Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Masih tidur


__ADS_3

Marcel tampak keluar dari cafe itu, ia pun memasuki mobilnya langsung. Stella pun melajukan mobilnya ke arah pulang.


Tuhan, aku memang mau menikah dengan Marcel, tapi kenapa hati ku tidak bisa melupakan Yoga, Masak iya aku menikah dengan pria yang tidak kucintai, Apa aku memang harus membuka hati untuknya , Tapi aku terlalu takut untuk mencintai nya"ucap Stella dalam hati.


Ia melihat kaca spionnya, mobil Marcel berada dibelakangnya, memantau nya.


Sesampai dirumah Stella langsung memarkirkan mobilnya di garasi , ia pun segera turun dari mobil dan berjalan masuk ke rumahnya dan segera mengganti pakaian di kamarnya.


Marcel segera memarkirkan mobilnya di garasi dan turun dari mobilnya, ia melihat mama Stella sedang menutup pagar rumahnya.


Marcel : Tante, Stella mana?(berjalan mendekatinya)


Mama Stella : Di kamar nya Marcel, masuk aja (menunjuk rumahnya)


Marcel pun segera masuk ke rumah Stella dan memasuki kamar Stella tanpa mengetuknya, Stella yang sedang berbaring pun kaget melihat Marcel membuka pintu kamarnya, Marcel menutup kembali pintu itu dan berjalan mendekati Stella.


Stella : Ih ngapain masuk masuk kamar ?(melihat Marcel dengan sinis dan segera duduk)


Marcel : Besok jam berapa ?


Stella : Terserah aja deh (melihat Marcel)


Marcel : Kamu tidur sendirian? (memberi senyuman nakal)


Stella : Iya


Marcel : Aku pulang ya (memberi senyuman)


Stella : Ya

__ADS_1


Marcel : Kamu gak nganterin aku sampai ke depan?


Stella : Tadi masuk sendiri kan? pulang sendiri sana ?(menarik selimutnya)


Marcel : Da da (membantu Stella mengambil selimutnya) besok pagi siap siap ya (membuka pintu)


Marcel pun meninggalkan rumah Stella, Stella pun segera tertidur.


Di rumah Marcel segera membaringkan badannya dan melamun.


Sebentar lagi apa yang aku impi impikan selama ini bakal tercapai, aku bakal miliki dia seutuhnya " ucap marcel dalam hati.


Marcel pun tertidur setelah melamun panjang.


Pagi hari yang cerah Marcel terbangun dan langsung mandi, sementara Stella masih tertidur pulas dirumahnya. Selesai mandi Marcel langsung mengeluarkan mobilnya dari garasi dan berjalan menuju rumah Stella, ia melihat garasi Stella, hanya ada mobilnya, mobil papa dan mama Stella juga tidak ada. Marcel pun mencoba membuka pagar dan mencoba mengetuk pintu namun tidak ada yang membukanya, Marcel pun membuka pintu rumah itu, ia segera berjalan mencari Stella, namun ia belum menemukan Stella. Marcel pun memutuskan untuk mengetok kamarnya, namun belum ada jawaban. Marcel pun membuka kamarnya, ia melihat Stella masih tertidur pulas di tempat tidurnya, Marcel pun berjalan mendekatinya.


Marcel : hei bangun bangun (mengguncang guncang tangan Stella)


Marcel : Kemarin kan aku Uda bilang siap siap (meletakkan kedua tangannya di pinggang)


Stella : Aduh kan masih jam 8 (melihat jam dinding dikamarnya)


Marcel : Bukan masih tapi Uda


Stella : Ya udah kamu siap siap lah dulu sana (membuka selimutnya)


Marcel : Aku Uda siap , tinggal berangkat nih


Stella : Aku mandi dulu (berjalan meninggalkan Marcel)

__ADS_1


Stella pun langsung berjalan menuju kamar mandinya, Marcel menunggunya di ruang tamu sambil menonton televisi yang ia nyalakan.


Selesai mandi Stella langsung mengenakan pakaiannya dan berjalan menuju dapurnya, ia mencari makanan untuk sarapannya, namun ia tidak menemukan makanan di meja makan itu, ia membuka kulkas dan menemukan Indomie, ia pun memasaknya.


Stella berjalan ke ruang tamu menghampiri Marcel.


Stella : Uda sarapan ? (berdiri di tepi ruangan)


Marcel : Uda


Stella : Aku sarapan sebentar (meninggalkan Marcel dan berjalan menuju dapur)


Marcel yang tidak bisa lama lama berjauhan dengan Stella pun berjalan mengikutinya dan duduk disamping Stella.


Marcel : Itu semalam Mama dia sakit ya?(melihat Stella)


Stella : Iya (memasukkan Indomie ke mulutnya)


Marcel : Sakit apa ?


Stella : Struk


Marcel : Uda lama?


Stella : Baru 2 tahun ini (meneguk kan minumannya)


Marcel : Kenapa?


Stella : Perusahaan nya bangkrut waktu itu, dia terlalu stres jadi struk

__ADS_1


Marcel : Kayaknya kamu sayang banget sama kamu ya (memberi senyuman)


Stella : Emang iya (memberi senyuman)


__ADS_2