Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Tebakan papa


__ADS_3

Marcel mengambil barang belanjaannya, merek berjalan keluar butik itu dan menuju parkiran.


Mereka memasuki mobil, Marcel segera menyalakan mobil dan melajukannya .


Marcel : Kejadian tadi kamu bakal bilang sama mama kamu (melihat Stella)


Stella : iya bang, tapi gak sekarang juga.


Marcel : ooh (menyalakan musik)


Marcel melajukan mobilnya dengan cepat karena jam sudah menunjukan pukul 21.00 , sesampai dirumah Marcel segera memasukan mobilnya ke dalam garasi, ia pun berjalan memasuki rumahnya, Saat ia memasuki rumah tampak papanya sedang menonton televisi bersama mamanya di ruang keluarga , ia berjalan mendekati mereka dan ikutan duduk disana bareng orang tuanya.


Mama : Aku duluan ya, mama mau tidur dulu ya Marcel.


Marcel : Iya ma, aku juga mau makan(bangkit berdiri)

__ADS_1


Papa : Ayok papa juga belum makan(berjalan mengikuti Marcel)


Marcel dan papa nya berjalan menuju ruang makan, disana mereka langsung menyantap makanan dengan nikmat, di tengah makan malam ini Papanya mengajak marcel mengobrol.


Papa : Kamu belum cerita sama papa , siapa cewe yang bikin kamu mau kuliah (menyuapkan makanan ke mulutnya)


Marcel : Ah gak ada pa(meneguk air minum)


Papa : Ah kamu, semalam katanya bakal cerita, gimana sih.(memberi senyuman)


Papa : Jangan jangan Stella ya ?(meneguk kan minuman)


Marcel : Enggak lah pa (tersenyum malu)


Papa : Papa tau kok, papa kan pernah muda haha (tertawa)

__ADS_1


Marcel : Papa aneh aneh aja (mengunyah makanan)


Papa : Kalau suatu saat Stella yang bakal jadi teman hidup kamu papa bakal kasih villa papa yang ada diluar kota ( berbicara berdiri dan berjalan meninggalkan Marcel)


Ah aneh aneh aja, aku suka sama dia bukan karena vila pa, aku gak punya alasan buat menyukai dia, bahkan aku bukan hanya suka ,aku juga menyayanginya "pikir Marcel dalam hati sambil senyum.


Selesai makan Marcel berjalan menuju kamarnya, disana ia membuka barang belanjaan yang tadi ia beli atas pilihan Stella . Ia meletakkan Baju itu di dalam lemari. Ia mengeluarkan hpnya dari saku dan membaringkan badannya di tempat tidurnya. Ia membuka aplikasi WhatsApp nya dan melihat Bahwa Stella membuat status dengan foto Miror dirinya di butik tadi. Ia screen shoot layar hpnya dan foto Stella pun tersimpan di galeri hpnya itu. Ia menatapi foto Stella itu lama.


Aku menyukai kesederhanaan mu, aku tidak peduli siapa kamu, aku menyukai mu bukan karena villa papa Stella, aku merasa kalau kamu memang jodohku."Ucap marcel sambil senyum senyum.


Lalu Marcel mengingat kejadian di SPBU tadi, ia sangat geram melihat lelaki itu , kalau aku ketemu kau lagi , bakal ku habisi kau , " ucap Marcel geram sambil mengepalkan tangannya.


*Di rumah Stella*.


Stella berjalan memasuki kamarnya dan mengganti pakaiannya, ia meletakkan pakaian nya di cucian kotor. Ia mengeluarkan hp nya dari Tote bag, dan membaringkan badannya. ia membuka aplikasi WhatsApp di hpnya , ia membuka status yang tadi ia buat, Ia melihat siapa saja yang sudah melihat statusnya , tertera nama bang Marcel di viewers status wa nya tersebut. Entah kenapa Stella begitu senang, ia meletakkan hp nya di samping ia tidur itu, ia melamun sambil menatap atap rumahnya.

__ADS_1


aku bisa ngeliat kalau bang Marcel cowo baik baik, Kenapa orang seperti dia masih jomblo? udah ganteng, tinggi, putih, baik lagi. Masa sih gak laku ? gak mungkin lah. Kenapa sekarang aku nyaman saat bersama dia ?"Stella melamun.


__ADS_2