
Ia mengeringkan rambutnya dengan handuk lain, ia mengambil salah satu pakaian dan mengenakan pakaian nya, ia berjalan ke depan cermin dan menyisir rambutnya, ia mengambil parfum dan menyemprotkannya ke segala tubuhnya hingga Ruangan itu dipenuhi wangi parfum yang sangat semerbak harumnya. Ia mengambil kunci mobilnya yang ia letakin di meja itu dan mengambil formulir, ia melihat jam sudah pukul 15.30, ia mengambil jam tangannya dan memakai nya ditangannya , ia mengambil kunci mobil yang ia letakin di meja itu dan juga membawa formulir itu.
Ia mengambil sendal jepitnya dan keluar dari rumah dan membuka pagar nya, ia berjalan menuju rumah Stella untuk permisi ke orang tuanya.
Marcel : Ma , aku pergi dulu ya...(teriak Marcel dari pintu)
Mama Marcel : Eh iya Hati hati ya bang, (melambaikan tangannya) ,eh bang bang (teriak mamanya).
Marcel : Apa ma? (kembali melihat mamanya yang berada diruang tamu itu)
__ADS_1
Mama Marcel : Mama mau nitip pembalut ( ucap mamanya sambil tersenyum)
Marcel : Itu belinya dimana ma?(sambil menggaruk kepalanya)
Mama Stella : Di Supermarket banyak ituu Marcel..., kamu nanti jemput Stella ya?
Marcel : Oh iya Tan, Stella Uda suruh jemput ya?
Marcel : Haha iya Tan , duluan ya ma , Tante.
__ADS_1
Mama Stella : Makasih ya Marcel..
Marcel : Iya Tan (teriak marcel dari luar)
Marcel pun masuk ke mobilnya dan melihat jam tangannya sudah pukul 15.40, ia langsung melajukan mobilnya, seperti biasa ia selalu menyapa ramah semua satpam yang sedang bertugas , tak lupa pula ia membuka kaca jendela, dan memberikan senyuman hangat nya. Setelah melewati para satpam itu, Marcel menutup kembali kaca mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, ia takut Stella menunggunya ,karena tadi ia sudah berjanji untuk datang sebelum jam 4, Perjalanan yang tidak macet membuat ia cepat sampai tujuan. Marcel memarkirkan mobilnya di tepi jalan, ia melihat jam tangannya sudah pukul 15.55. Ia mengambil ponselnya dari saku celana dan mencari nomor Stella , namun ia tidak menemukannya karena ia belum menyimpannya. Ia membuka aplikasi ojek onlinenya lalu melihat daftar pelanggannya hari ini, Ia menemukan nama pelanggan Stella dan langsung melihat nomornya dengan mudah disitu, Karena hari ini hanya Stella pelanggannya, ia tidak menerima orderan selain tadi pagi, karena ia sibuk mengurusi kuliahnya. Ia menelfon nomor Stella namun tidak aktif, lalu ada tulisan Hubungkan dengan WhatsApp , dengan sangat gembira Marcel langsung menekan tulisan itu, Ia pun memanggil stella melalui WhatsApp itu, Dan menChat nya , sudah Ceklis 2 namun belum di baca. Marcel pun akhirnya memutuskan untuk menunggu saja, Ia membuka foto profil WhatsApp Stella , *Ia sangat imut "*Ucap Marcel dalam hati sambil tersenyum memandangi foto itu.
Marcel pun langsung menyimpan nomor Stella di hpnya. Ia meletakkan hpnya di samping stir mobil itu. Lalu ia melihat sekeliling tempat magang Stella itu, Ia magang di PT.Creatie en eeuwig , biasa Disebut PT.CEnE, Marcel yang penasaran mengambil hp dan mencari nama perusahaan itu, Ia membaca semua tentang perusahaan itu, Wah wah wah hebat " Ucap Marcel dalam hati sambil menggelengkan kepalanya".
Kalau dia bisa magang di tempat kayak gini berarti dia orang pintar " Pikir Marcel sambil melihat bangunan perusahaan itu.
__ADS_1
Bangunan perusahaan itu sangat megah, Satpam yang berdiri dimana mana Meyakinkan Marcel bahwa itu adalah benar benar perusahaan besar, Marcel melihat jam tangannya sudah pukul 16.10 , namun Stella belum muncul juga, lalu ia memutuskan untuk menelfon Stella melalui via WhatsApp , Lagi lagi Stella Tidak mengangkatnya, ia pun memutuskan untuk bertanya kepada satpam, saat ia ingin turun dari mobil ia melihat Stella keluar dari perusahaan bersama 2 orang lelaki yang mengenakan pakaian yang sama dengan Stella. Marcel memperhatikan mereka bertiga, satu per satu laki laki itu berjalan menuju kendaraan mereka masing masing , Dan Stella pun berjalan menghampiri mobil marcel