
Makanan mereka habis dengan cepat, Marcel memanggil pelayan dan meminta bill, Stella meletakkan uang makanannya ke meja Marcel, ia melihat ponselnya Masih pukul 12.45 . Setelah membayar Marcel segera berdiri dan berjalan keluar restoran, Ia berbalik ke belakang dan melihat Stella masih duduk di meja tempat tadi makan. "Astaga, ucap Marcel.
Marcel pun segera balik menjumpai Stella.
Marcel : Stella ayok (berdiri di depan Stella)
Stella : Aku naik ojek aja bang (membuka aplikasi ojek online di hp nya)
Marcel : Eh gak usah, ayok aku antar aja , tadi kan kamu kesini sama aku , kamu kesana juga harus sama aku.
Stella : Gak usah bang (menulis alamat tujuan di aplikasi ojek online itu)
Marcel : Aku gak marah sama kamu , ayok (menarik tangan Stella)
Stella pun mengikuti Marcel yang menarik tangannya itu, Mereka berjalan sampai di parkiran , Marcel masih saja memegang tangan Stella, Marcel berjalan didepan Stella. Marcel berjalan sambil menarik tangan Stella menuju mobilnya, lalu Marcel membuka kan pintu mobil untuk Stella, Stella segera masuk, Marcel pun menutup pintu Mobil itu, Ia pun segera masuk ke mobil, ia menyalakan mesin mobilnya dan melajukan mobilnya ke tempat pembayaran parkir . Ia memberikan karcis , lalu ia melajukan mobilnya ke arah jalan gedung tempat Stella magang.
Tidak ada percakapan di dalam mobil ini, suasana hening menyelimutinya. Marcel menyetir mobil dengan fokus sedangkan Stella melihati Jalanan dari balik kaca.
Kenapa aku jadi kayak anak kecil gini ? pikir Marcel dalam hati .
__ADS_1
Stella yang tidak tenang hatinya mengutus kan untuk berbicara dengan Marcel.
Stella : Bang (melihat Marcel)
Marcel : Ha ?(tetap fokus menyetir mobil)
Stella : Abang marah ya?(berbicara dengan suara lembut)
Marcel : Enggak (tetap fokus menyetir)
Stella : Kalau Abang gak marah kenapa gak lihat aku?
Stella : Abang marah ?(melihat terus Marcel)
Marcel : Enggak ( melihat Stella )
Stella : Terus kenapa tadi marah marah gak jelas?
Marcel : Aku gak marah (menggelengkan kepalanya)
__ADS_1
Stella : Pasti Abang marah, emang aku kenapa bang? kalau Abang gak kasih tau kesalahan ku mana aku tau (melihat Marcel)
Marcel : Kan aku Uda bilang aku gak marah (Matanya tetap fokus ke jalan)
Stella : Tadi itu aku ambil duduk jauh dari Abang karena aku pikir abang gak mau duduk sama aku. (melihat Marcel)
Marcel : Kan aku Uda bilang aku gak marah (melihat Stella) , lagian ngapain aku bawa kamu ke mall kalau aku gak mau duduk sama kamu. Kalau aku marah sama kamu Uda aku turunkan kamu disini haha (Fokus menyetir sambil tertawa palsu)
Stella dari tadi melihat Marcel saat mengomel.
Stella : Palsu banget ketawanya
Marcel yang mendengar perkataan Stella menunjukkan muka nya ketawa asli Hahaha (sambil membuka lebar mulutnya dan menghadap ke arah stella.) Stella yang melihatnya pun tersenyum kecil.
Stella : Gilak ya (membuang mukanya dari hadapan Marcel sambil menahan tawanya )
Marcel : Serba salahkan sama kamu? Tadi aku ketawa palsu marah , sekarang aku ketawa beneran kamu katakan aku gila, mau kamu apa Stella, orang yang bicara disini Stella bukan disana , jadi liat nya kesini , jangan jangan kamu yang marah ya?(melihat Stella)
Stella : ketawa nya gak gitu juga, itu terlalu berlebihan namanya, untung gak robek itu mulut (berbicara sambil melihat jalanan)
__ADS_1
Marcel : Bicara tapi gak liat orangnya aku gak tau apa yang kamu bilang kalau kamu gak liat aku, kamu marah ya?