
Hari ini Adalah tanggal 30, hari ulang tahun Stella .
Orang tuanya memberi surprise, ia datang Ke kota XY menjumpai anaknya, ia datang bersama dengan orang tua Marcel.
Sementara Marcel tidak mengetahui bahwa hari ini Stella ulang tahun, ia melupakannya karena ia terlalu sibuk bekerja.
Sore hari tepat pukul 16.00 , Seorang satpam memasuki rumah itu dan memanggil Stella. Satpam itu bernama Budi.
Pak Budi : Sore nona, di depan ada yang ingin masuk apa nona mengenalnya? (menjumpai Stella di suatu ruangan yang berada di lantai 1)
Stella : Siapa pak? (berdiri dari duduknya)
Pak Budi : dia sih mengaku bahwa dia orang tua Pak Marcel nona.
Stella : Oh ayok kita lihat (berjalan)
Stella pun berjalan keluar rumahnya, ia berjalan hingga ke pagar.
Stella : Buka aja pak, suruh masuk (berdiri di pos)
Satpam itu pun langsung membukakan pagar, mobil itu pun segera masuk dan parkir di halaman luas didepan rumah itu. Stella berjalan menuju mobil itu, orang didalam mobil itu pun keluar .
Stella : Mami (memeluk mamanya)
Mama : Selamat ulang tahun ya sayang (mencium kening anaknya)
Stella : Stella pikir mami lupa (memasang muka manja)
Papa : Selamat ulang tahun sayang (memeluk anaknya)
Mama Marcel : Selamat ulang tahun Stella (memeluk Stella)
Papa Marcel : Selamat ulang tahun Stella (menyalam Stella)
Maxim, Bastyan dan Eylard langsung masuk kerumah megah itu, mereka mengelilingi rumah itu karena terkagum kagum melihat bangunannya.
Stella : Ayo masuk semua (merangkul mamanya), nanti kopernya biar Bibi aja yang bawakan itu tan(melihat mama Marcel)
Stella langsung menyuruh 3 orang pekerja rumahnya untuk membawakan koper koper itu masuk kerumahnya.
Mereka pun berjalan memasuki rumah itu dan duduk di ruang keluarga itu sambil berbincang bincang.
Pukul 19.00, Marcel datang memasuki rumah itu, ia sangat kaget melihat keluarganya dan keluarga Stella sedang mengumpul di ruang santai.
Marcel : Ma, pa (menyalam kedua orang tuanya) , Tante (menyalam mama Stella dan papa Stella), Uda lama datang?
__ADS_1
Papa Stella : Sekitar jam 4 tadi Marcel.(Melihat jam di tangannya)
Marcel : Aku mandi dulu lah ya (melihat seluruh orang yang ada di ruangan itu.
Stella pun berjalan ke dapurnya melihat makanan.
Stella : bi , masak banyak kan?
Bi Murti : Iya nyonya, apa sudah mau makan?
Stella : Iya bi, tolong siapin ya Bi.(berjalan kembali ke ruang keluarga)
Stella bertemu Wati , dan menyuruh Wati untuk membantu Bi Murti menyiapkan makan malam.
Ia pun berjalan kembali ke ruang keluarga.
Stella : Mau mandi dulu atau makan dulu? (melihat orang tua Marcel dan orang tuanya)
Mama Stella : Mandi dulu lah nak(memberi senyuman)
Mama Marcel : Ada kamar kosong kan haha (tertawa)
Papa Stella : Kayaknya banyak Bu hahaha (tertawa)
Stella : Ada kok, mau yang dimana? lantai 1, 2 atau 3?
Mama Marcel : Iya Stella ada ada aja haha
Stella : Haha (tertawa) , di lantai 2 saja ya ada kamar kosong tapi cuma 1
Mama marcel : Iya Uda kita tengok tengok dulu yok (mengajak mama Stella)
Mamanya dan mama Marcel berjalan menaiki tangga dan melihat ruangan yang berada di lantai 2.
Mama Marcel : Tante disini ajalah, ini kamar siapa?
Stella : Kamar Stella Tan (ia langsung membungkam kan mulutnya)
Mama Marcel : Ooh (berjalan ke kamar Marcel),ini kamar kosong kan?
Stella : Itu kamar Marcel Tan.
Mama Marcel : Maksudnya apa? kalian tidur terpisah? (memelototi Stella)
Stella : Ha iya Tan (melihat Marcel yang keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk)
__ADS_1
Mama Marcel : Kalian tidur terpisah? kalian ini suami istri (nadanya naik)
Marcel : Kenapa ma ribut ribut?
Mama Marcel : Kalian tidur terpisah ?
Stella : Enggak Tan, Stella tidur disana kalau Stella lagi flu doang, kalau gak flu Stella tidur disini.
Mama Marcel : Ooh , Tante pikir kalian tidur terpisah (memberi senyuman kepada Stella) , sory ya kalau Tante tadi ngomong suara nya besar.
Stella : Iya Tan (memberi senyuman datar)
Mama Marcel : Tante tidur disana ya(menunjuk kamar Stella)
Stella : Iya Tan (memberi senyuman)
Mama Marcel pun berjalan menuju kamar Stella, sedangkan mamanya sudah memasuki kamar yang satu lagi.
Mereka pun masuk ke kamar masing masing, suami mereka pun masuk ke kamar untuk mandi.
Stella berjalan keluar dari kamar namun Marcel menarik tangannya.
Marcel : Jangan keluar dulu (menarik tangan Stella)
Stella : Aku mau siapin makanan(melepaskan genggaman tangan Marcel)
Marcel : Sudah ada bibi yang siapin(menarik tangan Stella hingga ia tersungkur ke tempat tidur)
Stella : Sakit tau (memegang tangannya)
Marcel pun menutup pintu dan mengunci nya.
Stella : Kenapa di kunci (menarik kunci dari tangan Marcel)
Marcel : Kamu kenapa sih kayak orang ketakutan? (mengambil pakaiannya)
Pikiran Stella sudah panjang kemana mana, Aduh dia mau ngapain lagi ?"ucap Stella dalam hati.
Marcel mengenakan pakaiannya, Stella membelakangi nya agar tak melihat tubuh Marcel.
Marcel : Tadi kamu bilang apa sama mama?
Stella : Aku gak ada bilang apa apa (mengerutkan mukanya)
Marcel : Terus kenapa mama sampai marah tadi?
__ADS_1
Stella : Tadi dia bertanya itu kamar siapa, aku jawab itu kamar aku, terus dia tanya apa tidur terpisah ya aku jawab iya, tadi kan kamu dengar juga (membuang mukanya) , udahlah ah aku mau makan. (berdiri)
Marcel pun membuka kunci pintunya dan membuka pintunya , mereka keluar dari kamar itu. Marcel berjalan menuruni tangga menuju dapur ,sedangkan Stella memanggil orang tua mereka untuk makan malam di ruang makan.