Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Pagi hari


__ADS_3

Marcel memasuki rumahnya yang belum terkunci itu, suasana sudah hening dirumah itu, Seisi rumahnya sudah pada tidur, Marcel segera menuju kamar mandi membilas wajahnya. Ia berjalan menuju kamar tidurnya ,ia mengganti pakaian nya , hpnya diletakkan nya di meja disamping tempat tidurnya, ia membaringkan badannya di tempat tidur kesayangannya itu , ia mengingat detail setiap kejadian tadi. Hari ini dia merasa sangat senang karena datang sebagai pasangan di pesta ulang tahun Carol, namun ia juga merasa cemburu terhadap lelaki yang berkelahi tadi.


"Siapa Adit sebenarnya? lalu siapa Ardi ?"Ucap Marcel dalam hati.


Marcel sangat penasaran, aku akan tanyakan besok dan aku harus dapat jawaban."

__ADS_1


Marcel sangat lelah, ia pun memutuskan untuk tidur.


*Di rumah Stella*


Ia melihat jam sudah pukul 06.15, ia pun segera berjalan menuju kamar orang tuanya dan membangunkan papanya untuk mengantarnya magang, Papanya segera bangun, mencuci muka dan mengambil kunci mobilnya, ia segera mengeluarkan mobil dari garasi dan memanaskan mobilnya itu, Stella segera memakai kan sepatu, dan naik ke dalam mobil itu, Itu memandangi rumah Marcel , Bang Marcel itu baik banget ya, dia emang baik sama aku aja atau emang orangnya baik"pikir Marcel dalam hati. Kemudian papanya melajukan mobilnya, ia memakai kan seat belt, papanya melajukan dengan kecepatan cepat karena akan mengantar Eylard sekolah lagi nanti. Di perjalanan yang sudah hampir sampai dengan kantornya Stella berbicara dengan papanya.

__ADS_1


Stella : Pi, nanti sore papi gak usah jemput ya, aku sama Abang Marcel, soalnya dia juga sekalian pulang dari kuliah. (membuka seat belt)


Papi : Oh oke (memberhentikan mobilnya di depan kantor anaknya)


Lalu Stella berjalan menuruni mobilnya, Ia memasuki gedung mewah itu , Ia menekan tombol naik pada lift itu, lift itu pun terbuka ia memasuki lift dan menekan tombol 5 di lift itu . Lift itu berhenti di lantai 5 dan Stella segera keluar dari lift itu, ia berjalan menuju ruangannya, tampak sepi di gang gang saat memasuki ruangan itu, Ia duduk ditempat duduknya, ia memulai kerjaan nya seperti biasanya, Kerjaan hari ini sangat banyak karena Banyak pegawai kantor yang mengambil cuti.

__ADS_1


__ADS_2