
Setelah mendapatkan jadwal libur selama 2 hari, para punggawa Pengambangan Cananga FC akan kembali langsung memainkan laga mereka selanjutnya. Indonesia Premier League kini memasuki pekan ke 13, rasanya sudah sangat begitu lama semenjak Rizaldi baru dipromosikan ke tim senior setelah lama menimba ilmu di akademi Pengambangan Cananga FC.
Di match-day ke 13 ini, Pengambangan Cananga FC akan berhadapan dengan tim yang menghuni dasar klasemen Indonesia Premier League saat ini, yaitu tim yang memiliki julukan Laskar Kuning Biru, Gresik Petrokimia FC.
Gresik Petrokimia FC, tim yang menghuni dasar klasemen Indonesia Premier League saat ini. Mereka hanya mengumpulkan 6 poin dari 12 laga yang sudah mereka mainkan. Itu artinya mereka hanya menang 2 kali dan mengalami 10 kali kekalahan. Selain menjadi tim yang menghuni dasar klasemen, Gresik Petrokimia juga menjadi tim yang paling banyak kemasukan gol dalam 12 laga yang sudah mereka mainkan. Mereka kebobolan lebih dari 20 gol, lebih tepatnya mereka kebobolan 28 gol dari 12 laga yang mereka jalani, itu artinya mereka belum pernah mencatatkan satupun clean-sheet.
Di atas kertas, Pengambangan Cananga FC bisa dengan mudah untuk mendapatkan 3 poin di pertandingan kali ini, namun itu jika mereka bisa bermain seperti biasanya dan memberikan rasa hormat kepada tim yang akan menjadi musuh mereka saat ini.
Itulah yang dikatakan oleh Coach Giovanni Almeida pada saat konferensi pers sebelum pertandingan. Dia ingin anak-anak asuhannya memberikan respek penuh kepada tim lawan, karena menurut Coach Giovanni Almeida tim yang sedang terpuruk adalah musuh yang bisa menjadi menakutkan. Itu karena tim seperti Gresik Petrokimia sangat berhasrat penuh untuk mendapatkan kemenangan yang lainnya dan memperbaiki posisi mereka di liga, kadang mereka menjadi sedikit menakutkan jika mereka bisa tampil lepas seperti itu dan sudah ada 2 korban karena meremehkan mereka, keduanya adalah tim yang mengisi papan tengah di Indonesia Premier League, yaitu Lampung Metro City dan juga Cirebon Gamberetto FC.
Kedua tim itu termasuk tim yang kuat dan kadang menghuni papan tengah klasemen liga ataupun kadang finish di posisi bix-six, tetapi mereka berhasil dikalahkan oleh Gresik Petrokimia dan hebatnya lagi Gresik Petrokimia mengalahkan mereka pada saat laga tandangnya, artinya tim Lampung Metro City dan Cirebon Gamberetto FC dikalahkan saat berlaga di kandang mereka sendiri.
Coach Giovanni Almeida tentu tidak ingin hal itu terjadi pada timnya, dia ingin tetap menjaga jarak dari sang pemuncak klasemen sementara saat ini yaitu Tarakanita Jakarta yang terus memenangi setiap lata mereka, bahkan mereka menjadi tim yang paling produktif di liga saat ini dengan mencatatkan 34 gol dari 12 laga. Giovanni Almeida tidak ingin mereka kehilangan poin di laga ini, karena ini akan menjadi salah satu laga penting buat Pengambangan Cananga FC, sebab di match-day ke-15 nanti mereka akan berhadapan dengan sang pemuncak klasemen Tarakanita Jakarta FC.
__ADS_1
Tidak banyak perubahan yang dilakukan oleh coach Giovanni, beliau hanya melakukan sedikit rotasi kepada para pemainnya. Posisi kiper kembali diisi oleh kiper utama tim sebelumnya M. Ramli, karena Derry Yanuar harus melakukan pemusatan latihan untuk membela timnas U-17 berlaga di AFF. Selain Derry, Martin dan juga Axel Raihan juga absen dalam laga kali ini dan beberapa laga kedepannya karena hal yang serupa.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Coach Giovanni di konferensi pers, Rizaldi kembali teringat akan pertandingan melawan Jeonbuk Hyundai Motors. Dia tidak ingin lagi mengalami hal yang serupa, sehingga dia lebih memilih untuk mempersiapkan diri dan tidak memandang remeh musuhnya. Rizal berencana tidak menggunakan kartu pemain di pertandingan kali ini, dia lebih memilih untuk menyimpan kartu pemain untuk pertandingan yang lebih krusial nanti.
Pengambangan Cananga menjamu Gresik Petrokimia FC di stadion Cananga, semua pemain sudah berkumpul di lapangan dan melakukan jabat tangan. Kick-off telah dimulai dari tim Pengambangan Cananga.
Seperti biasa, Pengambangan Cananga FC memainkan permainan fast build-up play yang sangat merepotkan banyak pertahan klub-klub lain. Tetapi tim tamu tidak mau membiarkan permainan Pengambangan Cananga FC mengalir begitu saja, mereka kali ini tampil menekan karena mereka ingin mendapatkan poin tambahan dan keluar dari posisi menyeramkan.
Dari menit-menit awal Pengambangan Cananga FC menekan pertahanan tim tamu, namun tim tamu mampu sedikit bertahan dan juga bisa beberapa kali melancarkan serangan balik cepat yang cukup berbahaya. 15 menit awal, Pengambangan Cananga FC mencatatkan 3 tembakan ke arah gawang, 1 diantaranya masih bisa ditepis oleh kiper tim Gresik Petrokimia FC dengan baik.
Pengambangan Cananga kembali bisa menggandakan keunggulan di menit ke-34. Kali ini Rizaldi memberikan sebuah umpan matang ke kotak penalti tim lawan setelah mengobrak-abrik pertahanan tim Gresik Petrokimia FC dari sisi kanan. Bola yang begitu matang itu disundul oleh Ednilson Silva, tetapi sundulannya masih bisa ditepis oleh kiper tim Gresik Petrokimia FC. Bola rebound gagal di sapu bersih oleh pemain bertahan tim Gresik Petrokimia FC, dan pada akhirnya Anan Riswan yang ada di sana langsung menyambar bola rebound itu dan mencetak gol kedua bagi Pengambangan Cananga FC.
Sebelum turun minum, Pengambangan Cananga FC kembali berhasil mencetak gol. Kali ini akhirnya Ednilson Silva yang berhasil mencetak gol lewat aksi individunya, dia dengan mudah mengelabui kiper Gresik Petrokimia FC dan merobek jala gawangnya untuk merubah skor menjadi 3-0 di menit-43.
__ADS_1
Memasuki babak kedua tim Pengambangan Cananga FC mencoba bermain lebih santai dengan menurunkan sedikit tempo permainan, sayangnya mereka harus kebobolan di menit-51 lewat gol yang diciptakan oleh Rizqi Ridho sang pemain nomor 9 di tim Gresik Petrokimia FC.
Tetapi Pengambangan Cananga kembali bisa mencetak gol setelah 5 menit dari gol Gresik Petrokimia FC sebelumnya. Rizaldi memberikan sebuah asist yang hebat kepada Ednilson Silva yang menyelesaikan tugasnya dengan tendangan first-time yang merobek jala gawang tim Gresik Petrokimia FC.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Pengambangan Cananga FC berhasil menjaga keunggulan mereka. Skor 4-1 untuk kemenangan Pengambangan Cananga FC, kemenangan yang lain untuk pasukan merah hitam dan kini mereka siap untuk menghadapi tim pemuncak klasemen sementara Indonesia Premier League saat ini.
..........
Sementara itu, di tribun setelah pertandingan berakhir....
Seorang pria misterius terlihat sedikit puas ketika melihat pertandingan itu, tidak tahu apa yang membuatnya puas namun dia seperti baru saja menemukan emas di tumpukan sampah.
Pria itu langsung merogoh saku celananya, dia mengambil handphonenya dan terlihat sedang memilih nomor yang ingin dia telepon. Setelah itu dia pun menelpon seseorang yang sepertinya cukup penting bagi dirinya, setidaknya seperti itu.
__ADS_1
"Halo bos! Bocah itu kembali menunjukkan sesuatu hal yang menarik di sini. Aku sudah memperhatikannya selama hampir satu tahun ini dan perkembangannya begitu cepat, melebihi perkiraanku. Sepertinya dia akan cocok bermain di klub kita dan sangat cocok dengan visi misi klub kita yang baru, kita harus segera mengamankannya atau tidak kita bisa menyesal suatu hari nanti" ucap pria tersebut.
Lalu pria tersebut tersenyum begitu mendengar balasan dari orang yang dirinya telepon, dia merasa puas karena sepertinya tugas yang sudah ia lakukan selama ini ada hasilnya bagi dirinya. Telpon pun ditutup, pria itu pun lalu pergi tanpa sepengetahuan orang lain siapa sebenarnya sosoknya tersebut.