Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
bersembunyi


__ADS_3

Pintu ruangan itu diketuk.


Stella : "Siapa itu Marcel?" berjalan ke kamar mandi.


Marcel : "Tidak tau," membuka pintu.


Marcel membuka pintu, sedangkan Stella sudah bersembunyi di dalam kamar mandi yang berada di dalam ruangan itu. Marcel melihat ternyata seorang office boy yang berdiri dihadapannya.


"Apa siang nanti Bapak ingin memesan makanan?" ucap office boy.


"Tidak. Terimakasih ya,"ucap Marcel memberikan senyuman.


Office boy itu pun berjalan meninggalkan ruangan Marcel.Marcel menutup pintu, ia mengetuk pintu kamar mandi, Stella pun keluar dari dalamnya.


Stella : "Siapa?" berjalan keluar dari kamar mandi.


Marcel : "Office boy, dia nanya mau pesan makan atau enggak," menutup laptopnya. "Mau makan dimana?" melihat Stella.


Stella : "Di Cafe yang di dekat gang aja."


Marcel : "Karyawan sering makan di sana."


Stella : "Ya udah terserah ajalah." Berjalan keluar dari ruangan Marcel.


Marcel mengikuti Stella, ia berjalan keluar ruangan. Mereka memasuki lift untuk turun. Saat di dalam lift, hp Stella berdering. Ia langsung membuka hpnya dan melihat notifikasi yang masuk. Ia tersenyum melihat notifikasi dan mematikan ponselnya. Marcel yang melihat ia tersenyum jadi penasaran.


Marcel : "Kamu kenapa sih?"


Stella : "Aku diterima." Memberikan senyuman.

__ADS_1


Marcel : "di terima apa?" mengerutkan wajahnya.


Stella : "kerja." Memberikan senyuman lebar.


Marcel : "Ih." Memegang kepala Stella."Uda pasti lah, kan aku yang suruh."


Stella :"iya iya." Berjalan ke luar lift. "Eh kamu bawa mobil sampai dekat gang depan aja, nanti ketauan."


Marcel : "Jadi kamu jalan?" mengerutkan dahinya. "Gak gak ayok gak apa apa." Menarik tangan Stella.


Mereka pun memasuki mobil, Marcel langsung melajukan mobilnya menuju Mall untuk makan siang.


Stella : "Eh, Aku pakaian gini aja gak apa apa kan?"


Marcel : "Gpp lah, liat yang uda jadi karyawan emang pakaiannya gimana?" melihat Stella.


Stella : "Mereka ada yang pakai jas." Melihat Marcel.


Stella :" Bos aku kamu juga?" melihat Marcel.


Marcel : "Gak." Memarkirkan mobilnya di depan restoran. "Yok turun," membuka seat belt.


Stella membuka seat belt nya, mereka turun dari mobil dan memasuki restoran. Marcel mengambil tempat duduk di sudut ruangan.


Pelayan restoran : "Silahkan Pak, Bu."Memberikan buku menu.


Marcel : "Makan apa?" melihat menu.


Stella : "Aku mau sate gurita, sama Sup kerang."

__ADS_1


Pelayan Restoran : "Nasi kak?"


Stella : "Tidak."Menggelengkan kepalanya.


Marcel : "Saya Ayam rica rica pakai nasi ya." Memberikan buku menu.


Pelayan itu mencatat pesanan, Ia segera pergi menuju dapur agar pesanan segera di hidang, kan.


Marcel : "Kamu gak makan nasi?" mengerutkan dahinya.


Stella : "Gak." Menggelengkan kepalanya. "Aku ke toilet sebentar, titip hp ya." Memberikan hpnya kepada Marcel.


Stella berjalan mencari keberadaan toilet. Marcel membuka hp Stella dan membaca semua chat di hp Stella.


"Kenapa dia masih chatingan dengan Prayoga? apa dia memang tidak bisa melupakan Prayoga? kenapa perkataan nya yang semalam tidak sesuai dengan isi chat ini?ucap Marcel dalam hatinya.


Marcel meletakkan ponsel itu kembali ke atas meja, dan mengambil makanan dari tangan pelayan. Stella kembali dari toilet dan langsung duduk di kursinya. Mereka langsung menyantap makanan yang tadi mereka pesan.


Marcel : "Nih nasi." Memberikan piring yang berisi nasi.


Stella : "Aku gak mau makan nasi." Memberikan piring Kembali kepada Marcel.


Marcel : "Kalau makan itu doang gak bakal kenyang."Mengerutkan dahinya. "Pantas badan kamu mungil banget,"memasukkan makanan ke mulutnya.


Stella berjalan dan berdiri di samping Marcel, Ia memegang kepala Marcel dan mengacak acak rambutnya.


Stella : " Nih ya, aku bilangin. Jangan pernah membahas ataupun mengejek fisik ku."Mengacak acak rambut Marcel."Aku gak suka. Ngerti gak?"matanya memelototi Marcel.


"Kenapa dia sekarang seperti monster yang seolah olah mengancam ku,"ucap Marcel dalam hatinya.

__ADS_1


Marcel tidak memperdulikan perkataan Stella, ia melanjut, kan makannya, Stella juga melanjut, kan makannya.


__ADS_2