Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Kos Stella


__ADS_3

Ternyata panas sekali ya "ucap Stella dalam hati sambil mengelap keringatnya yang mengalir.


Stella berjalan kaki menuju ATM , ia mengambil uang sebesar 200 ribu rupiah. Setelah mengambil uang ia meletakkan uang dan ATM di kantongnya. Stella memang tidak membawa apapun, sama seperti saat ia datang, ia hanya membawa kartu ATM , buku rekening dan hp. Namun kini hp nya sudah hilang, hanya kartu ATM dan buku rekening lah yang ia punya saat ini.


Aku mau kemana? Bahkan aku tidak punya hp untuk memesan kendaraan, kaki aku Uda pegal banget lagi.


"ucap Stella dalam hati.


Stella pun melanjutkan perjalanannya, ia berjalan menuju sebuah Toko ponsel.


Stella : Permisi bang, saya mau tanya , daerah pelosok disini dimana ya?


Daerah pelosok bagaimana kak? "ucap orang itu.


Stella : Apakah ada di kota ini yang daerahnya seperti desa?


Ooh ada kak, tapi jauh sekali "ucap orang itu.


Stella : Dimana?


Namanya Kundo kak, jauh sekali dari sini, tapi masih berada di kota ini."ucap orang itu.


Stella : Kalau mau kesana, apa bisa naik ojek online?


Bisa kak, ya tapi mungkin mahal sekali, soalnya membutuhkan waktu 2 jam untuk bisa tiba disana ,itupun kalau ada yang mau nganterin kak."ucap orang itu.

__ADS_1


Stella : Boleh gak pesanan saya ojek online untuk kesana? Hp saya mati , saya tidak punya siapapun disini.


Boleh kak, tunggu sebentar ya "ucap orang itu.


Orang itu pun memesan Ojek online, untung saja ada ojek yang mau menerima pesanan itu dan segera datang menuju lokasi penjemputan.


Biayanya 80 ribu rupiah kak "ucap orang itu sambil menunjukan hpnya kepada Stella


Stella : Ooh terimakasih ya , saya duduk sini ya


Oh iya kak silahkan "ucap orang itu


Beberapa menit kemudian ojek online datang, Stella pun segera berangkat . Lama perjalanan sekitar 2 jam dengan mengunakan sepeda motor . Pesawat tidak ada disini karena tidak ada bandara dan disini sangat tradisional.


Ojek online mengantar Stella sampai tempat tujuan, Stella segera turun dan membayar kan ongkosnya.


Ia melihat ada tulisan "Menerima kos putri" didepan sebuah rumah , Stella pun segera mengetuk pintu rumah itu.


Stella : Permisi (sambil mengetuk pintu)


Ibu kosan pun membuka pintu .


Ibu kosan : Ada apa?


Stella : Apa masih menerima kos putri Bu?

__ADS_1


Ibu kosan : Iya masih, apa kamu berminat?


Stella : Saya berminat Bu(memberikan senyuman), pembayarannya gimana ya Bu?


Ibu kosan : Tergantung kamu pilih yang pakai AC atau kipas, kalau pakai AC itu satu bulannya 500 ribu, kalau pakai kipas itu 400 ribu.


Stella : Apa ada tempat tidur Bu?


Ibu kosan : Ada , lemari pakaian juga sudah ada


Stella : Gini Bu, saya mau seminggu aja dulu bisa gak Bu?


Ibu kosan : aduh ini sistemnya perbulan (memberikan senyuman)


Stella : Kan 1 bulan 400 ribu Bu, saya bayar seminggu ini 120 ribu deh Bu, Mungkin Minggu depan saya juga disini Bu, saya bayar per Minggu.


Ibu kosan : Ooh yasudah, kapan mau diisi?


Stella : Hari ini Bu, ini duitnya buat seminggu ini Bu (memberikan duit)


Ibu kosan : Ayo masuk saja dulu, saya bersihkan kamarnya dulu ya (mengambil duit dan berjalan menuju kamar kosan)


Setelah membersihkan kamar, Stella masuk ke kamar kosannya, kamarnya sangat mini, berbeda dengan kamar yang ada dirumah Marcel.


*Besok aku harus cari kerja , uang ku tinggal 700 ribu lagi "ucap Stella sambil naik ke tempat tidur.

__ADS_1


Meskipun pakai kipas tapi udara disini sejuk juga "ucap Stella dalam hati*.


__ADS_2