
Marcel terus melajukan mobilnya hingga menuju komplek rumah, Di depan komplek Marcel membuka kaca mobilnya dan menyapa semua satpam yang sedang bertugas. kemudian ia melajukan mobilnya ke depan rumahnya, Stella membuka seat belt dan segera turun dari mobil, begitu pula dengan Marcel.
Stella : Makasih ya bang (berjalan menuruni mobil)
Ia berjalan ke arah rumah nya, Marcel yang melihatnya pun bingung.
Marcel : Kamu gak jadi ke rumah?
__ADS_1
Stella : Gak deh bang, aku mau tidur.
Marcel ; Oh oke (menganggukkan kepalanya.)
Stella langsung membuka pagar rumahnya dan memasuki rumahnya, ia membuka pintu yang tidak terkunci itu, ia langsung berjalan menuju kamarnya, ia meletakkan tasnya dilantai , membuka bajunya dan meletakkannya di tumpukan tempat cucian kain. Ia mengambil handuknya dengan tubuh yang hanya di lapisi oleh Tank top dan celana pendek. Ia segera berjalan ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya , kali ini dia tidak berendam di bath up ,ia sangat lelah. Selesai mandi ia langsung mengambil handuk nya dan melilitkan nya di tubuh mungilnya, ia segera berjalan menuju kamarnya. Di kamar ia mengeringkan tubuhnya dan mengenakan pakaian. Ia menggantung handuknya di gantungan handuk dan segera berbaring di ranjang itu. ia mengambil ponselnya dari dalam tas ,dan memainkannya , Ia membuka Instagram , ia melihat foto di Akun Instagram dara yang ia post, foto di acara ulang tahunnya. ia menggeser layar hpnya untuk melihat semua foto, ada foto Marcel dan dirinya yang sedang duduk bersamipingan, lalu ada juga foto dirinya yang sedang melerai perkelahian waktu itu. Ia meninggalkan komentar di Postingan itu. Stella meletakkan hp nya di meja hias, lalu membaringkan badannya di tempat tidur sambil melamun. "Kenapa ya bang Marcel bisa kayak gitu, Dia perhatian banget sama aku, Apa iya dia suka sama aku? tapi mana mungkin , seorang laki laki yang sangat ganteng mendapatkan wanita seperti aku, Uda kecil ,pendek, jelek lagi, eh gak aku gak jelek aku cantik haha"Pikir Stella dalam lamunan nya.
*"Apa jangan jangan aku hanya pelampiasan supaya dia bisa lupa dengan mantannya itu, jahat banget sih. Huu(menarik nafas panjang).
__ADS_1
Tuhan ... apa aku sama Ardi memang jodoh ya, kok bisa dia di tempatkan satu kantor dengan ku, Kami sering sama (sambil senyum). Tadi di kantor dia keren banget deh, Tanggung jawab. Aku pengen banget bisa ngobrol panjang dengan dia, tapi menatap matanya saja aku tidak sanggup.... (menarik nafas). Kenapa ya dia gak pernah berniat chat aku sekali aja, Sebenarnya yang di bilang bang Marcel itu benar Kalau cowok sayang dia pasti berjuang. Dia memang Uda banyak berjuang tapi aku pengen bisa ngobrol sama dia lah....*
Stella mengambil hp nya di meja hias dan membuka galeri foto. Di sana ia membuka foto Ardi, Dan menatap lama foto itu "Makasih banyak ya, Kehadiran dirimu membuat hari hari ku lebih bersemangat" Ucap Stella dalam hati.
Lalu terdengar suara ketukan pintu, ia langsung membuka nya. Ternyata itu adalah Mama,papa,Bastyan dan Eylard.
Mama: Kakak sendirian, kenapa gak kerumah Tante Kayla aja?(memasuki rumah)
__ADS_1
Stella : Kan mama sebentar aja (menutup pintu) Mereka sudah masuk dan segera berjalan menuju kamar masing masing. Sedangkan Stella berjalan menuju ruang makan, dan makan disana... Selesai makan ia langsung pergi ke kamar untuk tidur karena ini sudah pukul 20.00