
Selesai makan pun mereka segera keluar dari restoran itu, Mereka berjalan menuju parkiran dan memasuki mobil, Marcel pun menyalakan mobilnya dan melajukannya menuju kantor Stella.
Stella : Kamu masih narik ojek online? (melihat Marcel)
Marcel : Uda lama enggak, kenapa (Melihat Stella)
Stella : Aku mau pinjem akun nya (menggaruk telapak tangannya)
Marcel : Akun driver aku? (mengerutkan dahinya)
Stella : Iya (menganggukkan kepalanya)
Marcel : Buat apa?
Stella : Buat duit tambahan (mengambil hpnya)
Marcel : Emang duit kamu kurang ?(tetap fokus menyetir)
Stella : Gak sih, Kan besok aku Uda berhenti kerja, Otomatis aku gak dapat duit lagi. Tapi kalau gak mau yaudah sih (menyandarkan kepalanya ke kursi)
Marcel : Buat apa sih? (melihat stella)
Stella : Buat duit tambahan aja kan lumayan , kalau gak mau yaudah gak usah di perpanjang lagi (menarik nafasnya)
Marcel : Kamu kan bisa minta sama aku, kamu butuh berapa? (melihat Stella)
Stella : Aku gak butuh ya uang kamu (melihat sinis Marcel)
Marcel : Aku mau bantuin kamu, kamu malah nolak
Stella : Bantuin gak gitu caranya
Marcel : Cewe jadi driver itu bahaya stell, mending gak usah (berbicara lembut).
Emang dari awal Uda gak mau kasih ya bilang aja engga, gak usah pakai cari alasan segala kali "ucap Stella dalam hatinya.
Sesampai di kantor Stella, ia langsung turun dari mobil.
__ADS_1
Marcel : Kamu cuti kan?(melihat Stella)
Stella : Iya (membuka pintu)
Marcel : Terus mau ngapain?
Stella : Mau ambil mobil lah (menutup pintu )
Stella berjalan memasuki gedung kantornya, sedangkan Marcel memilih untuk menunggu Stella, karena ia akan mengikuti kemana Stella setelah pulang dari kantor ini. Marcel pun menepikan mobilnya supaya Tidak kelihatan Stella.
Beberapa lama kemudian Mobil Stella sudah melaju melewati Marcel, Marcel pun segera mengikutinya dengan jarak yang tidak begitu dekat.
Tuh kan benar dia gak langsung pulang kerumah "pikir Marcel dalam hati.
Stella membawa mobilnya menuju sebuah Taman, Ia tidak mengetahui bahwa Marcel mengikutinya.
Stella memarkirkan mobilnya di Parkiran yang sudah di sediakan untuk pengunjung taman, ia segera turun dari mobil tanpa membawa apapun.
Marcel pun memarkirkan mobilnya agak jauh dari parkiran Stella, Marcel memakai topi dan kacamata yang ada di mobilnya, ia pun turun dari mobil dan mencari Stella di taman. Ia menemukan Stella di sebuah kursi , di sana Stella duduk sambil melamun. Marcel terus memperhatikannya, Air mata mengalir di pipi Stella .
Marcel pun langsung membuka kacamatanya dan meletakkannya di saku celananya, ia berjalan menuju Stella, karena ia tak sanggup membiarkan air mata Stella mengalir lagi.
Marcel : Stella (memegang bahu Stella dan duduk disampingnya)
Stella yang melihat Marcel segera menghapus air matanya.
Stella : Ngapain disini ? (menghapus air matanya)
Marcel : Tadi aku lewat, ada mobil kamu di parkiran yaudah aku berhenti, kamu kenapa nangis?(melihat Stella)
Stella : Kamu ngikutin aku ya?(menghapus lagi air matanya)
Marcel : Gak, kamu kenapa nangis Stella ?
Stella : Bukan urusan kamu (menghapus lagi air matanya yang mengalir)
Marcel : Aku akan menjadi suamimu, tentu ini urusan aku.
__ADS_1
Mendengar jawaban Marcel pun tangisan Stella semakin kencang, Marcel pun langsung menghapus air mata Stella.
Marcel : Stella (menghapus air mata Stella)
Stella : Kamu tau gak sih (menarik nafas panjang) , aku di katakan ******* (air mata nya langsung mengalir)
Belum selesai Stella berbicara Marcel langsung memotong perkataannya.
Marcel : Siapa ? (berdiri dan melihat sekeliling taman)
Stella tidak menjawab, namun air matanya terus mengalir.
Marcel : Siapa stell, bilang(duduk disamping stella)
Stella : Orang akuntan di kantor (menghapus air matanya)
Marcel : Di kantor kamu? cewek atau cowok? Kenapa kamu dikatain seperti itu ?( memelototi matanya melihat Stella)
Stella : Cowok (berdiri dari duduknya)
Marcel : Siapa ? (menarik tangan Stella), Kenapa dia bilang kayak gitu?
Stella : Aduh (duduk di kursi karena Marcel menariknya), Dia Adit (melihat Marcel), karena aku bilang aku bakal nikah sama kamu, semalam dia nembak aku, aku nolak dia , Uda kan?(langsung berdiri)
Marcel : Kita temuin dia sekarang (menarik tangan Stella )
Stella : Udah aku gak mau (melepaskan genggaman tangan Marcel)
Marcel : Meskipun kamu Uda nolak dia, dia gak pantas bilang itu ke kamu (berjalan di samping Stella)
Stella : Dia nunggu aku putus dari Prayoga Uda lama (mengehentikan langkahnya), semalam dia nembak aku, aku nolak dia, Hari ni aku minta izin ngundurin diri perusahaan, dia tanya kenapa aku jawab karena mau nikah, Itu wajar aja mungkin dia sakit hati.
Marcel : Kita temuin dia sekarang (menarik tangan Stella)
Stella : Udah ya, aku gak mau (melepaskan genggaman tangan marcel dan berjalan meninggalkannya)
Stella langsung berjalan menuju parkiran mobilnya, dan melajukan mobilnya.
__ADS_1