Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Interview


__ADS_3

Stella turun dari mobil setelah setengah jam Marcel masuk ke kantor itu. Stella mengunci mobil dengan kunci dan berjalan memasuki Gedung perusahaan itu. Ia berjalan hanya menenteng hp di tangannya. Ia segera berjalan menuju meja informasi.


Pegawai : Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu?


Stella : Pagi, saya mau melamar pekerjaan.


Pegawai : Oh baik, apa Ibu membawa berkas berkas nya?


Stella : Tidak, tetapi semalam saya sudah memberikannya kepada Pak Marcel. (mencoba mencari alasan)


Pegawai : Oh begitu, Jadi ada perlu apa ibu?


Stella : mau melamar pekerjaan, saya di suruh datang hari Ini.


Pegawai : sebentar ya Bu, saya hubungi sekretaris Pak Marcel terlebih dahulu ( duduk dan menelfon sekretaris)


Dikit dikit sekretaris, Apa tidak ada orang lain? kenapa harus dia?"ucap Stella dalam hati.


Selesai mengubungi sekretaris, pegawai itu kembali Berdiri.


Pegawai : Ibu, Silahkan ibu naik kelantai 3, Di sana ada para pelamar pekerjaan sedang interview sebentar lagi.


Stella : Baiklah terimakasih (berjalan menuju lift)

__ADS_1


Stella pun segera masuk kedalam lift dan menekan angka 3 , lift itu pun segera berhenti dan terbuka . Stella segera keluar dari lift. Seorang satpam yang berdiri disamping lift memanggil Stella.


Satpam : Pagi Bu, ada yang bisa saya bantu (berjalan menghampiri Stella yang sedang berjalan)


Stella : Saya mau melamar pekerjaan, hari ini ada interview dimana ya?


Satpam : Oh mari saya antarkan ibu (berjalan menuju ruang interview), disini ibu silahkan masuk (berdiri didepan ruangan)


Stella : Terima kasih (memberi senyuman)


Stella pun segera duduk di kursi yang masih kosong. Ia melihat sekelilingnya ada sekitar 20 orang yang melamar pekerjaan berada didalam ruangan itu. Keadaan hening, semua orang yang ada disitu sibuk bermain ponselnya.


Seorang lelaki masuk ke dalam ruangan, ia adalah HRD (yang bertugas menginterview karyawan).


HRD : Baik selamat pagi semua (duduk di kursi yang berada didepan)


HRD : Saya ingin kalian semua segera mengumpulkan berkas berkasnya ke depan.


Semua para pelamar pekerja pun segera mengumpulkan berkas berkasnya, sedangkan Stella masih duduk ditempat. Namun HRD itu tidak memperhatikan Stella.


Saya akan menginterview satu persatu, saya ingin dimulai dari sini (menunjuk kursi paling ujung)


HRD itu pun segera mewawancarai para pelamar pekerjaan itu. Stella duduk bermain hp sambil menunggu gilirannya. Saat tiba gilirannya, Stella segera maju dan duduk di kursi hadapan HRD..

__ADS_1


HRD : Nama nya siapa, apa sudah pernah bekerja sebelumnya? (menyalam Stella)


Stella : Nama saya Stella pak , sudah pak(memberi senyuman)


HRD : Oke baik, silahkan ceritakan pengalaman kerja kamu dan mengapa kamu melamar pekerjaan disini


Stella : Sebelum saya bekerja disini, saya bekerja di PT. CeNe. Jabatan saya sebagai wakil direktur, saya bekerja di perusahaan tersebut 4 Tahun, 3 tahun 8 bulan Sebagai Akuntan dan 4 bulan sebagai wakil direktur. Kebetulan saya mengundurkan diri dari perusahaan tersebut dikarenakan saya Harus pindah Ke kota ini , saya melamar disini karena saya membutuhkan pekerjaan pastinya pak haha (tertawa) , sory pak (memberi senyuman)


HRD : Oh tidak apa apa santai saja, tertawa lah sepuasnya haha (ikut tertawa), Kenapa kamu meninggalkan pekerjaan kamu? Padahal bisa dibilang PT. CeNe adalah perusahaan besar . Dan kamu sebagai wakil direktur disana, berarti dapat dikatakan gaji kamu juga besar. Apa kamu tidak merasa rugi?


Stella : Ya tentunya saya pasti merasa rugi pak, saya sudah berada dari titik nol hingga menjadi Seorang wakil direktur. Tetapi mau tidak mau saya harus meninggalkannya karena sebuah alasan yang tidak bisa diganggu gugat.


HRD : Iya betul sekali, Tetapi kalau saya boleh jujur mengatakan , Kamu sepertinya cepat sekali diangkat menjadi wakil direktur padahal baru bekerja 4 tahun kan?


Stella : Iya pak(memberi senyuman), semua orang rata rata berkata seperti itu kepada saya. Waktu saya masih sekolah dulu pak, saya magang Uda disana. Selesai magang pun Direktur disana juga bilang kepada saya , agar saat selesai sekolah nanti saya bekerja di sana juga. Begitu saya tamat sekolah, saya segera melamar pekerjaan disana, dan saya langsung keterima, Saya mulai kuliah sambil bekerja. Saat kuliah saya selesai, Saya mendapat gelar Sarjana, saya langsung diangkat perusahaan Menjadi wakil direktur, kebetulan Wakil direkturnya saat itu pensiun pak.


HRD : Oh begitu, berarti mereka sudah percaya sama kamu. Baiklah kalau begitu, saya berharap ketika kamu di terima bekerja di perusahaan ini, kamu akan melakukan yang terbaik nantinya.


Stella : Iya pak, itu sudah pasti (memberikan senyuman)


HRD : Silahkan kembali ke tempatnya (memberikan senyuman)


Stella pun segera kembali ke tempat duduknya, HRD itu pun mewawancarai Pelamar yang belum diwawancarai hingga selesai.

__ADS_1


HRD : Baiklah, Keputusan diterima atau enggaknya akan dikirim ke email kalian nanti malam, dan jika kalian diterima kalian akan mulai bekerja besok, Dan jika kalian diterima Tolong lah lakukan yang terbaik buat perusahaan, taati peraturan yang berlaku. Saya sudah memegang 10 nama yang akan diterima, namun keputusan tetap ada ditangan CEO. Sebentar saya akan memanggil CEO keruangan ini, karena CEO Juga ingin Mengetahui bentuk bentuk Para karyawan baru nantinya.(berdiri dari duduknya dan berjalan meninggalkan ruangan)


CEO ,kenapa CEO? kenapa tidak Marcel? Apa CEO nya Marcel? ah tidak mungkin ,Marcel kan pemilik perusahaan ini, dia bukan CEO"ucap Stella dalam hati.


__ADS_2