Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Dari kejauhan


__ADS_3

sesampai di mall ,Marcel segera memarkirkan mobilnya di tempat yang masih kosong. Mereka pun segera turun dari mobil memasuki mall, Di pintu mall sudah tampak Dika dan kawan kawan yang sedang menunggu kedatangan Marcel. Mereka pun menghampirinya.


Andre : yok lah Nongki dimana?


Starbuck aja lah dulu yok, nanti ke time zone "ucap seorang wanita yang tadi bersama Dika perginya.


wanita itu pun berjalan menuju Starbuck, yang lainnya pun mengikutinya dari belakang.


Mereka memesan minuman ,setelah itu mereka mencari meja yang terdiri dari 10 kursi,mereka pun duduk disana.


Sesekali Marcel melihat wanita yang berada disekitarnya senyum senyum tidak jelas, kenapa ada wanita seperti mereka ? tanya Marcel dalam hati.


Satu per satu nama dipanggil oleh pelayan Starbuck itu, mereka pun mengambil minuman mereka dan menyeduhkan nya dimeja bersama. Seperti biasa cewek cewek yang sosialita itu Memotret terlebih dahulu minuman Starbuck itu. Setelah minum , mereka berjalan menuju timezone . Di sana mereka mengisi saldo masing masing, begitu pula dengan Marcel dia mengisi saldo nya 100.000 , ia ingin bermain basket. Rata rata cowok cowok itu bermain basket sedangkan cewe memilih untuk berfoto foto.


Saat mereka bermain basket, cewe cewe itu menghampiri dan menggangu mereka, kebetulan cowo terdiri dari 5 orang dan cewek juga 5 orang, mereka masing masing menghampiri cowok. Marcel di hampiri oleh cewe yang bernama Tesa , yang tadi ikut bareng di mobilnya. Tesa langsung mengambil bola Dan melemparkannya ke dalam ring, Marcel tetap bermain basket tanpa memperdulikan cewe yang berada disampingnya, Marcel tau cewe itu hanya mencari perhatiannya saja . Marcel melihat jam tangannya tidak terasa sudah pukul 16.00, ia pun memutuskan untuk pulang.


Marcel ; Aku mau pulang , kalian gimana?


Andre : Yok lah pulang, Uda lama juga kita disini.


Mereka pun segera berjalan keluar dari mall, mereka berjalan menuju parkiran mobil mereka, mereka segera masuk ke dalam mobil , Marcel pun langsung melajukan mobilnya menuju kampusnya .


Andre : Jadi acara pernikahan Bella ,Lo datang bro? (menepuk bahu Marcel)


Ketiga cewek yang berada di belakang itu pun menguping, Marcel melihat mereka dari kaca, Yang tadinya asik berbicara setelah mendengar pertanyaan Andre mereka langsung diam.


Marcel : Datanglah, apa alasan gua gak datang (melihat Andre)


Andre : Mana tau lu sakit hati haha (sambil tertawa).


Marcel : Aduh enggak lah (menggaruk kepalanya)


Andre : Jadi elu Uda dapat pengganti belom?


Marcel hanya menjawab pertanyaan Andre dengan senyuman.


Andre : Cewe cewe di kampus kita kan cakep cakep, coba lah liat liat, kalau sama lu sih gua yakin banyak yang tertarik (menaikkan alisnya)


Marcel : Kalau lu gimana haha (tertawa melihat Andre)


Andre : Lebih banyak yang tertarik liat lu, lu bawa mobil .


Marcel : Haha besok lu bawa mobil gua lah, biar ada yang nempel haha (sambil tertawa)

__ADS_1


Andre : Hahaha ( tertawa) , gua Uda punya cewe bro, lu aja (memukul bahu Marcel)


Marcel : Gua juga Uda punya pacar bro ( memberi senyuman kepada Andre)


Ketiga cewek itu mendengar dengan jelas ketika Marcel mengatakan ia sudah punya pacar, cewe itu pun mengerutkan dahinya, mereka semakin penasaran.


Siapa cewek dia ? "Starla cewe ganjen itu ?"pikir tesa dalam hati.


Andre : Lu masih pacaran sama Bella? (mengerutkan dahinya)


Marcel : Bukan Bella juga, mana mau lagi gua sama dia is (memukul stir mobil)


Andre : Starla ya hahaha keren lu bro(memukul pahanya sambil tertawa)


Marcel : Lu mau sama dia? ntar gua jodohin (memberi senyuman sinis)


Andre : Lu beneran sama dia?


Marcel : Kagaalah gila lu ya .


Andre : Hahaha keren banget lu bisa dapetin dia padahal baru kenal.


Marcel : Kalau soal itu gua yakin gua bisa dapatin dia, tapi masalahnya gua kagak mau sama dia (menganggukkan kepalanya)


Didepan kampus Marcel memberhentikan mobilnya, orang orang di dalam mobil Marcel pun segera turun dan mengucapkan terimakasih kepada Marcel.


Marcel pun langsung melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah, ia menghidupkan musik di mobilnya agar suasana tidak hening. Bahkan Uda refreshing ke mall Masih aja aku lemas "pikir Marcel dalam hati.


Marcel membuka laci yang ada di mobilnya, ia mengambil jepitan rambut Stella yang tadi di letakin Andre di sana. Ia memegangi jepitan itu, ia merasa senang bisa memegang jepitan itu.


Kenapa aku ini, hanya memegang jepitan saja rasanya sudah seperti mendapatkan uang berjuta juta."ucap Marcel dalam hati.


*Di kantor Stella*


Sudah pukul 16.15 Tapi mereka berdua belum keluar dari ruangan kerja itu, karena kerjaan masih sangat menumpuk.


Stella : Aduh masih banyak banget , pulang aja lah sambung besok aja di. (melihat Ardi)


Ardi : oh okelah (menyandang tasnya)


Stella pun menyandang tas nya dan langsung berjalan keluar ruangan itu, Ardi pun mengikutinya dari belakang. Stella menekan tombol turun pada lift, ketika lift itu terbuka mereka segera memasuki nya dan menekan tombol G pada lift.


Lift pun berhenti di lantai dasar, mereka segera keluar dari lift dan berjalan keluar ruangan, tampak mobil papanya yang sudah parkir di tepi jalan.

__ADS_1


Stella : Aku duluan ya (melihat Ardi )


Ardi : Iya hati hati (memberi senyuman)


Stella : Kamu juga hati hati ya (memberikan senyuman )


Stella langsung berjalan menuju mobil papanya, dan Ardi pun menuju parkiran motor. Papanya segera melajukan mobilnya, Stella memasang airpod ditelinga ya , ia menghidupkan bluetooth dan memutar kan lagu, ia menurunkan kursi mobil itu.


Ia melamun sambil mendengar lagu.


Kenapa hari ini sangat berbeda dengan semalam, hari ini rasanya aku sudah tidak punya harapan lagi, Padahal ini yang aku inginkan selama ini, berada di dekat Ardi, tapi kenapa saat berada di dekatnya aku sudah biasa saja ? kenapa "pikir Stella dalam hati..


Sesampai di komplek Marcel memarkirkan mobilnya di depan halaman rumahnya, Ia melihat kaca spionnya ada mobil papa Marcel di belakangnya. Marcel sengaja tidak keluar dari mobil, ia ingin melihat Stella keluar dari mobil.


Stella pun melihat mobil Marcel , lampunya masih hidup berarti dia masih didalam"pikir Stella dalam hati.


Stella pun menuruni mobilnya dan melihat mobil Marcel. Hatinya tiba tiba berkata "aku kangen bang", Tapi logika Stella berkata "jangan jangan jangan sampai aku menyukainya ya.


Stella pun langsung memasuki rumahnya .


Marcel menyaksikan Stella menuruni mobil sampai memasuki rumahnya, aku senang melihat mu dari kejauhan "ucap Marcel dalam hati.


Marcel pun turun dan masuk kedalam rumah , ia mengambil handuk dan berjalan ke kamar mandi.


Tubuh ini berasa sangat lelah "ucap Marcel dalam hati sambil menuju kamar mandi.


Ia mengalirkan air ke dalam bath up Dan menuangkan sabun cair kedalam nya, ia berendam lama di dalam bath up menikmati pijatan lembut dari air hangat itu..


*Di rumah Stella***


Stella segera memasuki kamarnya dan membuka pakaiannya, ia berjalan menuju kamar mandi dan membilas tubuhnya disana, ia sangat lelah hari ini, begitu banyak dokumen yang ia kerjakan. Dengan cepat ia membilas tubuhnya dan melilitkan handuk ke tubuh mungilnya, ia berjalan memasuki kamarnya dan mengenakan pakaian, Setelah itu ia pun membaringkan badannya di tempat tidur dan tertidur pulas.


*Di rumah Marcel*


Marcel membilas tubuhnya dengan air bersih dan melilitkan handuk di pinggangnya , ia masuk ke kamar dan pakaian, ia juga langsung berbaring di tempat tidurnya dan tertidur .


*Di rumah Stella*


Stella terbangun sudah pukul 18.00, ia segera berjalan keluar kamar dan berjalan ke ruang makan, ia menyendok kan makanan ke piring nya, ia akan memberi makan Bastyan , Bastyan sedang bermain di halaman rumah sendirian, ia menyuap Bastyan disana.


*Di rumah Marcel*


Ia terbangun dan segera bangkit dari tidurnya , ia mendengar ada suara Stella dari luar, ia pun mengintip di jendela, ternyata benar Stella sedang memberi makan Bastyan di halaman rumahnya, Marcel segera berjalan keluar dan duduk di kursi yang ada di halaman rumahnya, ia hanya bisa menatapi Stella dari kejauhan. Ia memperhatikan Stella yang menyuapi Bastyan.

__ADS_1


Ingin sekali aku menghampirinya "ucap Marcel dalam hati .


__ADS_2