Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Curhat Marcel


__ADS_3

Pada pukul 10.00, Bi Murti mengetuk pintu kamar Marcel, Marcel pun membukakan pintu itu.


Marcel : Loh bibi gak jadi cari Stella?


Bi Murti : Jadi tuan, tadi saya masak dulu, Sebentar lagi saya pergi, Ni bibi bawakan makanan, tadi Tuan belum sarapan kan?(memberikan piring)


Marcel : oh iya bi, makasih ya bi( Mengambil piring)


Bi Murti : Tuan makan dimana?


Marcel : Di sana aja bi (menunjuk ruang depan kamarnya)


Mereka pun berjalan menuju ruang makan itu dan makan disana.


Bi Murti : Bibi boleh duduk disini kan?

__ADS_1


Marcel : Boleh Bu duduk saja


Bi Murti : Tuan Sepertinya sangat kehilangan nona (duduk di sofa)


Marcel : Tentu bi(memberikan senyuman dan memasukkan makanan ke mulutnya)


Bi Murti : Dulu nona pernah bercerita sama saya tuan, sewaktu Dia baru pindah kesini. Kalau pernikahan Nona dan tuan itu bukan lah pernikahan yang kalian inginkan, tetapi kalian melakukannya karena ingin membahagiakan orang tua kalian.


Marcel : Kenapa dia cerita seperti itu bi? Kapan?


Marcel : Ngambil laptop saya ?( mengerutkan dahinya), Pacar saya ?(meletakkan piringnya di atas meja)


Bi Murti : Iya tuan , dia mengambil laptop tuan katanya tuan yang suruh.


Marcel : Dia bilang sama Stella kalau dia pacar saya dan saya mengaku Single padanya?

__ADS_1


Bi Murti : Iya seperti itu tuan, malahan waktu itu dia katakan nona pembantu. Jadi gini tuan , saya sudah pikir panjang. Kalau nona kabur dari rumah itu tandanya nona tidak nyaman dirumah ini, kalau nona nyaman dia pasti tidak akan pernah kabur dari sini tuan. Saran saya tuan tidak usah membawa nona lagi, kasihan nona tuan , Biarkan saja dia mendapatkan yang saya inginkan. Maaf tuan kalau bibi lancang.


Marcel : Bi saya sayang sama dia, saya sayang sama Stella. Sejak saya menikah dengan Stella , saya tidak pernah mendekati satu wanita pun selain dirinya, Selama ini saya bertengkar sama dia itu bukan pertengkaran yang berasal dari hati saya bi, jujur hati saya tidak mau bertengkar dengannya. Namun logika saya berkata ketika saya tidak melawannya berarti saya kalah. Sekarang saya benar benar kalah bi, saya sudah kehilangan Stella. Berita yang dibawa wanita itu tidak benar bi, saya hanya mencintai Stella, makanya sekarang saya sangat kehilangan dia, Mungkin dia memang tidak mencintai saya, tapi saya yakin bi suatu saat nanti dia bakal membuka hatinya untuk saya (matanya berkaca kaca)


Bi Murti : Maafkan saya jika saya lancang tuan


Marcel : Iya Bi, tolong bantuin saya cariin Stella ya Bi (berdiri)


Marcel pun berjalan memasuki kamarnya, bi Murti segera mengambil piring yang masih ada makanan itu dan membawanya ke dapur.


Marcel mengganti baju nya dan mengambil kunci mobil nya, Ia menelfon lagi pengawal pengawalnya menanyakan perkembangan pencarian, namun hasilnya tetap nihil, mereka belum menemukan Stella, Marcel menyuruh mereka untuk tetap mencari Stella .


Marcel berjalan menuruni tangga dan menuju garasi, ia segera melajukan mobilnya , Ia berkeliling kota lagi mencari Stella.


Marcel menelfon seorang pengawalnya, ia menyuruh pengawalnya mengganti surat kehilangan itu, ia menyuruh pengawal itu untuk menambahkan kalimat : Bagi yang menemukan akan mendapatkan imbalan dan segera menyebarkannya.

__ADS_1


Pengawal tersebut pun menuruti perintah Marcel ,ia pun dengan segera mencetak ulang dan selesai di cetak ia langsung menyebarkannya serta menempelkan nya dimana mana.


__ADS_2