Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Mengembalikan pemberian Marcel


__ADS_3

Pagi hari Stella bangun pada pukul 08.00, ia segera sarapan diruang makan. Selesai sarapan Stella naik ke kamarnya, ia mengambil kertas dan pena, ia menjumlahkan semua biaya pernikahannya waktu itu. Setelah metotalkan semua nya, ia berjalan menuruni tangga dan keluar rumah. Ia memanggil supir pribadinya untuk mengantarkannya ke bank. Mereka pun berangkat ke bank. Sesampai di bank , Stella turun dari mobil dan memasukinya, ia menuju meja informasi dan bertanya disana.


.


Stella : Saya ingin mengambil uang dimana ya?


Pegawai : Di sana ibu (menunjukan ruangan)


Stella : Terimakasih ya (memberi senyuman dan berjalan meninggalkannya)


Stella pun berjalan menuju ruangan yang ditunjuk .


Pegawai : Selamat pagi ibu, ada yang bisa dibantu?


Ih kenapa aku dipanggil ibu, apa muka ku tua sekali?"ucap Stella dalam hati.


Stella : Saya mau mengambil uang dalam jumlah banyak, apakah bisa?


Pegawai : Bisa Bu, Ibu ingin mengambil berapa?


Stella : 38 juta , ini buku rekening saya (memberikan buku rekeningnya)


Pegawai : Baik sebentar ya ibu (sambil mengecek buku rekening )


Pegawai itu pun melihat dari atas dan melihat jumlah tabungan Stella.


Tabungan ini adalah milik Stella, ia menabungnya selama ia masih bekerja dulu.

__ADS_1


Pegawai itu pun menelfon orang untuk mengambil uang, setelah uang itu diambil, pegawai itu mengambil dan memberikan seluruh uang itu kepada pegawai dalam sebuah amplop besar. Stella pun segera menandatangani Buku tabungan , pegawai itu juga langsung mengurangi saldo pada buku tabungan. Setelah selesai , Stella meletakkan uang itu di tas dan berjalan memasuki mobilnya, mobil itu pun melaju menuju rumahnya. Sesampai dirumahnya, Stella segera berjalan menaiki tangga dan membaringkan badannya di tempat tidur , ia mengambil hp nya dan membukanya, ia membuka Aplikasi atm online miliknya.


Sisa tabungan ku tinggal 900 ratus ribu lagi, aku akan pergi dari rumah ini, dia juga pasti Uda perbolehkan aku untuk pergi, aku sudah membayar semua hutangmu"ucap Stella dalam hati.


Stella merapikan lemarinya dan mengeluarkan semua baju dari lemari, ia memindahkan semua baju itu ke kamar Marcel, Tempat awal mula baju itu berada.


Kini lemari yang ada dikamarnya sudah kosong tidak tersisa apapun, Stella mengganti baju nya dengan baju yang ia pakai dari rumah nya pertama kali ia pindah kesini.


Selesai memindahkan lemari Stella menyapu kamar nya hingga bersih, Terimakasih ya kamar sudah mau menampung ku disini "ucap Stella sambil mengelus elus tempat tidurnya.


Stella berjalan memasuki kamar Marcel, ia menyapu kamar itu hingga bersih, ia melihat foto yang berada didinding kamarnya, foto pernikahan mereka. Stella mengambil foto itu, ia pun duduk di tepi tempat tidur sambil memegang foto itu.


Aku tidak tau perasaan apa yang ada dalam diriku,tapi Aku tau kau tak akan pernah bisa mencintai ku, aku sadar kok aku bukan wanita yang tepat untukmu, makasih sudah mau menampung ku dirumah ini"ucap Stella dalam hati .


Stella meletakkan Kembali foto itu ke dinding.


Ia makan siang disana sendirian. Setelah makan siang, berjalan kembali menaiki tangga, ia melihat jam di dinding sudah pukul 13.00, Stella mengambil amplop uang dari tasnya yang ia ambil dari bank tadi, dan meletakkannya di atas meja yang berada di kamar Marcel, Stella juga meletakkan hp iPhone pembelian Marcel disana, Stella melepaskan kalung pemberian Marcel dan meletakkannya di atas meja, semua pemberian Marcel ia letakkan di atas meja itu. Stella mengambil kertas dan menulis di atas kertas itu.


"Ku harap kau tidak pernah mencari aku, Jangan menanyakan ku pada orang tua ku , karena aku tidak bersama mereka.


Itulah isi yang ada di kertas itu.


Pada pukul 14.00, Stella menuruni tangga dan berjalan keluar dari rumah. Bi Murti yang sedang duduk diruang tamu pun menyapa Stella.


Bi Murti : Nona, mau kemana?


Stella : Mau jalan jalan keliling bi (berjalan mendekati Stella)

__ADS_1


Bi Murti : Apa mau diantar supir nona?


Stella : Tidak usah bi , Stella pengen jalan kaki biar sehat.


Bi Murti : Tapi di luar cuaca sangat panas nona.


Stella : Tidak apa apa Bi , Stella lagi pengen.


Bi Murti : Ooh hati hati ya nona(memberikan senyuman)


Stella : Makasih ya Bi (memeluk bi Murti)


Bi Murti : Nona cepat balik ya, nanti kalau tuan tau nona jalan kaki, tuan bisa marah sama saya.


Stella : Dia tidak akan memarahi bibi (memegang bahu bibi), Stella pergi dulu ya Bi (memberikan senyuman)


Bi Murti : Iya nona


Stella pun keluar dari rumah dan melewati pagar .


Satpam : Nona mau kemana? (keluar dari pos)


Stella : Saya pengen jalan jalan disekitar sini


Satpam : Ooh (membukakan pagar)


Stella : Terimakasih ya (memberi senyuman dan berjalan keluar dari halaman rumah itu)

__ADS_1


__ADS_2