
Sesampai dirumah Stella langsung masuk kedalam rumah, ia mengganti pakaiannya. Badannya sangat lemas ia mengambil termometer dan mencek suhu tubuhnya, suhunya 36° , ia pun membaringkan badannya dan tidur .
Marcel melihat jam tangannya sudah pukul 18.00 ,ia berjalan keluar rumah dan duduk di kursi yang ada di halaman rumah itu, ia tidak melihat Stella ataupun Bastyan disitu . Kemana dia ya? biasanya dia kasih makan Bastyan disana, "tanya Marcel dalam hati.
Marcel pun menunggu Stella sambil memainkan hpnya, Sudah lama ia menunggu ia pun merasa bosan. Ia melihat jam di ponselnya sudah pukul 19.00 . Kemana dia ya? kok gak nampak "tanya Marcel dalam hati.
Marcel pun memutuskan untuk masuk ke dalam rumahnya, karena sudah banyak nyamuk menggigiti kakinya. Ia masuk ke kamarnya dan membaringkan badannya di tempat tidur , ia membuka ponselnya, ia membuka aplikasi WhatsApp , mencari nama Stella dan membuka chat bersamanya, ia melihat Stella terakhir kali Buka WhatsApp pukul 12.50 ,Stella kenapa ya? biasanya WhatsApp nya selalu online. "tanya Marcel dalam hati. Rasa penasaran yang ada pada dirinya semakin bertambah namun ia tidak tau apa yang harus dilakukan.
*Di rumah Stella*
Stella terbangun pukul 19.30, ia berjalan menuju kamar mamanya, mengambil kotak obat.
Stella : Ma minta obat demam dong
Mama : Itu ambil aja disitu kak, kamu demam ya?
Stella : Iya ma (berjalan menuju kotak obat)
Mama : Uda makan belum? Mama ambilin ya (berjalan keluar kamar)
Mamanya pun mengambil makanan kepada Stella, lalu memberikannya kepada Stella.
Mama : Nih kk (memberikan piring )
__ADS_1
Stella : Makasih ya ma (mengambil piring)
Stella pun memakan makanan nya di meja Yang ada dikamar mamanya, namun ia tidak bisa menghabisi makanannya karena tidak selera.
Mama : habisin kk, biar sembuh (memberikan obat yang sudah dibuka)
Stella : gak selera ma (mengambil obat dari tangan mamanya)
Stella pun meneguk kan air dan memakan obat itu, Mamanya berjalan ke dapur meletakkan piring Stella, Stella langsung berjalan ke kamarnya ia membesarkan suhu AC dilamarnya menjadi 16°. Ia membaringkan tubuhnya di tempat tidur, ia langsung tertidur dengan cepat.
*Di rumah Marcel*
Mama : Marcel ayok makan malam (membuka pintu kamar Marcel)
Marcel pun segera bangkit dari tidurnya, berjalan mengikut mamanya menuju ruang makan, disana mereka makan malam dengan suasana sangat hening, tidak ada suara satupun. Selesai makan mereka segera masuk ke kamar mereka masing masing.
Stella kemana ya? aku benar benar sudah bucin *semenjak kenal dia, Kenapa aku bisa menyukainya , kenapa dia bisa mengubahku menjadi bucin, Tuhan Stella lagi ngapain , aku rindu Stella. "ucap Marcel dalam hati sambil senyum senyum.
Besok hari Bella menikah ,orang yang dulu sangat aku cintai, siapa yang menyangka bakal secepat ini, besok aku datang sebagai tamu undangan bukan sebagai pasangan disampingnya , ahh kenapa aku jadi galau begini? aku memang sakit hati, gak boleh, aku gak boleh sakit hati, aku bersyukur Tuhan, ucap Marcel dalam hati*.
Ia pun tertidur .....
*Di rumah Marcel *
__ADS_1
Marcel bangun tidak seperti biasanya kini ia bangun sedikit pagi, yaitu pukul 09.00 . Acara pernikahan Stella akan mulai pukul 11.00, Marcel segera berjalan ke ruang makan, disana ia sarapan terlebih dahulu , ia sarapan sendirian, karena mama nya biasanya sudah sarapan bersama papa dan Maxim tiap pagi sekitar pukul 07.00. Selesai sarapan Marcel berjalan mengambil handuknya, dan berjalan menuju kamar mandi, ia berendam didalam bath up cukup lama, setelah berendam Marcel segera menyiram tubuhnya dengan air bersih dan melilitkan handuk di pinggangnya, ia berjalan memasuki kamar dan mengeringkan badannya di kamar itu, ia memakai Baju dalam dan celana dalam ,lalu Ia membuka plastik laundry dan mengambil baju yang kemarin ia beli bersama Stella, ia juga memakai celana berwarna putih yang ia ambil dari dalam lemari, setelah ia pakaian ia merapikan rambutnya di depan kaca, ia melihat tubuhnya sangat tampan saat ini "makasih Stella" Ucap Marcel dalam hati. Marcel melihat jam tangannya sudah pukul 10.30, ia pun mengambil kunci mobil, hp dan dompet dari atas meja. ia berjalan menuju kamar mamanya untuk permisi.
Mama : Marcel kamu mau kemana ? (berdiri didepan pintu kamar )
Marcel : Mau pergi ke acara pernikahan Bella.
Mama : Kamu bisa antarkan mama sebentar?
Marcel : Bisa ma , ayok. (sambil berjalan keluar rumah)
Mamanya pun mengambil tasnya dan mengunci pintu rumah itu. Marcel sedang mengeluarkan mobilnya dari garasi, kini mobilnya sudah terparkir di depan halaman rumah itu, mamanya segera keluar dan masuk kedalam mobil Marcel. Marcel pun menutup pagar rumahnya dengan remote .
Marcel : Mama mau diantar kemana?(menyalakan mesin mobilnya)
Mama : ke rumah sakit gelora , tau kan? yang disamping hotel Gelora.
Marcel : Tau , ngapain mama kesana (melajukan mobilnya).
Mama : Itu sih Stella ditabrak (memasang seat belt)
Marcel : Stella ma? (melihat mamanya dengan wajah cemas)
Mama : Iya makanya cepetan nak.
__ADS_1
Tuhan aku kenapa seperti tidak siap mendengar perkataan mama ini, kenapa jantung ku berdetak sangat kencang."pikir Marcel dalam hati.
Marcel pun melajukan mobilnya dengan kecepatan kencang.