tetapi apalah daya arti nomor punggung pikir Rizaldi. Memang benar ada pemain sepakbola yang ikonik dengan nomor punggungnya seperti Megabintang dulu yaitu Christiano Ronaldo yang ikonik dengan angka 7, atau Lionel Messi dengan angka 10 nya. Dan ada pula salah satu pemain dari Inggris yang sangat bersinar di tahun 2017-2020an, yaitu Jesse Linggardinho yang sangat ikonik dengan nomor punggung 14.


Tetapi bagi Rizaldi Fatah jalannya masih panjang, jadi dia tidak terlalu memperdulikan angka nomor punggung untuk sekarang. Untuk sekarang dia hanya fokus untuk mengembangkan permainannya dan membantu timnya agar mencapai kemenangan dan memenangkan tropi.


Ketika bola keluar Rizaldi Fatah barulah bersiap untuk berdiri di pinggir lapangan. Assisten wasit sudah menunjukkan pemain yang akan masuk dan akan keluar lewat papan panel, Rizaldi Fatah akan masuk menggantikan Kenzo Momota yang sama-sama memiliki peran sebagai playmaker di tim Pengambangan Cananga.


"Semoga beruntung bocil! Nikmati laga mu hari ini" ucap Kenzo sebelum dirinya keluar digantikan oleh Rizaldi.


Rizaldi tidak menyahut, dia hanya mengangguk pelan karena saat ini dirinya sudah memasuki ranah fokus tingkat tingginya untuk bermain pada hari ini. Rizaldi bahkan tidak mendengar sorakan-sorakan para pendukung setia mereka, atau beberapa pendukung yang menyebutkan namanya dengan sangat keras. Rizaldi seolah-olah tenggelam di dalam lautan rumput hijau ini dan dia menyatu dengan semua hal yang ada di stadion ini.


Karena tidak terbendung akhirnya Rizaldi mendapatkan sebuah momentum. Rizaldi berhasil memberikan sebuah umpan lambung yang akurat ke sosok Anan Riswan yang berdiri bebas di sisi flank kanan pertahanan musuh. Begitu mendapatkan bola, Anan Riswan langsung menggunakan kecepatannya untuk melakukan tusukan ke jantung pertahanan tim Singosari FC, tetapi Anan tidak langsung menendang bola itu. Dia malah memberikan bola ke ruang tengah yang kosong dan tidak ada satu orangpun yang dituju olehnya.


Memang seperti itulah penglihatan awal para pemain Singosari FC ataupun para supporter yang melihat pertandingan itu langsung dari Stadion Cananga. Ruang kosong yang dituju oleh Anan tadi bukanlah ruang kosong, melainkan sebuah ruang yang diciptakan oleh Rizaldi sendiri untuk dirinya sendiri. Bola itu bergelinding ke arah kaki Rizaldi Fatah yang tidak ada pengawalan sama sekali. Rizaldi langsung memberikan tendangan keras dari luar kotak penalti, bola menerjang keras gawang Singosari FC dan masuk. Kiper Singosari FC tidak bisa melihat bola itu dan mati langkah, yang dirinya bisa lakukan hanyalah berpikir untuk menghempaskan tubuhnya saat bola itu datang, tetapi semua sudah terlambat.

__ADS_1


Rizaldi langsung berlari ke arah penonton untuk merayakan gol debutnya di liga. Sebuah gol yang pastinya akan ia ingat selama ia berkarir menjadi seorang pesepakbola. "Satu untuk banyak gol yang akan ku ciptakan dengan kaki ini!" ujar Rizaldi sambil berselebrasi dengan menunjukkan kaki kanannya yang ia gunakan untuk mencetak gol tadi.


Pengambangan Cananga FC berhasil unggul 4-0 di menit ke 68.


Di menit ke 80 Pengambangan Cananga berhasil kembali merubah skor sekali lagi. Sekarang lewat aksi individu Rizaldi Fatah yang berhasil membuat barisan pertahanan tim Singosari kocar-kacir, lalu dia memberikan umpan silang sedikit rendah pada Ednilson Silva yang sudah menunggu di dalam kotak penalti tim lawan. Ednilson Silva tidak membiarkan bola itu direbut oleh lawan, dia langsung berlari menuju arah bola daripada harus menunggu datangnya bola, lalu Ednilson Silva langsung melakukan heading dan mengarahkan bola ke bawah untuk memberikan efek pantulan.


Karena pantulan itu kiper tim Singosari FC sedikit terkecoh dan malah salah mengantisipasi datangnya bola, sehingga bola pun kembali bersarang ke gawangnya untuk yang kelima kalinya. Dengan gol itu juga Ednilson Silva berhasil mencetak hat-trick pertamanya di klub Pengambangan Cananga dan juga merupakan hat-trick pertama dalam liga Indonesia Premier League.


Sampai wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 5-0 untuk kemenangan tim Pengambangan Cananga FC. Coach Giovanni bersalaman dengan pelatih dari Singosari FC, begitu pula beberapa pemain Pengambangan Cananga yang lainnya juga melakukan hal yang sama.


Ednilson Silva sibuk untuk mengangkat Rizaldi Fatah, karena umpan terakhir dari Rizaldi Fatah tadi berhasil membuatnya untuk mencetak hat-trick sehingga dia merasa memiliki hutang pada bocah itu.


"Hei nak malam ini akan ku traktir kau main perempuan, pilih saja perempuan yang kau mau lalu kita berdua akan bersenang-senang sampai pagi!" ucap Ednilson Silva disertai tawa seperti raja iblis.

__ADS_1


Rizaldi Fatah langsung terdiam, dia merasakan bahaya jika dia tidak segera pergi dari situ. Sebuah catatan yang sangat bagus untuk Rizaldi Fatah dalam laga debutnya, Rizaldi berhasil mencatatkan 1 gol dan 1 assist pada laga hari ini. Rizaldi Fatah tahu dia akan terus memberikan yang terbaik untuk tim dan juga untuk dirinya sendiri, dan dia sudah tidak sabar untuk melakukannya lagi di hari lain.


__ADS_2