Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Dalam satu meja


__ADS_3

Ia mengambil ponsel didalam tasnya dan membukanya, ia membuka Twitternya , beranda Twitternya sudah penuh dengan foto temen temennya yang berpose ditempat yang disediakan di acara ulang tahun itu. Marcel memasuki mobil itu ,lalu memberikan paper bag itu kepada Stella, Marcel melihat jam tangannya sudah pukul 19.57 ,ia langsung menyalakan mesin mobilnya Dan melajukan nya ke arah hotel itu. Ia membawa mobilnya ke arah parkiran, ia mengambil Karcis dan mencari tempat parkir yang kosong, ia memarkirkan mobilnya disana. Stella turun dengan membawa tas dan paper bag yang berisikan kado itu, Marcel segera turun dan mengunci mobilnya, Stella berdiri di depan mobil itu menunggu Marcel, Marcel Menghampirinya , Stella pun memberikan paper bag itu kepada Marcel, Marcel pun mengambilnya tanpa banyak bicara, mereka memasuki Hotel itu, Ia memasuki lift diikuti Marcel, Stella langsung menekan angka 3 di lift itu, Orang orang yang berada di lift itu memperhatikan Stella Dan Marcel dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. Lift berhenti dilantai 3, mereka segera keluar dari lift , di sana Stella mencari lokasi pesta nya, ia menemukan beberapa temannya yang menjadi Penyambut tamu, ia berjalan menuju temannya itu.


Hai, ayoo silahkan masuk (memberikan souvernir kepada Stella Dan Marcel ) " ucap Tika, Kawan Sekelas Stella.


Ini pacar yang ke berapa stell ,gak pernah nampak "Ucap Rahel" kawan sekelas Stella yang saat ini berdiri disamping Tika.


Stella tidak menjawab pertanyaan Rahel itu, ia hanya tersenyum.


Ayo aku antarin ke tempat duduknya,"Ucap Rahel sambil berjalan"


Stella dan Marcel berjalan dibelakangnya mengikuti Rahel . Rahel membawa mereka ke meja bernomor 12.Sesampai di tempat duduk, Stella mengambil paper bag dari tangan Marcel dan memberikannya kepada Rahel .


Stella : Eh ini kasihkan buat Carol ya, dari kami. (memberikan paper bag)


Rahel : Oh oke(mengambil paper bag itu)


Mereka duduk di kursi yang sudah disediakan, Marcel duduk bersampingan dengan stella, meja itu berbentuk lingkaran , terdapat 6 kursi tersedia di 1 meja, di meja yang ditempati Stella masih terdiri dari Marcel dan Stella, 4 kursi masih kosong. Acara pun belum dimulai. Marcel sibuk bermain ponselnya begitu juga dengan Stella.


beberapa lama kemudia Ada seorang pria yang mendatangi tempat duduk Stella, ia adalah Adit.


Adit : Hai stell (menepuk bahu stella)

__ADS_1


Stella yang kaget, langsung melihat ke arah belakang, Marcel yang mendengar ada orang menyapa Stella pun segera mengangkat kepalanya melihat ke arah orang itu. Marcel memperhatikan Adit terus.


Stella : eh iya ,kenapa dit?(melihat Adit)


Adit : Sori ya aku gak bisa jemput (melihat Marcel disamping stella)


Stella : Oh iya gak papa (memberi senyuman)


Adit : Aku duduk sana ya (menunjuk meja nomor 9 )


Stella : Oh iya oke (memberi senyuman)


Marcel melihat jam tangannya sudah pukul 20.20 namun acara belum juga dimulai, Begitu banyak tamu undangan pesta acara ulang tahun ini ,seperti nya ia mengundang satu sekolah, "ucap Marcel dalam hati.


Seorang teman dekat Stella bernama Dara datang menghampiri Nya, dara datang dengan seorang lelaki yang belum pernah dilihat Stella, namun ia tau lelaki itu adalah pacarnya dara, dara sering bercerita tentangnya.


Dara : Hai stell, aku duduk sini yaa(duduk bersamaan di satu meja dengan Stella)


Stella : Eh iya Ra, ini ya cowok itu (tersenyum ke cowok itu)


Dara : Iya haha (tertawa), ini siapa ? (mengulurkan tangan untuk menyalam Marcel)

__ADS_1


Stella : Ini Marcel (memberi senyuman)


Dara : bukan namanya yang kutanya , ini siapa mu ? (Memelototi matanya kepada Stella)


Stella : Is mata mu besar kali ya (sambil tertawa), Kok kepo ya.


Dara : Hahaha, mana ya Milka dengan Tasya kok belum Dateng juga.(Milka dan Tasya adalah dua orang teman dekat mereka juga)


Sosok yang ditanya itu pun datang menghampiri mereka.


Dorrr (menepuk bahu Stella ) Mikha mengagetkannya.


Stella : Panjang umur kalian.**(**melihat ke arah belakang)


Tasya : Milka, liat mereka pada bawa cowok (menunjuk ke arah Stella dan dara)


Dara : Mending kalian duduk, nanti diambil tempat nih ha, Untung aja kalian jomblo ya ,pas kursi nya tinggal 2 Hahaha (sambil tertawa)


Tasya pun memukul bahu dara, ia duduk di kursi yang tersisa itu.


Kini meja nomor 12 sudah terisi penuh. Meja yang lain juga sudah pada penuh , sepertinya semua undangan datang menghadiri acara ini. Kini sudah pukul 20.30 Pintu ditutup, dan acara pun dimulai.

__ADS_1


__ADS_2