Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Ke pesta boleh bawa orang


__ADS_3

Marcel melihat Stella sedang duduk di kursi tera rumahnya, Mana Adit?"tanya Marcel dalam hati"


Lalu ia berjalan keluar pagar , ia pura pura berjalan di komplek yang sudah mulai gelap ,terus menyapa Stella


Marcel : Loh stell mau kemana? berdiri didepan pagar rumah Stella)


Stella : Acara ulang tahun temen bang(memberikan senyuman)


Marcel : Naik apa perginya?


Stella : Naik mobil lah bang (memberi kan senyuman lagi)


adit punya mobil?"tanya Marcel dalam hati".


Marcel : Oh sama temen ya?


Stella : Gak bang, nih mau pesen Ojek online.


Marcel begitu senang mendengarnya.


Marcel : Aku antar aja mau? ni Uda malem .


Stella : Abang sibuk gak?


Marcel : Gak , mau?

__ADS_1


Stella : Mauuu (memberikan senyuman lebar)


Marcel : Ntar ya, siap siap dulu.


Marcel berjalan masuk kerumahnya, ia langsung menuju kamarnya, Marcel tampak begitu senang . ia merapikan rambutnya dan mengambil kunci mobil, lalu ia mencium badannya. Untung Uda mandi tadi "ucap nya dalam hati", Marcel menyemprotkan parfum ke tubuhnya untuk menambah aroma wangi, ia keluar kamarnya menuju kamar mamanya, Disana mamanya sedang bermain ponsel.


Marcel : Ma ,Marcel mau pergi dulu ya.


Mama : Iya hati hati bang, tutup pintu ya.


Mamanya menjawab dengan tidak banyak tanya.


Marcel langsung keluar rumah menuju parkiran mobilnya, ia memasuki mobilnya, dan menyalakan mesinnya, Lalu Stella datang dan memasuki mobil itu.


Marcel : Nanti kamu pulang sama siapa?( memasang kunci mobilnya)


Marcel : Nanti mau aku jemput juga?(menyalakan mesin mobilnya dan melajukannya dengan pelan)


Stella : Boleh, eh Abang ada kegiatan? (melihat ke arah Marcel)


Marcel : Gak ada (mencari ponselnya di saku)


Stella : Kalau gitu Abang ikut aja gak?(menaikan alisnya)


Marcel : Emang boleh, Bentar ya hp ku tinggal (memutar balik mobilnya)

__ADS_1


Stella : Boleh, tapi aku baca undangan dulu lah ya.


Marcel memberhentikan mobilnya didepan rumahnya dan mematikan mesin mobilnya, ia segera masuk ke dalam rumah mengambil hpnya, Stella langsung turun dari mobilnya dan berjalan kerumahnya, ia memasuki kamarnya , ia segera mengambil kartu undangan dari meja hiasnya, ia membawa nya ke mobil Marcel, Saat ia memasuki mobil , Marcel pun ikut masuk ke dalam mobil.


Stella : Nih bang, boleh bawa orang kok (menunjuk kartu undangan)


Lalu Marcel pun membacanya, ternyata benar diundangkan itu memperbolehkan untuk membawa pasangan masing masing.


Marcel : Ini pasangan kan, pasangan kamu kan Adit (menyalakan mesin mobil)


Stella : Ih apa sih (memukul bahu Marcel )


Marcel : nanti kamu sama Adit , Nanti ditanyain aku datang sama siapa, masa iya gak diundang main datang aja (Melihat ponselnya)


mesin mobil masih terus menyala, namun Marcel belum mengemudikan mobilnya, ia masih melihat ponselnya.


Stella : Is gak doh bang, kalau Abang mau Abang ganti baju Abang


Marcel : Nanti kamu sama Adit? (meletakkan hpnya disaku)


Stella : Kalau ada Abang ya enggak.


Marcel : Kenapa? (memberi senyuman )


Stella : Is banyak tanya dang, ganti lah baju Abang sana kalau mau ikut, Warnanya kalau gak putih , warna hitam ya. (mendorong bahu Marcel)

__ADS_1


Marcel pun segera berlari kedalam rumah. Yes,yes,yes (mengucapkannya dalam hati). Ia langsung membuka lemarinya mengambil kemeja berwarna hitam, dan celana Levis hitam, Ia mengganti pakaian yang ia kenakan kini . Ia memakai Kemeja dan celana Levis itu, ia berjalan ke kaca, melihat tubuhnya di kaca, ia segera keluar dari kamar, ia menutup pintu rumahnya dan berjalan memasuki mobilnya.


__ADS_2