
Kini ruangan itu sudah mulai menyepi, Orang tua mereka berjalan menghampiri mereka.
Mama Marcel : Selama ya sayang (memeluk Marcel), Selamat ya Stella(memeluk Stella).
Mama Stella juga melakukan hal yang sama dengan mama Marcel.
Mama Stella : Kalian istirahat sana, udah capek kan?
Mama Marcel : Iya Kami juga mau pulang.
Stella : Ma aku ikut
Mama Stella : Ha ikut kemana?(melihat anaknya)
Stella : Pulang lah.
Mama Stella : Loh kenapa? Apa tidak dikasih penginapan dari hotel?
Marcel : Ada kok Tan, mungkin Stella gak tau (menarik tangan Stella)
Mama Marcel : Iya, kalian istirahat sana ya, Itu suruh dia bantu angkat gaun Stella Marcel (menunjuk pengawal)
Marcel : Iya ma, kami pergi dulu ya (menarik tangan Stella)
Mama Stella : Kami pulang ya (melambaikan tangannya)
Orang tua mereka pun berjalan meninggalkan kedua anak itu. Stella Dan Marcel juga berjalan menuju kamar hotel, Pengawal membantu membawakan gaun Stella yang terseret itu.
Stella : Kamu gak usah pegang tangan aku (melepaskan genggaman tangan Marcel)
Marcel pun langsung melepaskan tangannya, pengawal itu mengantarkan mereka sampai ke depan kamar hotel.
Pengawal : Selamat ya pak (memberi senyuman kepada Marcel), selamat ya Bu (memberi senyuman kepada Stella)
Marcel : Terimakasih ya (membuka kamar hotel)
Pengawal itu pun pergi meninggalkan mereka, mereka memasuki kamar itu.
Stella : Apa aku tidur dengan gaun ini? (melihat Marcel), aku Tidak membawa baju
Marcel : Di dalam lemari ada baju (menunjuk lemari)
Stella langsung berjalan membuka lemari, ia langsung mengambil sepasang baju tidur.
Stella : Kamu masuk kamar mandi sana (melihat Marcel dan menunjuk kamar mandi)
Marcel : Mau ngapain aku kesana?
Stella : Aku mau pakaian
Marcel : Ya sudah kamu saja yang kesana
Stella : Kalau aku yang kesana, ini gaunnya basah
Marcel : Ya sudah pakaian disini saja.
Stella : Kamu jangan disini, biar aku bisa pakaian
Marcel : Kita Uda sah kan ?
Stella : Kau yang mengatakan Kalau pernikahan ini hanya sebuah status saja (berbicara sambil menunjuk Marcel)
Marcel pun menarik nafasnya, dan berjalan menuju kamar mandi, Stella langsung mengganti pakaiannya dengan cepat.a
__ADS_1
Setelah mengganti pakaian pun ia menidurkan badannya di tempat tidur, sementara Marcel masih menunggu di kamar mandi.
Marcel : Stella Uda belum?(teriak dari dalam kamar mandi)
Namun Stella tidak menjawab Marcel, akhirnya Marcel memutuskan untuk keluar dari kamar mandi, saat ia keluar dari kamar mandi, ia menemukan Stella sedang berbaring menonton televisi.
Marcel : Kamu gimana sih, Kalau Uda selesai bilang dong(memelototi Stella)
Stella : Masa kamu gak bisa mikir Uda siap atau belum, emang pakaian bisa sampai Berjam jam?
Marcel : Capek hadapi orang kayak kamu.(duduk di sofa)
Stella : Kapan keluar dari sini?
Marcel : Besok (memainkan ponselnya)
Stella : Baguslah
Marcel berjalan menaiki tempat tidur dan membaringkan badannya disana, Stella melihati Marcel.
Stella : Kamu ngapain?
Marcel : Mau tidurlah capek
Stella : Iis (berjalan menuju sofa)
Marcel pun tidur dengan pulas, Stella juga mengantuk, ia membaringkan badannya di sofa, ia tertidur di sofa itu.
Pada pukul 18.00 , Marcel terbangun .Ia melihat Stella tertidur di sofa.
Kasian sekali kamu, Apa kamu tidak merasakan apa yang aku rasakan Stella? Aku sangat senang hari ini " ucap Marcel dalam hati.
Marcel berjalan mendekati Stella yang sedang tidur di sofa.
Stella pun bangun dan langsung duduk, ia seperti orang kebingungan, dan berjalan ke tempat tidur.
Marcel : Kamu mau makan apa?(berdiri melihat Stella yang tidur ditempat tidur)
Stella : Nasi goreng (menjawab sambil menutup matanya)
Marcel pun segera pergi keluar dari kamar hotel, ia memesan makanan di restoran yang ada di hotel itu juga. Ia memesan 2 piring nasi goreng, Selesai membeli makanan, Marcel balik ke kamarnya, Ia membangunkan Stella untuk makan.
Marcel : Bangun , makan dulu (mengguncangkan tubuh Stella)
Stella pun langsung duduk, ia sangat kelaparan dari tadi siang belum makan, ia langsung turun dan duduk dilantai, ia membuka nasi goreng itu dan memakannya. Marcel juga duduk dilantai memakan nasi goreng . Selesai makan Stella meletakkan piring ke atas meja, ia segera membaringkan kembali tubuhnya di tempat tidur.
Marcel : Stella, kamu disini berani kan?
Stella : Emang mau kemana?
Marcel : Aku mau jalan jalan keluar.
Stella : Ngapain sih?
Marcel : Menghirup Udara segar (memberi senyuman)
Stella : Ih gak usahlah (tidur membelakangi Marcel)
Marcel : Aku boleh tidur disini?
Stella : Itu ada sofa kan?(melihat Marcel Dan menunjuk sofa)
Marcel : Aku mana muat disitu (melihat sofa)
__ADS_1
Stella : Tapi jangan macam macam, jangan pernah menyentuh aku sedikitpun.
Marcel : Aku tidak akan menyentuhmu(membaringkan badannya ditempat tidur)
Stella pun tidur membelakangi Marcel, Marcel hanya dapat melihat punggung Stella.
Aku akan menunggu sampai kamu siap Stella, aku tidak akan memaksa mu" ucap Marcel dalam hati.
Mereka sudah tidur sebelum pukul 20.00, mereka tidur sangat pulas , Stella terbangun pagi sekali pada pukul 04.00 , ia merasa sangat kelaparan. Ia berjalan keluar kamar hotel untuk membeli makanan, Ia melewati lorong lorong yang sangat sepi, tiba tiba ia merinding , ia sangat ketakutan , ia berlari kembali masuk ke dalam kamarnya dan membangunkan Marcel.
Stella : Marcel, Marcel (mengguncang guncang kan tubuh Marcel)
Marcel : ih kenapa sih (mengucek matanya)
Stella : Aku lapar (memegang perutnya)
Marcel langsung duduk
Marcel : Mau makan apa?
Stella : Nasi goreng saja (duduk ditepi tempat tidur)
Marcel pun berdiri dan langsung berjalan membuka pintu.
Stella : Eh aku ikut (berjalan mengikuti Stella)
Marcel : Disini aja , aku sebentar.
Stella : Heh aku takut lah (berjalan mengikuti Stella)
Mereka berjalan ke restoran yang buka 24 jam itu, Marcel langsung memesan makanan untuk mereka berdua dan makan disana. Selesai makan, mereka langsung balik ke kamar.
Marcel : Nanti sekitar jam 6 kita pulang ya (duduk di sofa)
Stella : Ya (sambil memainkan ponselnya)
Marcel : Biar bisa langsung ke kota XY
Stella : Ha? (melihat Marcel) ,harus ya?
Marcel : Iya
Stella : Kau saja , aku tidak mau (menghidupkan televisi)
Marcel : Aku Uda beli rumah disana, Kamu jangan aneh aneh
Stella : Aku gak mau (berjalan menuju kamar mandi)
Marcel menyandang kaki Stella, hingga Stella terjatuh ditubuhnya, Stella sungguh ketakutan , Marcel memegang ia dengan sangat kuat.
Marcel : Nanti kamu ikut sama aku (memegang tubuh Stella semakin kuat)
Stella : Iya iya lepasin(berusaha untuk berdiri)
Marcel : Oke (mencium kening Stella)
Stella pun dengan segera berdiri, ia menghapus ciuman di kening nya dengan tangannya. Marcel yang melihatnya pun menertawakannya.
Kamu hapus saja, aku akan menciumu lagi nanti hahaha "ucap Marcel sambil tertawa.
Stella pun menutup kamar mandi dengan keras.
Apa ia sedih? Apa dia marah sama ku? Apa perbuatan ku ini salah?"ucap Marcel dalam hati.
__ADS_1