
Pagi hari pukul 05.00 Stella bangun dari tidurnya. Ia segera berjalan ke kamar mandi dan berendam di bath up , selesai mandi ia masuk ke kamarnya dan segera pakaian karena ia akan berangkat kerja.
Selesai pakaian , ia segera mengeluarkan mobil, mobil yang ia beli dari hasil keringat nya. ia menyalakan mesin mobilnya dan membawa mobil itu sampai ke depan halaman rumahnya, lalu ia menutup pintu rumah dan pagarnya. Pada saat ia memasuki mobil, tampak Marcel yang berjalan mendekatinya.
Marcel : Kamu pulang jam berapa?(mendekati Stella)
Stella : Kenapa? (sambil membuka pintu mobilnya)
Marcel : Mau cari baju .
Stella : Jam 3 (masuk ke dalam mobil dan menutup pintunya)
Marcel : Nanti aku kabari ya (memberi senyuman)
Stella : Sudah kan? (melihat Marcel dengan tatapan sinis)
Marcel : Hati hati ya (memberi senyuman)
Stella langsung melajukan mobilnya menuju kantornya. Sesampai di kantor Stella langsung memarkirkan mobilnya dan berjalan menuju ruangannya.
Ia langsung duduk di Kursi kerjanya, ia membuka laptop yang ada di atas mejanya dan menyalakannya.
Ia pun memulai pekerjaannya, ia mengecek data data perusahaan ,ia menghabiskan kebanyakan waktunya di kantor untuk bekerja berbeda dengan Marcel ,ia menghabiskan waktunya dirumah karena perusahaan berada di luar kota, ia hanya melihat perkembangan perusahaan melalui laptop yang dikirimkan melalui Gmail, ia akan mengunjugi perusahaan setiap seminggu sekali saja.
Marcel melihat jam dirumahnya sudah pukul 11.45
Aku ke kantor Stella lah, waktu magang kayaknya dia istirahat jam 12 lah , ah kesana aja dulu manatau peraturan masih sama."ucap Marcel dalam hati.
Marcel pun mengambil kunci mobil, dompet dan hp nya, ia mengeluarkan mobilnya dari garasi dan melajukan mobilnya menuju kantor Stella.
__ADS_1
Marcel sampai di kantor Stella pukul 12.10, ia memarkirkan mobilnya di tepi jalan didepan kantor, ia melihat bahwa mobil Stella masih ada di parkiran mobil. Berarti dia masih didalam"pikir Marcel dalam hati. Ia pun menunggu Stella di dalam mobil sampai pukul 12.30, namun Stella tak kunjung keluar dari kantor itu. Marcel pun memutuskan untuk menghampiri Nya ke dalam kantor, ia turun dari mobilnya dan langsung masuk ke gedung itu, namun ada satpam yang mencegahnya.
Satpam : Maaf pak, ada keperluan apa?
Marcel : Saya mau bertemu sama Stella Aurora pak (memberi senyuman)
Satpam : Tapi ini jam istirahat pak, bapak bisa balik setelah jam istirahat habis nanti pak, pukul 13.30.
Marcel : Saya Pemilik PT. Coal mining pak(mengambil kartu namanya dari dompet dan memberikannya kepada satpam) , saya sudah buat janji dengan Stella , kebetulan janji nya Pas jam istirahat pak, dia sudah menunggu saya didalam
Satpam itu pun melihat kartu nama yang diberikan Marcel , ia pun memperhatikan Marcel dari atas sampai bawah.
Satpam : Kalau begitu silahkan masuk pak, tapi tolong jangan membuat keributan, Mari saya antarkan.
Marcel : Terimakasih pak (berjalan mengikuti satpam)
Satpam : Bapak Tanyakan saja pada Karyawan disana letak ruangan ibu Stella, nanti mereka yang akan mengantarkan bapak
Marcel : Terimakasih (berjalan meninggalkan satpam dan menuju ruang informasi)
Di ruang informasi Marcel segera bertanya kepada seorang Pegawai yang sedang makan.
Marcel : Selamat siang, Dimana ruangan Stella ?(berdiri didepan meja informasi)
Pegawai : Mohon maaf pak, ini jam istirahat (menelan makanan yang ada didalam mulutnya)
Marcel : Saya sudah buat janji ketemuannya jam istirahat (memberikan kartu nama)
Pegawai : Mohon maaf pak, tapi tidak bisa
__ADS_1
Marcel : Saya di sana sudah diperbolehkan, kenapa disini saya di cegah lagi, saya bisa laporin kamu ke Stella ya, kan saya sudah bilang saya sudah buat janji.
Pegawai : Mohon maaf pak tapi ini sudah peraturan, kantor tidak menerima tamu di jam istirahat.
Marcel : Saya sudah buat janji (menepuk meja)
Pegawai : tolong jangan buat keributan disini pak
Marcel : Saya tidak membuat keributan, saya hanya ingin bertemu Stella karena saya sudah ada janji (mengeja perkataannya)
Pegawai : Maaf pak saya tidak bisa mengantar bapak, saya akan menyuruh pegawai lainnya.
Ada seorang Office boy lewat dari depan mereka pegawai itu pun memanggilnya.
Pegawai : Eh eh Imron, kamu tolong antarin bapak ini keruang ibu Stella ya (memanggil office boy itu), tolong jangan membuat keributan Disana pak (duduk di kursinya)
Office boy itu pun mengantar Marcel sampai ke ruangannya, Ruangan Stella berada di lantai 6, Didalam ruangan itu hanya di tempati seorang saja, yaitu dirinya.
Office boy : Ini pak ruangannya (menunjuk ruangan wakil direktur)
Marcel : Makasih ya (memberi senyuman)
Office boy itu pun segera berjalan meninggalkan Marcel, Marcel langsung membuka pintu ruangan itu, Dan memasukinya, ia melihat Stella sedang tertidur dengan posisi kepala di atas meja. Marcel pun menghampirinya dan duduk di kursi didepan Stella.
Marcel memandangi wajah Stella yang sedang tertidur.
Akhirnya impian ku selama ini tercapai ya stell, untuk bisa memiliki mu, meskipun kau mengatakan kau tidak mencintai ku"ucap Marcel dalam hati.
Marcel pun membangunkan Stella, ia memukul tangan stella, Stella pun terbangun dan langsung mengangkat kepalanya, ia segera melihat jam dinding yang berada didalam ruangan itu, Jam menunjukkan pukul 12.40, ia sangat kaget, ia melihat laptopnya yang masih terbuka, ia belum selesai memeriksa nya semua.
__ADS_1