Tetanggaku Di Hatiku

Tetanggaku Di Hatiku
Hasil pencarian


__ADS_3

Meskipun kini sudah pukul 23.00, Marcel masih tetap mencari Stella, Bahkan ia tidak sempat untuk makan siang dan juga makan malam.


Ada seseorang yang menelfon Marcel, Marcel pun segera mengangkat telfon nya.


Halo, Ini saya liat berita kehilangan , saya melihat orang ini "ucap orang itu.


Marcel : Lokasi dimana ? saya akan kesana sekarang (menjawab dengan sangat senang)


Saya di toko ponsel yang terletak di jalan perwira."ucap orang itu.


Marcel langsung mematikan ponselnya dan melajukan mobilnya menuju jalan perwira dengan senang hati.


Bahkan dari semalam aku sudah melewati lokasi itu,tetapi tidak menemukan Stella disana. Terimakasih Tuhan, sebentar lagi saya akan menemukan Stella. "ucap Marcel dalam hati.


Marcel memarkirkan mobilnya tepat di depan Toko ponsel yang berada di jalan perwira itu, ia segera turun dari mobil dan masuk ke toko ponsel itu.


Marcel : Apa tadi Abang yang menelfon saya mengenai surat hilang itu?


Iya bang "ucap orang itu


Marcel : Mana orang yang kamu lihat, dimana dia sekarang?


Maaf bang, sebenarnya saya tidak tau dia dimana sekarang"ucap orang itu.


Marcel sangat kesal mendengar jawaban orang itu, Marcel ingin sekali memarahinya, namun ia belum selesai berbicara dan Marcel memilih untuk mendengar penjelasannya terlebih dahulu.


Semalam sekitar jam 3 siang, dia kesini bang, dia tanya sama saya Di kota ini yang daerahnya masih seperti desa, terus saya kasih tau sama dia, dan dia minta saya untuk pesan kan ojek online kesana karena hp dia lagi mati "ucap orang itu.


Marcel : Daerahnya dimana?


Daerah Kundo itu bang, yang paling pelosok di kota ini "ucap orang.


Marcel : Oh iya tau tau.


Tadi saya pas mau tutup toko bang, terus ada surat nempel di tembok depan, saya baca , karena semalam saya ngelihat makanya saya kabarin Abang"ucap orang itu.


Marcel : Makasih banyak ya bang , bang apa masih ada nomor ojek yang mengantarkannya waktu itu?

__ADS_1


Sepertinya masih ada di riwayat telfon saya, sebentar biar saya cek "ucap orang itu.


Orang itu pun segera melihat riwayat telfonnya dan memberikan nomor itu kepada Marcel, Marcel pun dengan segera menelfon orang itu. Ojek itu pun mengangkat telfon dari Marcel.


Marcel : Halo selamat malam


Ojek : Malam, ini siapa ya?


Marcel : Saya Marcel pak, bapak memang tidak mengenal saya dan saya tidak mengenal bapak , tapi saya ingin menanyakan sesuatu pak.


Ojek : Lalu dapat nomor saya dari mana?


Marcel : Bapak kan ojek online, saya dapat dari customer bapak


Ojek : Ooh , ada apa?


Marcel : Apa betul semalam bapak ada mengantar kan orang menuju Kundo?


Ojek : Oh iya ada, wanita kan?


Marcel : Iya pak , kalau saya boleh tau bapak mengantarnya sampai kemana ya?


Marcel : Oh baik pak, apa bapak melihat kemana dia pergi setelah dia menuruni motor bapak?


Ojek : Tidak , saya tidak melihatnya, saya langsung pergi saat itu.


Marcel : Terima kasih ya pak


Ojek itu pun langsung mematikan ponselnya, ia mengeluarkan uang dari dompetnya 500 ribu rupiah dan memberikannya kepada Pemilik toko ponsel itu, namun ia menolaknya.


Tidak usah bang saya membantu nya dengan sangat ikhlas"ucap orang itu.


Marcel : Ini sebagai balasan dari saya bang, terimalah.(memberikan uang)


Tidak usah bang, saya semalam menolongnya karena dia memang sepertinya sedang sangat membutuhkan bantuan "ucap orang itu.


Marcel : Saya memberikannya karena saya sudah mengetahui posisi dia bang, terimalah uang ini (meletakkan ketangannya orang itu)

__ADS_1


Bang terima kasih banyak"ucap orang itu.


Marcel pun berjalan memasuki mobilnya dan melajukannya menuju Kundo. Ia tidak perduli berapa lama perjalanan yang harus ia tempuh, yang penting sekarang ia menemukan Stella. Marcel terus melajukan mobilnya menuju Kundo .


*****


Marcel sampai di Kundo Pada pukul 01.30 dini hari, Ia tepat berada di palang memasuki Kundo, ia segera melajukan mobilnya dengan sangat pelan sambil melirik ke kanan dan ke kiri mengelilingi daerah Kundo yang kecil itu. Entah mengapa batin Marcel sangat ingin mencari Stella di rumah yang tidak begitu besar itu.


Marcel memberhentikan mobilnya didepan rumah itu, ia berjalan menuruni mobil dan membaca tulisan didepan rumah itu "Menerima kost putri". Batin Marcel begitu yakin bahwa Stella ada disana, karena saat mengelilingi tadi, tidak ada tulisan untuk menerima anak kost ataupun rumah dikontrakkan. Marcel berjalan mendekati rumah itu, dan mengetuk pintu rumah itu..


5 menit kemudian pintu itu dibuka oleh ibu kos.


Ibu kos : Eh kamu siapa? (hampir menutup pintu)


Marcel : Eh sebentar Bu, saya bukan orang jahat.


Ibu kos : mau ngapain , jam segini kesini? (membuka pintu)


Marcel pun segera mengambil hpnya dan membuka galeri hpnya.


Marcel : Apa dia ngekos disini?(memberikan hp yang sedang membuka foto Stella)


Ibu kos : Stella?


Marcel : Iya Bu (menjawab dengan senang hati), dia ada disini?


Ibu kos : Ada , dia sedang tidur.


Marcel : Saya suaminya Bu, saya mau menjemputnya kesini, dimana kamarnya Bu?


Ibu kos : Tetapi dia sudah membayar uang kos untuk seminggu.


Marcel : tidak apa apa Bu, untuk ibu saya, dimana kamar nya Bu?


Ibu kos : Sini saya tunjukan (berjalan menuju kamar Stella)


Tuhan terimakasih, tubuh ku yang tadinya tidak berdaya menjadi pulih seperti semula "ucap Marcel dalam hati.

__ADS_1


Marcel pun membuka pintu yang ditunjukkan Ibu kos, Marcel segera memasuki kamar itu, ia mengangkat Stella yang sedang tidur dan memasukkan nya kedalam mobilnya, Ia menurunkan kursi mobil agar posisi Stella terbaring, ia juga langsung memasangkan seat belt kepada Stella. Marcel pun pamit kepada ibu kos itu dan segera melajukan mobilnya.


__ADS_2