
Stella pun berjalan keluar dari tempat itu, Di depan Marcel sudah menunggu Stella, Stella berjalan melewati Marcel, Marcel tau kalau Stella sangat kesal, ia berjalan dibelakang Stella mengikutinya . Pada saat mendekati eskalator , arah jalan Stella ke eskalator naik, Marcel pun menarik Tangan Stella
Marcel : Kamu mau kemana (sambil menarik tangan Stella)
Stella : Ke atas (menjawab nya dengan ketus)
Marcel melepaskan tangan Stella dan mengikuti Stella. Saat di eskalator Stella melihat kebelakang , ada Marcel dibelakangnya .
Stella : Abang mau kemana sih?
Marcel : ngikutin kamu.
__ADS_1
Stella tidak meresponnya, hingga tiba di Lantai yang ditujunya, ia langsung berjalan menuju eskalator turun, pada saat menaiki eskalator itu, Ia menoleh kebelakang lagi, ternyata Marcel masih mengikutinya, pada saat Uda sampai di lantai bawah, Stella berjalan menuju eskalator naik lagi, pada saat ia ingin menginjakan kakinya di eskalator naik itu, Marcel langsung menarik tangannya.
Marcel : kamu mau ngapain sih?(memegang tangan Stella)
Stella : siapa suruh ikutin aku terus (melepaskan tangan Marcel)
Stella berjalan keluar dari mall, ia berjalan menuju parkiran , Marcel mengikutinya dibelakang. Ia berjalan menuju mobil Marcel , Marcel langsung membuka kunci pintu nya menggunakan kunci mobilnya, Stella langsung memasuki mobil itu, ia duduk di samping Marcel, Marcel pun masuk kedalam mobil itu lalu menyalakan mobilnya, dan melajukan nya, antrian parkir sangat panjang, hingga kini gilirannya untuk memberikan tiket karcisnya, ia memberikan tiket karcis nya kepada pelayan parkir itu. Marcel menanyakan berapa harga tiket parkir itu, lalu ia merogoh semua koceknya, ia tidak mendapati uang kecil. Stella mengulurkan tangannya memberikan uang kepada Marcel , uang yang ia berikan pas untuk membayar parkir. Setelah membayarnya Marcel langsung melajukan perjalanannya. Marcel membawa mobilnya tidak arah perjalanan ke rumah, Ia ingin keliling kotanya, ia ingin meredakan rasa kesal Stella. Tiba tiba Mobil itu di tabrak oleh sebuah mobil ,Marcel memarkirkan mobilnya ditepi jalan, Marcel turun dari mobil melihat bagian lecet di mobilnya Sedangkan Stella tetap memilih untuk tetap di dalam mobil melihat dari dalam saja, sementara pengemudi yang menabrak tidak turun , Marcel mengetuk kacanya hingga akhirnya dia turun dari mobil ternyata ia adalah calon suami Bella (mantan pacarnya)
Agung : Uda kamu yang gak beres bawa mobil sok berlagak paling benar lagi (sambil turun dari mobil)
Agung : Dari tadi di cafe aku Uda gak suka sama sikap mu (sambil menunjuk nunjuk Marcel)
__ADS_1
Lalu Marcel menepis tangannya.
Marcel : Tolong ganti semua kerugian nya
Agung langsung memberikan kartu namanya, Marcel pun mengambil nya dan berbalik untuk berjalan menuju mobilnya
Agung : Jangan pernah datangi Bella lagi
Marcel yang mendengarnya langsung menghentikan langkahnya
Marcel : Aku tidak suka bermain dengan wanita murahan (menjawab dengan membalikkan badannya)
__ADS_1
Agung yang mendengar perkataan Marcel langsung menumbuknya, Namun Marcel tidak membalas untuk menumbuknya, ia semakin melanjutkan perkataannya.
Marcel : Kenapa? (sambil memegang pipinya yang kena tumbuk) Dia memang cewek murahan kan, kalau dia gak murahan mana mungkin sekarang dia hamil, Bahkan diluar nikah, Apa cewe yang punya harga diri Seperti itu? mohon maaf sebelumnya tapi yang aku katakan semua ini benar kan? Jadi kamu tidak perlu takut , aku benar benar Tidak ingin bermain dengan wanita murahan, jika sudah dari dulu aku tau dia wanita murahan sudah pasti aku tak ingin menjalin hubungan dengannya . (menjawab dengan santai)