Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Perbincangan


__ADS_3

Hari ini papa Marcel berulang tahun, ia merayakan hari ulang tahunnya ia mengundang tetangga tetangga, seluruh karyawan ataupun teman teman pengusahanya ke Acara ulang tahun . Ia merayakan ulang tahunnya di rumahnya dan memesan makanan dari restoran kepunyaannya.


Acara berjalan dengan baik dan meriah kini hanya tersisa keluarga Stella yang berada dirumah itu, Stella tetap berada diruang makan sedangkan yang lainnya sudah berada di ruang keluarga.


Marcel juga berada di ruang keluarga bersama mereka. Stella pun ikut bergabung duduk diruang keluarga, ia duduk di samping Marcel karena hanya itu sofa tersisa.


Ruangan itu di penuhi dengan tawaan namun tidak dengan Stella, Stella masih sedang sakit hati karena baru putus cinta, ia hanya mengeluarkan tawaan palsu dari mulutnya.


Hingga suatu ketika Papa Marcel berbicara padanya.


Papa Marcel : Stella Sekarang apa kegiatan? (semua mata tertuju pada Stella)


Stella : Sekarang Stella kerja om(melihat papa Marcel dan tersenyum)


Papa Marcel : Ooh kerja dimana ? (menganggukkan kepalanya)


Stella : di PT. CeNe om tempat magang Stella dulu (memberi senyuman)


Papa Marcel : Ooh akuntan?


Stella : Sebelum sarjana Stella akuntan om, sekarang Uda di angkat jadi wakil direktur om


Papa Marcel : Oh mantab ya pak (melihat papa Stella dan memberi senyuman)


Mama Marcel : Stella sekarang sama siapa?


Stella : Maksudnya Tan? (mengerutkan dahinya dan memberi senyuman)


Mama Marcel : Pacar Stella siapa ?(memberi senyuman)


Stella : Ooh (tersenyum malu) Gak Tan (menundukkan kepalanya)


Marcel yang mendengar jawaban pun bertanya dalam hatinya Apa dia sudah putus dengan cowok yang waktu itu? Berarti baru putus dong soalnya kemarin masih jalan sama kan? ooh pantasan saja dari tadi dia merenung.


Papa Marcel : Stella kenapa gak sama Marcel


(memberi senyuman)


Stella : Ha ha (memberi tawaan palsu)


Mama Stella : Marcel sekarang usaha nya Uda sukses ya (memberi senyuman)


Marcel : amin begitulah Tan(memberi senyuman)


Beberapa saat mereka mengobrol Stella pamitan untuk pulang.


Stella : Tante, oom Stella pamit pulang ya mau istirahat, (menyalam Tante dan oom) sekali lagi selamat ulang tahun ya om (memberi senyuman kepada papa Marcel) Mi , Pi duluan ya (melihat orang tuanya)

__ADS_1


Stella pun berjalan keluar dari rumah, Marcel berjalan mengikutinya.


Marcel : Stella tunggu (mengejar Stella)


Stella : Kenapa ? (berhenti di pagar dan melihat ke belakang)


Marcel : Bisa bicara sebentar (menghampiri Stella)


Stella : Bisa (menganggukkan kepalanya)


Marcel : Di teras rumah kamu aja (menunjuk rumah Stella)


Mereka berjalan menuju teras rumah Stella.


Stella : Dalam aja bang, disini banyak nyamuk (membuka pintu rumahnya)


Marcel pun masuk ke dalam rumah Stella, mereka duduk di ruang tamu.


Marcel : Aku bisa tolong gak ?(melihat stella)


Stella : Apa? (melihat Marcel)


Marcel : Aku mau di jodohkan sama mereka dengan anak teman mereka


Stella : Terus (mengerutkan dahinya)


Stella : Istri pura pura? apa sih (mengerutkan dahinya)


Marcel : Ya kamu menikah dengan ku, jadi istri ku tapi hanya pura pura untuk nutupi dari mereka, tolong stell, aku gak mau dijodohkan .


Stella : Gak gak, aku gak bisa (menggelengkan kepalanya) Pernikahan itu bakal ngundang banyak orang kan?


Marcel : Iya pernikahan itu bakal berjalan seperti pernikahan seperti biasanya


Stella : Ih apa sih (tertawa palsu) Kok bisa mikir kayak gini sih ?(mengerutkan dahinya)


Marcel : Ya aku gak tau mau ngapain lagi (mengangkat bahunya)


Stella : Kenapa bisa di jodohkan ?


Marcel : Karena aku belum dapatin yang cocok setelah putus dari bella.


Stella : Jadi semenjak aku masih magang Abang belum ada pacaran sampai sekarang?


Marcel : Belum (memberi senyuman dan menggelengkan kepalanya), kamu Uda putus sama cowo yang sering antar jemput kamu itu?


Stella : Uda (berbicara dengan pelan)

__ADS_1


Marcel : Kapan ?(melihat Stella)


Stella : Semalam


Marcel : kok bisa?padahal kalian pacaran Uda lama ya?


Stella : Dia dekat sama adik kelas di kampus , iya Uda 3 tahun (memberi senyuman palsu)


Marcel : Main belakang?


Stella : Gak tau bang, aku gak mau bicaraian dia


Marcel : Aku mau pulang ya (berdiri)


Stella : Iya (memberi senyuman)


Stella menutup pintu saat Marcel sudah keluar dari rumahnya, ia masuk ke kamarnya membaringkan badannya di tempat tidurnya


Dia Gilak kali ya , masa menikah main main, jangankan main main serius pun aku gak mau nikah sama dia, yang ada aku bisa cemburu setiap hari , mati karena cemburu bisa bisa, begitu banyak cewek yang tertarik padanya Uda kaya, ganteng ahh kalau aku dibandingkan dengan cewe cewe yang ngejar ngejar dia aku gada apa apanya kali...


Setelah melamun lama akhirnya Stella tertidur.


*Di rumah Marcel *


Orang tua Stella pun pamitan untuk pulang karena sudah larut malam, Marcel menghampiri orang tuanya yang sedang duduk diruang keluarga.


Marcel : Ma, pa Kalau besok aku mau lamar Stella bisa?


Kedua orang tuanya yang mendengar pertanyaan Marcel pun terkejut.


Papa : Bisa (mengerutkan dahinya)


Mama : Kenapa kamu tiba tiba mau lamar dia? (melihat Marcel)


Marcel : Gak salah kan ma, umur aku juga Uda 26 tahun ma, aku juga Uda punya penghasilan sendiri.


Mama : Iya memang gak salah nak, kalau kamu mau nikah besok juga gak salah, yang mama bingung kan kamu sama Stella kan selama ini gak ada hubungan apa apa kan? masa iya kamu langsung lamar , emang kamu pikir Stella mau Nerima kamu kayak gitu ?


Marcel : aku Uda kenal Stella lama ma, aku Uda pikir pikir , cuma dia yang cocok ma , dia pasti mau Kami sudah dekat dari dulu.


Papa : Ya udah besok malam kita kerumahnya (memberi senyuman)


Mama : Mama juga pengennya kamu sama dia aja (memberi senyuman)


Marcel : Ha mama harus dukung aku (menepuk tangannya) Marcel tidur dulu ya ma, pa (berjalan menuju kamarnya meninggalkan orang tuanya)


Di kamar Marcel membaringkan badannya

__ADS_1


Aku dijodohkan? mana mungkin , Kok bisa dia percaya sama aku haha ,gak apa apa aku harus tetap cari cara bagaimana pun juga aku harus sama dia, aku gak bakal kasih kesempatan lagi buat orang yang mau dapetin dia. Sekarang pakai cara aku aja dulu, besok aku akan merayunya supaya besok malam ia menerima lamaran ku.


__ADS_2