
Toilet di SPBU hanya ada 2 , satu untuk wanita dan satu untuk pria, Sedang ada orang didalam toilet wanita, Stella pun menunggu diluar. Saat wanita didalam toilet keluar , barulah Stella masuk.
Sebenarnya aku enggak sesak banget, tapi gpp lah daripada nahan nahan kencing "ucap Stella dalam hati.
Selesai buang air kecil, Stella pun keluar dari dalam toilet , ada seorang pria yang sedang berdiri didepan toilet dan menghalangi jalan. Ia menegur stella, namun Stella tidak menjawab. Marcel yang dari tadi melihatnya membuat ia bertanya tanya " Apa Stella kenal ? "ucap Marcel.
Pada saat Stella berjalan , lelaki itu menarik tangan Stella hingga Stella tertarik jauh, lalu ia mengeluarkan kemaluannya dan menunjukkan nya kepada Stella, kebetulan tidak ada orang disitu makanya ia berani melakukannya , Stella sangat takut .
Marcel yang melihat hal itu, ia langsung keluar dari mobilnya dan berlari melihat Stella , ia langsung menumbuk orang itu, Marcel kaget karena melihat ******** lelaki itu berada di luar seleting celananya, Marcel menumbuknya lagi dan lagi, hingga satu pukulan membuat pria itu tersungkur dan pria itu mengambil kesempatan untuk berlari , Marcel tidak memperdulikan lagi pria itu, ia melihat Stella yang mengeluarkan air mata,
Ayok kita masuk mobil " ucap Marcel sambil menarik tangan Stella.
Stella tak berdaya ketakutan , badannya sangat lemas karena ketakutan hanya mengikuti tarikan tangan Marcel. Marcel membawanya masuk ke dalam mobil, dan membukakan pintu untuknya, Kemudian Marcel masuk kedalam mobil juga, Marcel melihat Stella yang sangat pucat, bahkan pandangannya masih kosong. Marcel mengambil tisu dan membersihkan wajah Stella dari air matanya.
Marcel : Stella tadi kamu diapain?(melihat Stella)
Stella tidak menjawab, Marcel membelai rambut Stella dengan rasa kasih sayang . Ia melihat ke arah sekeliling SPBU mencari orang tadi itu, ia ingin melaporkannya kepada yang berwajib, namun ia tidak menemukan orang itu.
Marcel : Stella
__ADS_1
Stella : Aku takut bang (mengeluarkan air mata)
Marcel : Gpp, sekarang kamu Uda aman, tadi kamu gak di apa apain kan? (membelai rambut Stella)
Stella : Gak (menggelengkan kepalanya)
Marcel : Tadi dia bilang apa aja sama kamu?
Stella : Tadi pertama dia sapa aku bang, dia bilang adek sendiri aja ya, Cuma aku gak jawab, trus dia bilang adek cantik mau lihat, disitu aku Uda coba terobos jalan , tapi dia keburu narik tangan aku sampai aku hampir terlempar, Terus dia nunjukin barangnya sama aku, dia suruh aku liat.
Marcel : Kurang ajar (mencari sosok pria itu lagi), terus ?
Stella : Abang langsung datang tadi.(ia menghapus air matanya), aku Uda 2 kali diginiin bang, ini yang ke 3 kali , Biasanya orang gituin aku dari jarak yang masih jauh ,jadi aku sempet lari, kalau tadi itu Deket banget bang makanya aku takut .(mengeluarkan air mata)
Stella : Ngapain aku nangis coba? (menghapus air matanya)
Marcel yang mendengar pertanyaan Stella pun tersenyum, namun hatinya masih sangat geram , ingin sekali ia mencabik cabik pria yang berani menggangu Wanita pujaannya .
Marcel : Kita balik aja ya?
__ADS_1
Stella : Gak usah bang(melihat Marcel)
Marcel : Kamu gpp?
Stella : Gpp bang(memberi senyuman)
Marcel pun menghidupkan mesin melajukan mobilnya kembali.
Stella : Bang , makasih ya (melihat Marcel dan memberi senyuman)
Marcel hanya memberi senyuman kepada Stella..
Bang Marcel emang baik, ia menolong ku tadi, bahkan aku menyaksikan dengan mata kepala ku sendiri ia menghabisi lelaki pria brengsek itu, Ia memang menganggap harga diri perempuan itu tinggi, ia lelaki baik " ucap Stella dalam hati.
Stella : Bang, kayaknya perkataan Abang yang tadi itu ada benarnya.(melihat Marcel)
Marcel : Yang mana?
Stella : Aku itu panggil Abang kalau aku butuh aja.
__ADS_1
Marcel : Gak Stella, aku tadi ngomong kayak gitu karena aku lagi kesal aja sama seseorang, terbawa suasana gitu. (memberi senyuman kepada stella)
Stella hanya tersenyum mendengar ucapan Marcel