Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Stella di kurung (2)


__ADS_3

Pagi hari, lelaki itu menepuk kedua tangannya di depan Stella dengan keras hingga Stella terbangun.


Oom :"Kenapa kamu tidak menghabiskan makanan yang saya berikan?" Menunjuk makanan yang masih utuh di kaki Stella.


Stella :"Bagaimana saya bisa makan, jika anda mengikat tangan saya."


Oom :"Kamu mau saya suapin ya?" Memegang dagu Stella.


Stella :"Tidak," mengelakkan kepalanya.


Oom :"Oh begitu, baiklah. Saya membawa sarapan untuk mu, tetapi karena makanan mu yang semalam belum habis jadi kamu makan itu saja dulu." Keluar dari kamar lalu mengunci pintu.


Lelaki itu pergi meninggalkan Stella dan tidak jadi memberikan makanan baru untuknya. Stella memandangi kondisi tempat ia di kurung, banyak semut dan lalat yang hinggap di makanan yang semalam tertumpah di lantai dan makanan yang berada di atas kakinya. Stella menggoyang-goyang kakinya agar piring yang berisi makanan di atas kakinya juga jatuh ke lantai. Setelah itu, Stella melihat ke arah luar dari jendela, cahaya mentari sudah silau menyinari dunia.

__ADS_1


"Ini sudah pagi, berarti semalam aku tidak jadi tidur dengannya, untung saja. Hari ini, aku harus mencari cara agar bisa keluar dari rumah ini, tetapi bagaimana? Hp ku mati, dan ikatan tali ini juga sangat kuat. Apa aku berteriak? Tetapi dia akan mendengar ku nanti. Marcel, kamu dimana ? Aku ingin keluar dari di sini." Ucap Stella dalam hatinya.


***


Beberapa jam kemudian, lelaki yang mengurungnya itu menjumpai Stella di kamar, ia memberikan sapu dan sekop, lalu ia pergi lagi mengambil ember dan kain pel lalu memberikannya kepada Stella.


Oom :"Bersihkan!" Melempar sapu ke hadapan Stella.


Stella :"Saya tidak bisa membersihkannya,"


Stella :"Saya tidak bisa membersihkannya, tangan saya di ikat seperti ini. Dengan apa saya membersihkannya?"


Oom :"Oke baiklah."

__ADS_1


Oom itu mengunci pintu kamar dan memasukkan kunci ke dalam kantong bajunya, lalu ia berjalan ke belakang kursi melepaskan satu per satu tali yang mengikat Stella.


Oom :"Silahkan bersihkan, saya akan menunggu hingga bersih."


Stella pun mengambil sapu dan memasukkan semua bekas makanan ke sekop, lalu ia mengepel lantai bekas makanan jatuh itu. Sambil mengepel, Stella mencari cara agar bisa kabur dari rumah itu. Kemudian Stella memegang kuat kain pel dan memukul nya ke kepala lelaki yang dari tadi mengawasinya, lalu ia mendorong lelaki yang kepalanya pusing akibat pukulan kuat darinya. Lelaki itu pun tersungkur di lantai, Stella langsung mengambil kunci dari dalam kantong baju lelaki itu. Lelaki itu menarik tangan Stella dan berteriak ketika melihat Stella keluar dari kamar itu. Stella senang sekali bisa berhasil keluar dari kamar yang seperti neraka, tetapi senyuman yang ia keluarkan tiba-tiba memudar. Begitu banyak penjaga yang berkeliling menjaga rumah itu, Stella di tangkap oleh penjaga bertubuh gagah dan menyeret Stella kembali masuk ke dalam kamar. Oom yang tadi jatuh karena ulah Stella kini sudah bangkit berdiri di hadapannya.


Oom :"Kurang ajar kamu!" Menampar pipi Stella.


Stella :"Aku akan membalas semua perbuatan mu, jika terjadi sesuatu pada kandunganku." mencoba melepaskan tangannya yang di pegang kuat oleh penjaga.


Oom :"Silahkan, saya ingin tau seberapa besar kemampuanmu," memegang dagu Stella.


Stella kembali di ikat dengan tali oleh penjaga, tangan dan kakinya yang telah terikat juga di pasang borgol dan di kunci. Kemudian lelaki dan penjaga itu pergi dan mengunci pintu kamar itu.

__ADS_1


Stella hanya bisa menangis melihat kaki dan tangan yang tidak bisa bergerak karena di borgol. Kini Stella berpikir bahwa ia sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, ia hanya pasrah menunggu bantuan ataupun seseorang datang padanya untuk mengeluarkannya dari tempat ini. Perut Stella terasa sakit lagi, ia mengelus-elus perutnya dan memilih untuk tidur agar sakitnya reda. Stella tertidur hingga malam hari, ia tidak makan seharian karena di kurung. Ia juga sudah tidak mandi dari semalam, ia betul-betul gerah, baju yang ia pakai juga sudah lembap tetapi ia tidak bisa melakukan apapun.


__ADS_2