
Pada saat mereka selesai makan, tiba tiba hp Stella yang ia letakin di atas meja itu berdering, Hp itu berada diantara Stella dan Marcel. sehingga Marcel dapat melihat siapa penelpon itu, Adit yang menelfon nya.
Stella tidak mengangkatnya namun kepalanya mencari Adit. Ia berjalan keluar ruangan itu tanpa membawa hpnya . Pada saat Stella keluar, Masuk chat dari Adit yang isinya : Bisa keluar sebentar? , Marcel dapat melihatnya dari pemberitahuan yang ada dilayar kuncinya. Marcel pun ingin berjalan keluar melihat apa yang dilakukan Adit, Marcel pun izin sebelum keluar kepada orang orang yang berada di meja 12 itu.
*Sebentar ya "*Ucap Marcel sambil berdiri.
Teman teman Stella yang berada dimeja 12 itu pun membalas ucapan Marcel Dengan senyuman.
Marcel pun segera meninggalkan meja itu keluar dari ruangan, ia melihat Adit dan Stella berbicara di dekat meja tempat nyambut tamu itu. Marcel sangat geram melihat mereka namun Marcel tidak tau mau melakukan apa, ia menarik nafas panjang panjang, Terdengar suara Stella sangat keras, "is apasih, ucapan Stella yang terdengar oleh Marcel.
__ADS_1
Marcel sangat penasaran ia ingin berjalan melewati mereka, namun sebelum ia melanjutkan niatnya Stella sudah berjalan berbalik untuk masuk ke dalam ruangan itu, Marcel pun segera berlari masuk keruangan agar Stella Tidak melihatnya.
Marcel langsung duduk kembali dengan nafas yang masih sesak karena berlari. ia pun melihat dari tempat duduknya Stella sedang berjalan memasuki ruangan kembali.
Di tempat duduk Stella langsung duduk melihat jam tangan yang ada di tangan Marcel. Marcel pun memberikan tangannya agar mudah dilihat Stella.
Stella : Ha ?( sambil melihat Marcel )
Marcel : Coba kamu hidupin hp kamu (memberikan hp)
__ADS_1
Stella : Kenapa?(menghidupkan hpnya)
Marcel : Itu ada jam kan, kenapa harus jam yang ada ditangan aku yang harus dilihat?(berbicara pelan sambil senyum)
Stella : Biar cepat(menjawab dengan malu)
Tiba tiba terdengar suara gelas pecah dari pintu , Mereka langsung melihat ke arah pintu. Ternyata ada perkelahian disana mereka adalah Adit dan Ardi . Mereka berkelahi di dekat pintu , tidak ada seorang pun yang berani melerainya , mereka saling tumbuk menumbuk, dan bahkan sudah ada gelas pecah akibat kesenggol . Salah seorang teman sekelas nya pun melerai mereka, namun tidak berhasil malahan Orang yang melerainya pun ikut memukuli Adit, karena Adit sudah mendorongnya sampai terjatuh. Mereka Berkelahi mulai dari pintu hingga kemeja 12 , mereka berkelahi saling menumbuk dan mendorong hingga ke meja 12 tempat dimana Stella berada, Stella dari tadi hanya bisa berteriak dari kejauhan menyuruh mereka berhenti, tidak ada yang mau melerai mereka mungkin karena takut kena juga. Saat mereka berkelahi di dekat meja nomor 12 ,Stella dengan cepat berlari memberhentikannya, Ia menarik tangan Ardi dari belakang, Ardi sudah menghentikan tumbukannya karena ada Stella dibelakangnya, namun Adit masih menumbuk Ardi , Pada saat Ardi ingin membalasnya , Stella langsung menarik tangannya. Uda di, " ucap Stella sambil menarik tangan Ardi. Perkelahian berhenti.
Adit pun berjalan meninggalkan Ardi, ia keluar dari ruangan tersebut, sementara Ardi masih berdiri di tempat itu, ia masih mengepalkan tangannya, Stella menarik tangan Ardi untuk duduk di kursi nya, dan memberikan minum kepada Ardi, Ardi pun duduk di kursi itu dan meneguk kan minuman itu, pandangan nya masih tertuju pada Adit yang berjalan meninggalkan ruangan itu. ia menegu kkan minuman itu sampai habis lalu meletakkannya kembali di atas meja ,ia berdiri dan melihat Stella, Stella menatapnya dengan tatapan yang sangat penuh arti, begitupula dengan Ardi menatapnya, Ardi berjalan meninggalkan Stella tanpa ucapan apapun.
__ADS_1