
Stella melihat nama driver nya , ternyata dia adalah Marcel tetangga depan dia.
Marcel sudah bangun sejak pukul 6.00 tadi, ia sengaja bangun lebih awal karena ingin mengambil formulir pendaftaran, Ia pun menghidupkan aplikasi ojek online nya karena diluar hujan sangat deras pasti banyak yang akan membutuhkannya, Ia mendapat pelanggan yang posisinya tidak jauh dari rumahnya, ternyata itu Stella, ia melihat namanya, ia tersenyum dan bergegas mengenakan baju
Akhirnya aku bisa mendapatkan nomormu, tanpa diminta " ucap Marcel dalam hati". Ia menyemprotkan parfum ke segala tubuhnya, lalu ia mengeluarkan Mobilnya dari garasi, dan membuka pagar menggunakan remote , ia menyalakan mesin mobilnya, Di luar tampak Stella sedang duduk di kursi halaman rumahnya, Ia seperti menunggu.
Marcel : Ayok stell (sambil memasuki mobil)
Stella langsung memasuki mobil, ia duduk di samping Marcel , ia langsung memasangkan sout bel . Marcel pun melajukan mobilnya. Ia melihat lokasi tujuan Stella , sangat jauh dari rumahnya. Ia pun melajukan mobilnya ke arah yang sudah dituju.
Marcel : oom mana stell?(tetap melihat pandangan ke depan)
Stella : Keluar kota (melihat jalanan)
Marcel : Jadi kamu nanti pulang sama siapa?
Stella : Naik ojek .
Marcel : Kamu pulang jam berapa?
Stella : Jam 4 sore.
Marcel : Nanti kamu aku jemput aja kalau gitu, soalnya sekitar jam 4 nanti aku ada lewat sana (mencari cari alasan agar bisa menjemput Stella )
Stella : Makasih bang.
__ADS_1
Saat sampai di lokasi yang dituju , Stella langsung membayar Marcel sesuai Uang yang tertera di aplikasi, namun Marcel tidak mau menerimanya.
Stella : Ni bang ,makasih ya (sambil memberikan uang)
Marcel : eh gak usah(menolak uang itu)
Stella : eh jangan gitu bang (memberi kan kembali uangnya)
Marcel : Gak usah, sekali sekali gak papa.(menolak lagi)
Stella : eh kenapa gak berkali kali aja yang gak papa? kan enak tiap hari dianterin gratis (membuka sout bel)
Marcel tersenyum melihat Stella, Stella pun turun dari mobil, Marcel membuka kaca mobil tempat dimana Stella duduk tadi. Stella pun ngomong dari arah itu.
Stella : Makasih ya bang.
Stella : Kalau bisa sebelum jam 4 uda disini(memberi senyuman) , soalnya orang disini aneh aneh (berjalan mendekati pintu mobilnya tempat ia duduk tadi sambil berbisik)
Marcel : Oh oke sip bos (sambil memberi hormat)
Stella hanya senyum, Dan berjalan meninggalkannya, Sementara Marcel masih berada disitu melihat Stella sampai masuk , Ia pun melajukan mobilnya setelah Tidka tampak lagi stella di pandangannya, Marcel melajukan mobilnya ke Starry glory universitas, ia ingin mengambil formulir pagi ini juga. Setelah sampai di Starry glory, ia langsung memarkirkan mobilnya dan berjalan memasuki Kampus itu, Banyak orang sedang mondar mandir di kampus, semua mata tertuju pada Marcel, Ia mengenakan baju kaos hitam, celana pendek selutut , sendal jepit, dan jam tangan. Penampilannya sangat sederhana namu ia nampak sangat tampan. Ia berjalan menuju Tata usaha di kampus itu, Banyak cewek cewek yang memandangi ketampanannya, namun Marcel tidak melirik satupun wanita disana, Ia mencari dimana tata usaha ,namun ia tidak menemukannya, ia pun memutuskan untuk bertanya kepada wanita wanita yang sedang nongkrong di dekatnya.
Marcel : Permisi , Letak tata usaha dimana ya?
Salah seorang wanita menjawab : Di sana (menunjuk
__ADS_1
satu ruangan)
Marcel : Oh makasih
Salah seorang wanita yang sedang nongkrong itu memanggilnya
heii heii ,"ucap seorang wanita"
Marcel pun menoleh ke arah wanita itu , dan menunjuk dirinya.
Iya kamu ,"jawab wanita itu"
Cewek itu pun datang menghampiri Marcel , dan menjulurkan tangannya.
hai , nama aku Starla "ucap wanita itu"
Oh Marcel , "ucap Marcel sambil memberikan tangannya, kini mereka berjabat tangan.
Starla : Hmm boleh minta nomor wa kamu ? (bertanya PD sambil memberikan ponselnya, sementara teman teman nya dibelakang sudah menyiulkan dia)
Marcel : Oh (Marcel pun mengambilnya dan meletakkan nomor hpnya disana)
Starla : Makasih ya ganteng ( Berbicara sambil menepuk punggung Marcel)
Marcel berjalan meninggalkan Cewek itu, Cantik cantik kegatalan " Ucap Marcel dalam hati"
__ADS_1
Marcel pun berjalan menuju tata usaha.